Ketika Nicholas Saputra desak Listyo Sigit mundur sebagai Kapolri
"Mundur Pak," tulis Nicholas Saputra singkat di X, dan dalam sekejap disambut ribuan likes dari netizen.
Aktor sekaligus aktivis lingkungan Nicholas Saputra dalam unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@nicholassaputra)
JAKARTA: Aktor sekaligus aktivis lingkungan Nicholas Saputra menanggapi tragedi maut di yang menewaskan Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online pada Kamis malam (28/8), yang memicu gelombang kemarahan publik.
Affan merupakan mitra driver GoJek yang tewas tak lama setelah dilindas rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8). Saat insiden terjadi, Affan akan mengantarkan pesanan makanan di Bendungan Hilir sebelum akhirnya terjebak di tengah kericuhan demo.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan penyesalan mendalam atas peristiwa itu. "Kami menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf dari institusi (Polri). Saya juga minta maaf pada seluruh keluarga besar ojek online," kata Listyo dalam keterangannya.
Ia juga berjanji memberi sanksi tegas kepada pihak yang terbukti bersalah.
Melalui akun X @nicsap, Nicholas menanggapi permintaan maaf Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang diberitakan Tempo.
Nicholas hanya menuliskan singkat, "Mundur Pak."
Unggahan Nicholas itu sontak viral, mendapat ribuan komentar, retweet, serta puluhan ribu tanda suka hanya dalam waktu satu jam.
Banyak warganet menyuarakan dukungan, menilai permintaan maaf Kapolri tidak sebanding dengan hilangnya nyawa.
Kolom balasan dipenuhi komentar seperti, "Nyawa kok dibayar maaf" dan "Louder, King!". Ada juga yang menuntut Nicholas berhenti memerankan sosok polisi di film, agar sejalan dengan kritik keras yang ia lontarkan.
Selain Nicholas, sejumlah figur publik lain ikut bersuara lantang. Duta Sheila on 7 mengunggah layar hitam dengan kutipan lagu "Mudah Saja". Ia menulis, "Mudah saja bagimu, mudah saja untukmu... Coba saja, lukamu seperti lukaku," lalu menambahkan emoji bunga mawar layu. Unggahannya dianggap sebagai sindiran terhadap cara pemerintah dan kepolisian menangani tragedi yang menimpa Affan.
Aktor muda Iqbaal Ramadhan juga mengekspresikan kemarahannya melalui Instagram. "Bela negara terasa berat kalau negara juga enggak membela rakyat. Institusi yang harusnya melindungi malah melindas dan membunuh. Selamat jalan untuk pak Affan Kurniawan," tulisnya di layar hitam.
Iqbaal bahkan menyebut Affan sebagai pahlawan. "Pahlawan keluarga, pahlawan masyarakat. Doa dan peluk untuk keluarga yang ditinggalkan," tambah bintang film serial Dilan itu.
Tragedi yang menewaskan Affan Kurniawan, mitra driver GoJek, terjadi di tengah ia mengirim antaran pesanan makanan (GoFood) di Bendungan Hilir, kemudian terjebak di lokasi aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI.
Video yang viral di media sosial memperlihatkan Affan dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis (28/8) malam. Tragedi ini membuat para selebritas ikut bersuara lantang menuntut keadilan.
Affan dikenal sebagai sosok pekerja keras, tulang punggung keluarga, serta pribadi yang baik.
Belum ada penjelasan detail mengenai insiden ini. Pihak Propam Polri dan Kompolnas masih mengumpulkan bukti. Tujuh anggota Brimob diamankan untuk diperiksa.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.