Minum kopi saat perut kosong di pagi hari, aman atau berisiko? Berikut penjelasannya
Bagaimana sebenarnya efek minuman berkafein ini terhadap tubuh di pagi hari?
Ilustrasi kopi. (Foto: iStock/agrobacter)
Bagi banyak orang, memulai hari dengan meminum kopi di pagi hari sudah menjadi sebuah kebiasaan. Seperti teh, kopi merupakan salah satu menuman yang paling sering diminum di pagi hari. Namun, apakah aman meminum kopi saat perut kosong?
Kopi memiliki dampak yang berbeda bagi setiap orang. Bagi mereka yang sensitif, minum kopi saat perut kosong bisa menyebabkan gangguan pencernaan atau ketidaknyamanan ringan, menurut para pakar kesehatan.
Sementara bagi sebagian yang lain, kopi merupakan minum yang dapat membuat mereka bersemangat menjalani hari.
Bagaimana sebenarnya efek minuman berkafein ini terhadap tubuh di pagi hari?
EFEK KOPI SAAT PERUT KOSONG
Meskipun kopi mempengaruhi orang secara berbeda, minuman ini dapat memiliki sejumlah efek pada sistem pencernaan dan tubuh secara keseluruhan.
Kafein dalam kopi merupakan daya tarik utama bagi mereka yang meminumnya di pagi hari. Meskipun demikian, kafein dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau refluks asam bagi sebagian orang.
"Kafein itu sendiri bisa menyebabkan pelonggaran sfingter esofagus bawah, yang merupakan pintu antara esofagus dan perut," kata Harmony Allison, MD, asisten profesor gastroenterologi di Tufts Medical Center, menurut laporan Health.
Tidak hanya melemahkan penghalang antara esofagus dan perut, tetapi kopi juga dapat merangsang produksi asam lambung, tambah Jortberg.
Kombinasi ini dapat menyebabkan refluks asam, di mana isi perut bergerak kembali ke esofagus. Hal ini biasanya menyebabkan orang mulas setelah menyeruput kopi.
Namun, menurut Allison, mereka yang mengalami gejala ini akan mengalaminya kapan pun mereka meminum kopi, baik di pagi hari, atau di waktu lainnya.
"Bagi sebagian orang, kopi membuat mereka merasakan ketidaknyamanan semacam ini — ini tidak berbahaya, hanya saja tidak enak," katanya.
Namun, ada masalah lain yang dapat timbul saat meminum kopi saat perut kosong. "Kopi memiliki pH sekitar lima dan perut sebenarnya memiliki pH empat," kata Allison.
Jika kamu minum kopi saat perut kosong, maka itu bisa membuat pH dalam perutmu lebih asam. "Ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama bagi mereka yang memiliki esofagitis, tambahnya.
Selain efek gastrointestinal, minum kopi saat perut kosong juga dapat menyebabkan gemetar, menurut Jortberg.
MITOS SAJA?
Meskipun kopi bisa menyebabkan beberapa nyeri gastrointestinal ringan atau gangguan bagi beberapa orang, secara umum, minum kopi tidak berbahaya.
"Itu hanya mitos," kata Bonnie Jortberg, PhD, RD, ilmuwan nutrisi dan asisten profesor kedokteran keluarga di University of Colorado Anschutz Medical Campus.
"Sebagian besar orang tidak memiliki masalah meminum kopi saat perut kosong, kecuali mungkin sedikit meningkatkan asam lambung," kata Jortberg kepada Health.
Hingga saat ini, tidak ada bukti bahwa minum kopi saat perut kosong menyebabkan nyeri gastrointestinal.
Studi yang dilakukan pada tahun 2014 lalu bahkan mengungkapkan tidak ada hubungan yang signifikan antara konsumsi kopi dan penyakit refluks gastroesofagus (GERD), yang menyebabkan refluks asam yang berkepanjangan atau kronis.
Dalam penelitian tersebut, para pakar sependapat bahwa kopi tidak dapat menyebabkan tukak lambung atau merusak sistem pencernaan.
Jika kamu mengalami refluks asam, nyeri perut, atau gejala lain saat minum kopi ketika perutmu kosong, maka makan terlebih dahulu sebelum meminum kopi sangat dianjurkan.
Tetapi bagi mereka yang mungkin tidak punya waktu untuk sarapan sebelum menikmati secangkir kopi pagi, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi efek samping kopi.
Tambahkan susu atau krim ke dalam secangkir kopi pagimu, agar tidak terlalu asam. Susu atau krim dapat mengurangi tingkat keasaman dan memberi kenikmatan lebih, jika kamu menyukai rasanya.
Selain itu, bagi kamu yang tidak bisa meminum susu, atau memiliki kondisi yang intoleran terhadap laktosa, dianjurkan untuk menggunakan susu dari bahan nabati.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.