Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Kim Seon-ho bicara bahasa cinta di drakor ‘Can This Love Be Translated?’

Lewat drakor terbarunya, bintang Hometown Cha-Cha-Cha ini menyadari bahwa menerjemahkan emosi manusia jauh lebih rumit, apalagi yang berhubungan dengan cinta.

Kim Seon-ho bicara bahasa cinta di drakor ‘Can This Love Be Translated?’

Aktor Kim Seon-ho, salah satu bintang utama drakor Can This Love Be Translated?. (Foto: Dok. Netflix)

Aktor Kim Seon-ho percaya bahwa setiap orang memiliki bahasa masing-masing, sebuah kesadaran yang begitu membekas baginya saat menjalani proses syuting drakor romantis terbarunya, Can This Love Be Translated?.

Kim Seon-ho bersama lawan mainnya, Go Youn-jung, dan sang sutradara Yoo Young-eun, baru saja menyambangi Jakarta untuk acara meet and greet perilisan drakor ini pada tanggal 16 Januari 2026, bertepatan dengan perilisannya di Netflix

"Ungkapan bahwa setiap orang punya bahasanya sendiri sangat berkesan buatku," kata Kim kepada The Korea Times, Kamis (22/1).

"Sebelumnya aku tak begitu peduli dengan cara orang berbicara sebelum mengerjakan proyek ini. Sekarang, aku lebih berusaha untuk mendengarkan dan memahami orang lain saat kami berbincang," tuturnya.

Dalam serial Netflix yang ditulis oleh duo penulis naskah ternama, Hong Jung-eun dan Hong Mi-ran ini, Kim memerankan Joo Ho-jin, seorang interpreter multibahasa yang bekerja untuk bintang papan atas Cha Mu-hee (Go Youn-jung).

Meskipun ia ahli menerjemahkan bahasa asing, cerita ini justru berpusat pada rumitnya menerjemahkan emosi manusia.

Aktris Go Youn-jung (kanan) dan Kim Seon-ho (kiri) berpose selama acara promosi untuk serial Netflix baru mereka Can This Love Be Translated? di Jakarta. (Foto: Dok. Netflix)

EMPAT BULAN BERLATIH BAHASA

Untuk memerankan seorang interpreter profesional, Kim menghabiskan waktu selama empat bulan berlatih bersama para ahli bahasa sebelum proses syuting dimulai. Ia mempelajari aspek teknis pekerjaan tersebut, seperti menjaga nada suara tetap netral dan artikulasi yang presisi.

"Aku belajar bahwa para interpreter sering kali menyingkirkan emosi pribadi mereka agar bisa tetap objektif. Aku mencoba menerapkan teknik itu ke karakter Ho-jin, memastikan cara bicaraku jelas dan ritmenya terjaga," ujar Kim.

Meskipun belakangan ini kerap sukses lewat peran-peran gelap dan keras dalam film The Childe (2023) dan serial The Tyrant (2024), Kim memutuskan kembali ke genre komedi romantis karena kekuatan naskahnya.

Kim juga menyoroti chemistry-nya dengan lawan mainnya, Go Youn-jung, sebagai elemen penting dalam produksi ini. Ia mengungkapkan suasana di lokasi syuting terasa menyenangkan karena keduanya sama-sama fokus menikmati proses bekerja.

Potongan adegan dalam drakor Can This Love Be Translated? yang memperlihatkan akting Kim Seon-ho (kiri) dan Go Youn-jung (kanan). (Foto: Dok. Netflix)

"Aku selalu berusaha menciptakan lingkungan syuting yang menyenangkan, dan aku menemukan sosok yang persis seperti diriku di Go Youn-jung," katanya.

"Kami saling membuka diri selama berbulan-bulan syuting, dengan keyakinan bahwa akting terbaik muncul ketika kami memang bahagia di lokasi."

Merefleksikan perjalanan kariernya, Kim mengatakan bahwa ia hanya ingin menjadi aktor yang tulus agar bisa mendapatkan kepercayaan penonton.

"Aku ingin penonton merasakan aktingku nyata, seperti seorang ahli bahasa," katanya. "Aku ingin terus menampilkan performa yang lebih baik dan menyentuh hati penonton lewat naskah yang bagus bersama sesama aktor."

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps(da)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan