Skip to main content
Iklan

Lifestyle

DJ ‘Biksu’ asal Korea Selatan NewJeansNim Didesak Batalkan Pertunjukan di Singapura

DJ yang kerap manggung mengenakan jubah biksu dan memasukkan mantra-mantra Buddha ini dijadwalkan tampil di Singapura pada 19 Juni 2024.

DJ ‘Biksu’ asal Korea Selatan NewJeansNim Didesak Batalkan Pertunjukan di Singapura

DJ NewJeansNim dalam salah satu penampilannya. (Foto: Instagram/@25youn)

Pertunjukkan DJ asal Korea Selatan, NewJeansNim, di Singapura bulan depan menuai kontroversi dan boikot dari organisasi Buddhis, karena dinilai melanggar kode etik. 

DJ yang kerap manggung mengenakan jubah biksu dan memasukkan mantra-mantra Buddha ke dalam setnya ini dijadwalkan tampil di Club Rich, Singapura pada 19 Juni 2024. 

Meskipun memiliki nama panggung serupa, DJ NewJeansNim tidak terafiliasi dengan grup K-pop populer NewJeans. 

Federasi Buddhis Singapura, salah satu organisasi Buddhis paling terkemuka di Singapura, meminta pertujukkan ini dibatalkan, apalagi umat Buddha kini sedang menyambut Hari Raya Waisak. 

"NewJeansNim bukan seorang biksu, sehingga seharusnya ia tidak mengenakan jubah biksu untuk tampil. Ia telah melanggar Vinaya [kode etik bagi biksu Buddhis]. Semoga pihak berwenang terkait dapat menolak izin untuk pertunjukan tersebut agar tidak mempermalukan umat Buddha," bunyi pernyataan organisasi tersebut dalam unggahan mereka di Facebook pada akhir pekan lalu. 

Ini bukan kali pertama pertunjukkan DJ NewJeansNim menuai kontroversi. Berbagai tokoh Buddha dari Malaysia dan Singapura sebelumnya juga menyerukan boikot atas penampilannya. 

Presiden Asosiasi Tionghoa Malaysia, Wee Ka Siong, menyatakan, "Pertunjukkannya yang kontroversial sudah melukai perasaan komunitas Buddhis, yang akan merayakan Hari Waisak... Saya mengimbau menteri dalam negeri untuk menginstruksikan departemen imigrasi, polisi, dan sekretariat Puspal untuk mencekal DJ tersebut agak tidak masuk ke Malaysia, agar kesucian agama Buddha dan keharmonisan agama di Malaysia tetap terjaga."

Setelah kontroversi tersebut, pertunjukan DJ NewJeansNim di Malaysia dibatalkan.

DJ NewJeansNim, yang memiliki nama asli Yoon Seong-ho, sangat populer di Korea Selatan dalam beberapa bulan terakhir. 

Surat kabar berbahasa Inggris terbesar di Korea Selatan, The Korea Herald, melaporkan bahwa Ordo Jogye, sekte Buddhis terbesar di Korea Selatan, bahkan mempekerjakan DJ NewJeansNim untuk menyebarkan ajaran Buddha bagi masyarakat luas, terutama generasi muda. 

Dalam sebuah pertemuan dengan DJ NewJeansNim, Kepala Ordo Jogye, Venerable Jin-woo, menyatakan, "Saya berterima kasih atas pekerjaan yang Anda lakukan dalam menyebarkan ajaran Buddha kepada generasi yang lebih muda."

Dalam pertemuan itu, Venerable Jin-woo juga memberikan DJ NewJeansNim sebuah tasbih doa dan headset.

Terkait hal ini, Kepolisian Singapura sudah merilis pernyataannya. 

"Polisi menyadari adanya rencana pertunjukan hiburan umum yang melibatkan seorang artis yang menggabungkan elemen-elemen agama dalam penampilannya. Sesuai dengan ketentuan Lisensi Hiburan Umum, pemegang lisensi harus memastikan bahwa hiburan umum yang disediakan di tempat mereka tidak menyinggung ras, agama, etnis, atau kebangsaan mana pun atau berpotensi menyebabkan ketidakharmonisan di antara berbagai kelompok. Mengingat hal ini, pertunjukkan yang telah direncanakan itu mungkin saja melanggar ketentuan ini," bunyi siaran pers yang dirilis pada Selasa (21/5) ini. 

"Polisi telah berkomunikasi dengan pemegang lisensi dan pemangku kepentingan tempat hiburan umum untuk menasihati mereka agar mematuhi ketentuan lisensi hiburan umum. Pemegang lisensi dan pemangku kepentingan menyatakan akan memastikan bahwa pertunjukan tersebut mematuhi ketentuan lisensi, termasuk memastikan bahwa pertunjukan tidak melibatkan elemen apa pun yang terkait dengan agama, baik dalam pakaian, gerakan tangan, artefak, lagu, dan lirik," bunyi siaran pers tersebut. 

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.

Source: CNA/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan