Tragis, jasad aktris Jepang Nagiko Tono ditemukan sudah membusuk di rumahnya
"Karena aku bekerja di bidang yang mengandalkan ekspresi emosi, aku jadi berantakan. Emosiku muncul di waktu yang tidak tepat... Aku selalu merasa sakit, lelah, dan terluka," tulisnya dalam blog sebelum ia ditemukan sudah tak bernyawa.
Mendiang aktris Jepang, Nagiko Tono, dalam salah satu unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@you_ren_nagiko)
Kepolisian Metropolitan Tokyo tengah menyelidiki penemuan sesosok mayat di rumah aktris Jepang Nagiko Tono yang berusia 45 tahun pada awal Juli.
Ppolisi dan tenaga medis mendatangi kediaman sang aktris pada Kamis (3/7) setelah menerima laporan dari kenalan yang mengkhawatirkan kondisi sang aktris akibat tidak bisa dihubungi.
Tokyo Reporter melaporkan bahwa hingga kini, pihak berwenang masih mencari tahu apakah mayat tersebut benar-benar Nagiko Tono.
"Seorang kenalan yang tidak bisa menghubungi Tono akhirnya mendatangi rumahnya," ujar seorang sumber dari kepolisian.
"Mayatnya sudah dalam kondisi membusuk parah, sehingga tak bisa dikenali. Itu sebabnya jasadnya harus menjalani tes DNA. Kemungkinan identifikasi akan memakan waktu," ujar sumber tersebut.
RASANYA KOSONG
Catatan terakhir di blog resmi Tono tertanggal 27 Juni 2025. Sebelumnya, ia kerap memperbarui blognya beberapa kali dalam sehari, antara lain mengunggah foto-foto masakan buatannya sendiri serta menuliskan tentang kesehatannya dan kehidupan sehari-hari.
Postingan terakhirnya berjudul Teriyaki Chicken, yang memperkenalkan video memasak menu tersebut.
Tak hanya di blog, Tono juga aktif membagikan foto-foto makanannya di Instagram. Sejak mulai hidup sendiri di usia 16 tahun, ia mengaku belajar memasak secara otodidak.
"Aku kerap merasa kosong," katanya dalam sebuah wawancara.
"Sulit sekali memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadi… Kalau sedang sibuk, aku harus bisa beralih, kalau tidak, itu menyakitkan. Makanya aku sengaja memasak, meski tidak dimakan, meski tidak lapar, aku tetap memasak ketika ada tamu yang datang. Aku mencintai waktu ketika aku sedang memasak, apalagi ketika aku memang ingin melakukannya."
Tono juga pernah membahas pentingnya menulis blog setiap hari, sebagai bentuk "titik temu" dengan para penggemarnya.
"Kalau aku tidak tahu dalam kondisi apa diriku, aku tidak bisa mengendalikannya," katanya.
"Karena aku bekerja di bidang yang mengandalkan ekspresi emosi, aku jadi berantakan. Emosiku muncul di waktu yang tidak tepat dan malah mengganggu… Aku selalu merasa sakit, lelah, dan terluka, dan aku ingin ada orang yang tahu itu… Aku ingin (para penggemar) memahami itu, makanya aku menulis setiap hari."
DEPRESI
Lewat blog dan wawancara di media, Tono juga pernah mengungkap pengalaman pahit dalam hidupnya, mulai dari kekerasan masa kecil hingga gangguan makan yang dialaminya saat remaja.
Dalam sebuah unggahan pada 26 Juni 2025, ia menulis, "Minggu ini, perawat akan mulai datang ke rumah untuk kunjungan. Aku harus mengurus berbagai berkas, bayar konsultasi online di klinik, kirim ini dan itu. Banyak hal yang sebenarnya sangat sulit bagiku. Lalu, di satu bagian aku sadar, tertulis 'nama penyakit' yakni 'depresi.'"
Seorang warga yang tinggal di dekat apartemen Tono mengatakan, "Sekitar malam tanggal 3 Juni, ada ambulans datang ke apartemen, dan aku juga mendengar suara mobil polisi. Jadi aku sempat berpikir, 'Apa ada sesuatu yang terjadi?' Tapi sebelum itu, semuanya terlihat biasa saja, jadi cukup mengejutkan."
Dalam unggahan blog-nya tanggal 26 Juni 2025, ia juga menulis bahwa ia baru saja pergi ke apotek untuk mengambil obat. "Semoga aku segera membaik," tulisnya. "Memang berat, tapi ayo tetap semangat!"
Tono memulai kariernya sebagai aktris cilik sejak usia 6 tahun. Namanya melejit saat ia memerankan tokoh utama dalam drama pagi NHK Suzuran pada tahun 1999.
Sejak era 2010-an, ia juga aktif tampil di berbagai variety show, termasuk menjadi semi-reguler dalam program Out x Deluxe di Fuji TV.
Tahun lalu, Tono memutuskan keluar dari agensinya dan memilih bekerja sebagai freelancer.
Jika kamu merasakan keinginan untuk mengakhiri hidup, cari bantuan dengan menghubungi:
Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567
Kemenkes juga menyediakan 5 rujukan RS Jiwa dengan layanan telepon konseling:
1. RSJ Amino Gondohutomo Semarang: (024) 6722565
2. RSJ Marzoeki Mahdi Bogor: (0251) 8324024, 8324025, 8320467
3. RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta: (021) 5682841
4. RSJ Prof Dr Soerojo Magelang: (0293) 363601
5. RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang: (0341) 423444
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.