Ressa Rossano putra Denada ternyata sudah pernah menikah dan punya anak
Masa lalu Ressa mencuat di tengah proses hukum gugatan terhadap Denada, meskipun sang penyanyi sudah mengakui Ressa sebagai putra kandungnya dan meminta maaf.
Ressa Rossano, putra kandung penyanyi Denada, dalam salah satu unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@ressarosano)
JAKARTA: Di tengah proses hukum terkait pengakuan sebagai anak Denada, Ressa Rizky Rossano kini dihadapkan pada isu lain, yakni kabar bahwa ia sudah pernah menikah dan memiliki anak.
Pria berusia 24 tahun yang kini tengah mengunggat Denada karena penelantaran anak itu dikabarkan pernah menjalani pernikahan siri saat masih muda dan memiliki anak dari seorang perempuan yang disebut sebagai penyanyi asal Banyuwangi, Jawa Timur.
Isu itu ramai dibicarakan setelah sebuah akun Instagram @gosip_danu mengunggah kolase foto pada 2 Februari 2026. Dalam unggahan tersebut, terlihat Ressa mengenakan setelan jas berdampingan dengan seorang perempuan bergaun off shoulder sambil membawa bunga.
Kolase lain juga menampilkan seorang anak laki-laki bersama perempuan tersebut, serta foto sang anak saat berpose dengan Ressa.
Pemilik akun menuliskan keterangan yang memicu spekulasi luas. "Menurut cerita : Reza ini dulu udah pernah nikah siri waktu masih SMA kelas 3 ,terus pisah sewaktu istrinya habis lahiran ,tapi Rezza tanggung jawab sama anaknya Mantan istri sirinya uda nikah," tulis pemilik akun @gosip_danu.
Menanggapi hal tersebut, Ressa akhirnya memberikan klarifikasi didampingi kuasa hukumnya, Ronald Armada, pada Selasa (3/2). Ronald tidak membantah kabar bahwa kliennya pernah menikah.
Bahkan di hadapan media, ia meminta Ressa menunjukkan bukti melalui ponselnya. Ia menegaskan bahwa fakta tersebut tidak perlu ditutup-tutupi, namun juga tidak seharusnya diarahkan menjadi serangan yang merugikan Ressa.
"Sebetulnya soal pernikahan itu ada. Ini saya tidak menambahkan dan saya tidak mengurangi," ujar Ronald, dikutip dari KapanLagi.
Ia juga mengingatkan publik agar tidak melakukan "pembunuhan karakter" terhadap Ressa. Menurutnya, pernikahan tersebut memang terjadi di masa lalu. "Bahwa memang Ressa pernah menikah, emang iya," lanjutnya.
Ronald menjelaskan, pernikahan itu terjadi saat Ressa berusia sekitar 20 tahun. Dari hubungan tersebut, Ressa telah memiliki seorang anak.
Meskipun kini sudah berpisah dengan mantan istrinya, ia menegaskan bahwa tanggung jawab sebagai ayah tetap dijalankan. "Sudah ada memang (anak). Dan dia juga sudah bertanggung jawab. Nanti kalau enggak bertanggung jawab silakan aja gugat," kata Ronald.
BERTEMU ANAK SETIAP HARI
Ia mengklaim Ressa masih rutin bertemu anaknya dan memberikan nafkah. Karena itu, pihaknya menyayangkan jika isu ini kembali diangkat di tengah persoalan hukum yang sedang dihadapi Ressa terkait pengakuan sebagai anak Denada.
Ronald juga menilai ada pihak-pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan situasi yang sedang ramai. Namun, ia memilih tidak membuka detail alasan perpisahan Ressa dengan mantan istrinya.
"Kalau soal itu nanti ya kita buktikan di lain hari lah ya, karena ini kan harus konsentrasi di [gugatan] ini," pungkas Ronald.
Terkait persoalan pengakuan sebagai anak, Ronald menyebut proses hukum masih berjalan dan belum benar-benar selesai.
Denada sendiri akhirnya mengakui Ressa sebagai darah dagingnya dalam unggahan video yang penuh emosi melalui akun Instagram @denadaindonesia pada Senin (2/2). Dalam video itu, Denada juga menyampaikan permintaan maaf karena tidak membesarkan Ressa sejak kecil.
"Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya. Dan saya betul-betul minta maaf kepada Resa karena Resa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi," kata Denada.
Denada juga mengakui ia tak tinggal bersama Ressa sejak Ressa masih bayi berusia 10 hari, karena saat itu "kondisi psikis saya sedang tidak layak."
Meskipun Denada sudah mengakui dan meminta maaf lewat video, pihak Ressa menilai masalah tersebut belum tuntas sebelum ada keputusan pengadilan.
"Karena pada proses hukum ini, itu pun masih bisa terjadi selama belum ada putusan pengadilan, maka dia saya nilai tidak ada inisiasi sama sekali untuk menghentikan perkara," pungkas Ronald.
Di sisi lain, kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, sebelumnya menyatakan bahwa kliennya selama ini telah memenuhi kebutuhan hidup Ressa, termasuk biaya pendidikan dan berbagai fasilitas pribadi.
Menurutnya, tanggung jawab itu sudah dijalankan sejak Ressa masih kecil. Ia juga menyebut almarhumah Emilia Contessa turut berperan dalam mendukung kehidupan Ressa selama di Banyuwangi.
"Mulai kecil, Mas. Baik Mbak Denada, baik ibunya Mbak Denada almarhum Bu Emilia Contessa. Ressa ini bukan hanya sekadar diakui. Dia dibiayai, disekolahkan, difasilitasi," ungkap Muhammad Iqbal, dikutip dari Kompas.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.