Kasus dugaan 'grooming' Kim Soo-hyun ditutup, disebut tak cukup bukti
Tak berlanjut ke tahap penuntutan, penyelidikan yang sudah berlangsung selama 16 bulan ini resmi berakhir.
Aktor Korea Selatan Kim Soo-hyun (kiri) dan mendiang aktris Kim Sae-ron (kanan). (Foto: Instagram/soohyun_k216, ron_sae)
Penyelidikan terhadap aktor Kim Soo-hyun terkait dugaan bahwa ia menjalin hubungan dengan mendiang aktris Kim Sae-ron ketika sang aktris masih di bawah umur berakhir. Pihak kejaksaan di Korea Selatan tidak mengubah keputusan polisi untuk tak melanjutkan kasus tersebut ke tahap penuntutan.
Menurut laporan Star News pada Senin (7/9), jaksa mengembalikan berkas perkara tersebut kepada polisi pada Kamis tanpa meminta penyelidikan tambahan maupun penyelidikan ulang.
Sebelumnya, Kantor Polisi Seongdong Seoul pada 29 Juli 2026 memutuskan untuk tidak melimpahkan kasus Kim Soo-hyun ke kejaksaan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak dan tuduhan palsu.
Polisi mengambil keputusan tersebut setelah meninjau bukti dan berbagai keadaan terkait klaim keluarga Kim Sae-ron yang menyebut Kim Soo-hyun berpacaran dan melakukan grooming terhadap sang aktris ketika ia masih di bawah umur.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi menilai tidak ada dasar yang cukup untuk membuktikan tuduhan itu.
Dengan dikembalikannya perkara tersebut oleh jaksa tanpa permintaan penyelidikan lebih lanjut, keputusan polisi tetap berlaku. Hal ini praktis mengakhiri penyelidikan yang berlangsung selama sekitar 16 bulan.
Kontroversi ini bermula pada Mei 2025, ketika keluarga mendiang Kim Sae-ron mengajukan laporan polisi terhadap Kim Soo-hyun. Mereka menuding keduanya telah menjalin hubungan romantis sejak sang aktris masih di bawah umur.
Dalam konferensi persnya, pihak keluarga merilis rekaman yang mereka klaim sebagai percakapan antara Kim Sae-ron dan seorang kenalannya sebelum sang aktris meninggal dunia.
Versi rekonstruksi dari rekaman tersebut memuat pernyataan yang dikaitkan dengan Kim Sae-ron, menyebutkan bahwa dirinya dan Kim Soo-hyun berpacaran sejak ia masih duduk di bangku sekolah menengah pertama hingga masuk perguruan tinggi.
Pihak Kim Soo-hyun membantah keaslian rekaman tersebut dan mengatakan bahwa rekaman itu dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Sang aktor tetap pada pernyataannya bahwa hubungannya dengan Kim Sae-ron baru dimulai setelah sang aktris berusia dewasa.
Kim Soo-hyun kemudian mengajukan laporan terhadap keluarga Kim Sae-ron dan Kim Se-ui, pengelola kanal YouTube Garo Sero Institute, dengan menuduh mereka melakukan pencemaran nama baik melalui penyebaran informasi palsu.
Berakhirnya proses hukum kasus ini terjadi bersamaan dengan dimulainya kembali aktivitas publik Kim Soo-hyun setelah ia rehat beberapa bulan saat menghadapi kontroversi ini.
Setelah polisi memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus tersebut ke tahap penuntutan, Kim Soo-hyun tampil dalam sebuah program televisi di Jakarta. Penampilan itu menandai kembalinya sang aktor ke aktivitas di luar Korea Selatan.
Ia juga dijadwalkan tampil di hadapan publik di Korea Selatan dalam ajang The Fact Music Awards pada 19 September 2026 dan menghadiri Asia Artist Awards 2026 pada bulan Desember.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.