Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Setahun menghilang, Kim Soo-hyun kembali syuting iklan usai bukti skandalnya ternyata rekayasa AI

Tudingan terhadapnya bahwa ia berpacaran dengan mendiang Kim Sae-ron saat sang aktris masih di bawah umur ternyata manipulasi kecerdasan buatan.

Setahun menghilang, Kim Soo-hyun kembali syuting iklan usai bukti skandalnya ternyata rekayasa AI

Aktor Korea Selatan Kim Soo-hyun menghadiri Penghargaan Seni Baeksang ke-50 di Seoul pada 27 Mei 2014. (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)

Aktor asal Korea Selatan Kim Soo-hyun bersiap kembali tampil di hadapan publik lewat iklan baru di tengah perselisihan hukum dan gugatan yang diajukan sejumlah brand yang pernah bekerja sama dengan  dirinya.

Agensi Kim Soo-hyun, Gold Medalist, mengonfirmasi bahwa sang aktor "akan berpartisipasi dalam pemotretan iklan cetak untuk merek fesyen terkemuka Filipina, Bench, pada 14 Juli" 2026.

Menurut media Korea Soompi, syuting itu akan menjadi aktivitas publik pertama Kim Soo-hyun dalam hampir satu tahun setelah kontroversi yang menuding dirinya menjalin hubungan dengan mendiang aktris Kim Sae-ron saat sang aktris masih di bawah umur.

Kontroversi itu membuat sejumlah proyek dan kerja sama merek yang melibatkan Kim Soo-hyun dihentikan, termasuk dengan rumah mode Italia Prada, jaringan toko roti Korea Tous les Jours, dan merek kecantikan Korea Selatan Dinto.

Bulan lalu, kepolisian Korea Selatan menyimpulkan bahwa bukti yang digunakan untuk menuduh sang aktor adalah palsu dan telah dimanipulasi menggunakan kecerdasan buatan, atau artificial intelligence (AI). Bukti tersebut mencakup tangkapan layar percakapan KakaoTalk serta rekaman audio yang diduga melibatkan sang mendiang aktris.

Meski begitu, masalah hukum yang dihadapi sang aktor belum berakhir.

Menurut media Korea The Chosun Daily, gugatan ganti rugi yang diajukan berbagai brand terhadap Kim Soo-hyun dan agensinya akan kembali berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.

Salah satu gugatan yang diajukan perusahaan kosmetik dan dilaporkan bernilai 2,8 miliar won (US$1,8 juta) dijadwalkan menjalani sidang berikutnya di Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada 3 Juli 2026.

Gugatan terpisah dari perusahaan suplemen kesehatan senilai 3,96 miliar won juga diperkirakan akan disidangkan pada 10 Juli 2026.

Instagram Story yang diunggah mendiang Kim Sae-ron pada Maret 2024. (Foto: Instagram/ron_sae)

Sementara itu, Kim Soo-hyun juga berencana mengajukan tuntutan ganti rugi perdata. Kali ini, gugatan tersebut ditujukan kepada YouTuber Kim Se-eui, kepala kanal YouTube HoverLab, yang sebelumnya mempublikasikan materi yang menuduh sang aktor melakukan tindakan tidak pantas.

Menurut ChosunBiz, ia juga berencana menaikkan nilai gugatan tersebut dari 12 miliar won menjadi 30 miliar won.

Gugatan perdata itu muncul setelah polisi menangkap sang YouTuber dan melimpahkan kasusnya kepada jaksa atas berbagai tuduhan, termasuk pencemaran nama baik melalui penyebaran fakta palsu, pelanggaran terhadap undang-undang anti-penguntitan dan kejahatan seksual Korea Selatan, intimidasi, serta percobaan pemaksaan.

Dalam sebuah pernyataan, Gold Medalist menyampaikan terima kasih kepada pihak penyidik dan lembaga peradilan, serta kepada para penggemar.

"Kami sangat berterima kasih kepada mereka yang selama ini menyuarakan dukungan untuk Kim Soo-hyun dan menunggu proses yang telah ditetapkan oleh hukum," bunyi pernyataan agensi tersebut.

Mereka menambahkan, "Kami dengan tulus berterima kasih kepada para penggemar yang dari dulu terus mendukung Kim Soo-hyun."

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: CNA/ps(ar)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan