Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Kronologi gitaris Seringai Ricky Siahaan wafat mendadak usai manggung di Tokyo

"Ricky meninggalkan dunia ini dengan sesuatu yang dia cintai: bermain musik keras dengan maksimal," tulis band heavy metal itu melalui Instagram. 

Kronologi gitaris Seringai Ricky Siahaan wafat mendadak usai manggung di Tokyo

Mendiang gitaris band heavy metal Seringai, Ricky Siahaan, yang meninggal di Tokyo pada Sabtu, 19 April 2025. (Foto: Instagram/@seringai_official)

21 Apr 2025 11:56AM (Diperbarui: 21 Apr 2025 12:06PM)

TOKYO: Dunia musik Indonesia tengah berduka atas kepergian Ricky Siahaan, gitaris grup band heavy metal Seringai, yang meninggal mendadak pada Sabtu (19/2) pukul 22.10 waktu Jepang. 

Ricky meninggal dunia dalam usia 48 tahun setelah mengalami serangan jantung, sesaat setelah tampil dalam konser bertajuk Seringai Wolves of Asia Tour di ajang Gekiko Fest.

Kabar mengejutkan ini pertama kali tersebar melalui media sosial. Musisi dan DJ asal Jepang, Freya Fox, mencuitkan kabar duka tersebut di platform X. 

"BREAKING NEWS FROM TOKYO: band rock heavy metal Indonesia terkenal. Drummer Seringai tiba-tiba meninggal dalam konser mereka di Tokyo," tulisnya dalam unggahan awal. 

Namun satu jam kemudian, ia mengoreksi informasi tersebut: "Koreksi: Gitaris Ricky Siahaan meninggal secara tragis karena serangan jantung. Sumber dekat saya mengonfirmasi dari kepolisian Tokyo."

Di Indonesia, kabar meninggalnya Ricky juga disampaikan oleh komika dan penulis Soleh Solihun melalui unggahan di X, "Selamat jalan @RickySiahaan. Semoga kamu diterima di sisi Tuhan."

Ucapan duka mengalir dari berbagai figur publik dan musisi Tanah Air. Fiersa Besari menulis singkat, "Rest in power," sementara Danilla menyampaikan, "Kak Ricky, selamat jalan ya, Kak. Selamat beristirahat Kak." 

Iga Massardi dari Barasuara juga tampak terpukul, "Mas Rick. Ya Allah."

Dalam unggahan terakhirnya di Instagram pada Sabtu pagi, Ricky membagikan momen-momen saat konser di Jepang, memperlihatkan semangat dan antusiasme yang tinggi. 

"Japan, we have lift off. Show number 4, Merry Go Round Shinjuku was an effing blast!" tulisnya. 

Empat hari sebelumnya, ia juga sempat mengunggah foto dari Taiwan, tempat Seringai manggung di tiga kota: Taichung, Taipei, dan Kaohsiung.

PEMULANGAN JENAZAH

Seringai sendiri telah mengeluarkan pernyataan resmi pada Minggu dini hari (20/4).

"Gitaris kami, sahabat kami, saudara kami, Ricky, telah berpulang secara mendadak setelah menyelesaikan set di penutupan tur kami di Tokyo, Jepang. Ricky meninggalkan dunia ini dengan sesuatu yang dia cintai: bermain musik keras dengan maksimal," tulis band tersebut melalui akun Instagram mereka. 

Kami kehilangan salah satu bagian terpenting dari entitas ini," lanjut mereka. 

Mereka juga memastikan bahwa proses pemulangan jenazah sedang berjalan. "Kami sedang dalam proses membawa Ricky pulang ke Indonesia."

Ricky meninggalkan dunia ini dengan sesuatu yang dia cintai: bermain musik keras dengan maksimal," - Seringai

Wendi Putranto, manajer Seringai, menjelaskan bahwa pemulangan jenazah Ricky tengah melalui prosedur administratif di Jepang. 

"Sementara ini infonya jenazah akan tiba di tanah air hari Jumat depan," katanya Minggu (20/4), dikutip dari Tribun News. 

Wendi menambahkan bahwa seluruh prosedur hukum dan koordinasi dengan berbagai otoritas harus dituntaskan terlebih dahulu.

SERANGAN JANTUNG

Penyebab kematian Ricky dikonfirmasi sebagai serangan jantung oleh pihak kepolisian Tokyo melalui informasi yang diterima Freya Fox. 

Sebelumnya, Ricky sempat kolaps usai konser, kondisi medis yang sering kali menandai adanya masalah serius dalam tubuh. 

Kematian mendadak Ricky Siahaan menjadi pukulan berat bagi penggemar dan rekan-rekan musisinya. Ia bukan hanya dikenal sebagai gitaris handal, namun juga sebagai pribadi yang hangat, terbuka, dan penuh semangat terhadap perkembangan musik di Asia. 

Tur "Wolves of Asia" yang menjadi penampilannya yang terakhir telah mempertemukan Seringai dengan berbagai musisi dari Indonesia, Filipina, hingga Taiwan, menurut laporan Kompas.

"We had a blast. Menginisiasi jejaring pertemanan baru seiring perjalanan," tulis Ricky dalam unggahan reflektifnya.

Kini, dunia musik Indonesia berduka menanti kedatangan jenazah Ricky Siahaan pada Jumat mendatang. Di tengah duka mendalam, karya Ricky akan terus hidup dalam ingatan dan hati para pencinta musik metal Nusantara.

Selamat jalan, Ricky Siahaan. 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan