Lorde comeback dengan What Was That usai 4 tahun vakum, siap-siap 'Lorde Summer'!
Single ini menandai kembalinya Lorde ke genre dark synth pop, dengan musik elegan berisi bait-bait emosional penuh luka dan nostalgia tentang hubungan yang kandas — mirip All Too Well milik Taylor Swift.
Lorde dalam video klip untuk single What Was That yang dirilis pada Kamis, 24 April 2025. (Foto: Instagram/@lorde)
Setelah empat tahun vakum, penyanyi asal Selandia Baru, Lorde, akhirnya merilis single terbaru pada Kamis (24/4) berjudul What Was That, lengkap dengan video musik yang menampilkan dirinya berjalan dan bersepeda keliling New York City, Amerika Serikat.
Lagu ini diproduseri oleh Lorde bersama Jim-E Stack (Bon Iver) dan Dan Nigro, produser peraih Grammy yang juga bekerja sama dengan Chappell Roan dan Olivia Rodrigo.
Salah satu bagian video memperlihatkan penampilan pop-up Lorde di Washington Square Park, New York, yang sempat diumumkan melalui media sosial namun mendadak dibatalkan karena membludaknya kerumunan.
Fans yang sudah berkumpul — diperkirakan mencapai ribuan orang — sempat diimbau bubar oleh petugas taman. Namun dua jam kemudian, Lorde akhirnya muncul juga dan berdansa mengikuti rekaman lagunya.
Lagu ini menjadi rilisan besar pertamanya sejak album Solar Power (2021). Meski begitu, namanya tetap hangat dibicarakan, terutama setelah kolaborasinya dengan Charli XCX di lagu Girl, So Confusing, yang sempat mereka bawakan bareng di Madison Square Garden tahun lalu dan di Coachella 2025 pekan lalu.
Kejutan tak berhenti di situ. Lewat pesan grup kepada para penggemarnya, Lorde sempat menulis, "Ketemu aku di taman pukul 7 malam ini -xx," merujuk pada Washington Square Park. Fans pun membanjiri taman hingga memanjat pohon demi bisa melihat sang idola, menurut laporan Variety.
Namun saat jam 7 tiba, Lorde justru mengunggah story di Instagram: "Ya ampun, @thepark, polisi menutup acara kami. Tak kusangka betapa banyak yang datang!!!" tulisnya. "Tapi mereka mengatakan bahwa kalian harus membubarkan diri... Aku sangat menyesal.”
Meski sebagian pulang, ada juga yang bertahan. Sekitar pukul 9 malam, Dev Hynes (Blood Orange) datang dengan speaker portabel memutar lagu What Was That, dan tak lama kemudian Lorde pun muncul, menyapa fans dan memutar lagunya sendiri.
Keesokan harinya, Lorde mengunggah video close-up giginya dengan napas berat, sebelum muncul tulisan: "What Was That rilis Midnight ET."
Ia juga mem-posting foto kerumunan di taman dengan caption "Out Midnight," yang langsung bikin kolom komentar riuh.
"Lorde selamatkan kami," tulis salah satu fans.
"Kami sangat siap untuk era baru ini, kami mencintaimu Ella," tambah yang lain.
Akun Instagram Electric Lady Studios — tempat Lorde dikabarkan merekam lagu-lagu barunya — ikut berkomentar, "Kamu memanggil, NY menjawab."
Lagu What Was That disebut-sebut menandai kembalinya Lorde ke genre dark synth pop yang menjadi ciri khasnya di Melodrama. Vulture menyebut bahwa lagu ini menawarkan katarsis khas Lorde: penuh luka, nostalgia, dan pertanyaan pahit tentang hubungan yang kandas.
Produksi musiknya yang padat tapi tetap elegan membuat bait-bait emosional seperti, "Well, I want you just like that," terasa menggema — mengingatkan pada kejamnya kejujuran ala All Too Well milik Taylor Swift.
Meskipun belum ada pengumuman resmi soal album baru, para fans dan musisi sudah menyambut era yang disebut sebagai "Musim Panas Lorde" (Lorde Summer) tahun ini.
Bahkan Charli XCX — yang dikenal dengan "brat summer"-nya — sempat menyelipkan tulisan "Lorde Summer" di layar panggung saat tampil di Coachella pekan lalu, setelah sebelumnya membawakan remix Girl, So Confusing bersama Lorde.
Berikut lirik lengkap lagu What Was That dari Lorde:
A place in the city, a chair and a bed
I cover up all the mirrors, I can’t see myself yet
I wear smoke like a wedding veil
Make a meal I won’t eat
Step out into the street, alone in a sea
It comes over me
Oh, I’m missing you
Yeah, I’m missing you
And all the things we used to do
MDMA in the back garden, blow our pupils up
We kissed for hours straight, well, baby, what was that?
I remember saying then, “This is the best cigarette of my life”
Well, I want you just like that
Indio haze, we’re in a sandstorm, and it knocks me out
I didn’t know then that you’d never be enough for —
Since l was 17, I gave you everything
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.