Keindahan lukisan Talagabodas dan Merbabu karya Raden Saleh, laku puluhan miliar di lelang Sotheby’s Singapore
Kedua lukisan itu selama lebih dari satu abad tersembunyi dalam koleksi pribadi.
Lukisan berjudul Lanskap Jawa: Pemandangan Talagabodas karya Raden Syarif Bustaman Saleh laku terjual Rp7,7 miliar dalam lelang di Sotheby’s Singapura. (Foto: Dok. Sotheby’s Singapore)
Dua lukisan langka karya maestro seni rupa Indonesia, Raden Saleh, mencetak rekor dalam lelang pada akhir pekan lalu dengan laku terjual Rp24 miliar di rumah lelang Sotheby’s di Singapura.
Kedua lukisan itu selama lebih dari satu abad tersembunyi dalam koleksi pribadi.
Lukisan pertama, Lanskap Jawa: Pemandangan Merbabu dan Merapi (1862), berhasil terjual dengan harga fantastis Rp24,4 miliar.
Lukisan berukuran 77 x 102 cm ini sebelumnya diperkirakan akan terjual antara Rp11 hingga Rp26 miliar, menurut laporan RRI.
Sementara itu, Lanskap Jawa: Pemandangan Talagabodas, sebuah karya cat minyak di atas kanvas berukuran 35,8 x 61 cm, terjual dengan harga dua kali lipat dari estimasi awalnya, yaitu Rp7,7 miliar, melampaui taksiran Rp1,5 hingga Rp3,3 miliar.
Menurut Direktur Utama Sotheby’s Asia Tenggara, Jasmine Prasetio, acara ini menjadi kesempatan langka untuk mempertemukan kolektor dengan karya seni bersejarah mulai dari Raden Saleh hingga seniman dunia lainnya seperti Marc Chagall.
“Permintaan yang kuat untuk koleksi seni Asia Tenggara tercermin dalam hasil saat kami menyelesaikan lelang ini dan menetapkan tolok ukur baru di Singapura,” ujarnya, dikutip dari Detik.
ROMANTISISME LANSKAP JAWA
Raden Saleh dikenal sebagai seniman Asia pertama yang mendapat pelatihan seni profesional di Eropa.
Karya-karyanya yang menggabungkan gaya Romantisisme Eropa dengan keindahan alam Indonesia berhasil menciptakan lukisan yang memadukan estetika dan emosi mendalam.
Lanskap-lanskapnya sering kali menggambarkan keagungan dan misteri alam, mencerminkan kekuatan sublim yang mampu membangkitkan respons emosional yang mendalam pada pencinta seni.
Lukisan-lukisan ini merupakan bukti nyata pengaruh besar Raden Saleh dalam seni rupa modern Indonesia.
Selama 30 tahun terakhir, sekitar 10 lukisannya telah dilelang dan kini menjadi bagian dari koleksi museum bergengsi, termasuk National Gallery Singapore dan Rijksmuseum di Amsterdam.
SINGAPORE ART WEEK
Lelang di Sotheby’s Singapore yang bersamaan dengan Singapore Art Week 2025 ini juga menghadirkan karya seni dari seniman Indonesia lainnya, seperti S. Sudjojono, Le Pho, Vu Cao Dam, Christine Ay Tjoe, dan I Gusti Ayu Kadek Murniasih.
Pameran yang berlangsung dari 13 hingga 18 Januari 2025 di Jiak Kim Street, Singapura, menjadi ajang yang diramaikan oleh para kolektor, penggemar seni, dan kritikus dari seluruh dunia.
“Lelang ini adalah bagian dari upaya kami merayakan dunia seni melalui karya-karya terbaik yang mampu menarik perhatian komunitas seni global,” tambah Jasmine Prasetio.
Dengan kesuksesan ini, tidak diragukan lagi bahwa karya-karya Raden Saleh terus membuktikan daya tarik dan relevansinya dalam kancah seni internasional.
Lanskap Jawa yang ia abadikan dalam lukisan-lukisan tersebut tidak hanya menjadi simbol keindahan alam Indonesia, tetapi juga menjadi bagian penting dari sejarah seni rupa dunia.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.