Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Plot twist terbaru M Night Shyamalan: Bikin novel bareng Nicholas Sparks, lalu adaptasi filmnya

Apa jadinya jika sutradara film horor menulis novel bersama raja rom-com? Hasilnya adalah novel Remain, kisah cinta supernatural yang mengguncang hati dan pikiran.

Plot twist terbaru M Night Shyamalan: Bikin novel bareng Nicholas Sparks, lalu adaptasi filmnya

Sutradara M Night Shyamalan (kiri) menulis novel berjudul Remain bersama raja rom-com Nicholas Sparks (kanan). (Foto: Instagram/@nicholassparks, @mnight)

23 Oct 2025 10:48AM (Diperbarui: 23 Oct 2025 10:53AM)

Siapa sangka, M Night Shyamalan yang biasanya bikin film gelap dan penuh misteri seperti The Sixth Sense atau Signs, kini siap bikin kita baper lewat film adaptasi dari novel yang ia tulis bareng 'raja rom-com' Nicholas Sparks.

"Aku baru saja menyelesaikan tiga film yang sangat gelap: Old, Knock At The Cabin, dan Trap. Semua film itu punya karakter yang super gelap dan kompleks, jadi aku ingin melakukan sesuatu yang berbeda," kata sang sutradara, dikutip dari Variety.

Shyamalan akhirnya menemukan kesempatan menarik untuk berkolaborasi dalam novel romansa supernatural berjudul Remain bersama Nicholas Sparks yang terkenal menulis novel romantis, seperti The Notebook dan A Walk To Remember.

Kolaborasi menulis buku memang lagi jadi tren di dunia penerbitan. Namun, kolaborasi kali ini agak beda, karena Shyamalan menulis naskah filmnya lebih dulu dan Sparks setuju menulis novel berdasarkan cerita tersebut.

Film Remain yang akan dibintangi Jake Gyllenhaal dan Phoebe Dynevor, dijadwalkan tayang tahun 2026.

"Aku rasa belum ada yang pernah melakukan hal seperti ini: mengambil satu cerita yang sama lalu mengembangkannya secara terpisah," kata Sparks.

"Prosesnya tidak linear. Dua orang membuat dua bentuk seni berbeda dari satu cerita yang sama. Aku sepenuhnya mempercayainya untuk membuat versi film terbaik dari cerita itu, dan dia juga mempercayaiku."

Keduanya pertama kali bertemu bertahun-tahun lalu ketika Shyamalan sempat ditawari untuk mengadaptasi novel Sparks, The Notebook, menjadi film layar lebar. Proyek itu akhirnya jatuh ke tangan sutradara Nick Cassavetes, tapi Shyamalan mengaku karya Sparks "selalu terasa magis baginya."

Sementara, novel Remain mengisahkan seorang arsitek di New York bernama Tate Donovan yang tiba di Cape Cod untuk merancang rumah musim panas sahabatnya, sambil berharap bisa memulai hidup baru.

Baru saja keluar dari fasilitas psikiatri elit tempat ia dirawat karena depresi berat, Tate masih berjuang menghadapi rasa kehilangan atas kematian saudari tercintanya, Sylvia.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Sylvia mengungkapkan bahwa ia bisa melihat roh yang masih terikat pada dunia manusia, sebuah "karunia" yang ternyata menurun di keluarga mereka.

Namun, pengakuan itu membuat Tate gelisah, karena ia sulit mempercayai hal-hal yang tak bisa dijelaskan oleh logika.

Saat menginap di penginapan bersejarah di Cape, ia bertemu seorang perempuan muda bernama Wren yang akan mengguncang seluruh keyakinannya tentang dunia yang rasional dan terkontrol.

Sparks dan Shyamalan memulai proyek ini dengan saling melempar ide untuk menciptakan sesuatu yang menggabungkan gaya khas mereka berdua. Akhirnya, mereka sepakat menggunakan ide Shyamalan, dan Sparks mulai menulis naskah novel Remain sementara Shyamalan menulis skenario filmnya.

Sparks mengaku ia mungkin saja melanjutkan idenya sendiri nanti. "Kalau proyek ini berjalan lancar dan kami sedang di sela-sela pekerjaan, mungkin kami akan garap idenya. Ceritanya bagus — kisah cinta yang agak menakutkan."

Sparks menyelesaikan penulisan buku pada Januari 2024, sementara Shyamalan merampungkan produksi film yang dibintangi Jake Gyllenhaal dan Phoebe Dynevor musim panas ini. Film tersebut dijadwalkan tayang pada Oktober 2026.

Karena proyek ini penuh potensi spoiler, Sparks tidak bisa mengungkap banyak sebelum Remain dirilis, tapi ia memberi sedikit bocoran. Salah satunya, "Saat kamu membaca bukunya, halaman terakhirnya sedikit mengingatkanmu akan karya-karya Night sebelumnya."

Selain itu, Sparks juga memperingatkan pembaca agar tidak langsung mengira twist di novel Remain akan sama dengan versi filmnya nanti.

"Apakah sama? Aku sempat bertanya pada Night, apakah kamu ingin akhir ceritanya sama? Apakah twist-nya sama?" kata Sparks. "Dan kami sudah mengambil keputusan soal itu. Jadi kamu harus baca bukunya dan tonton filmnya."

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan