Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Katseye curhat soal ancaman pembunuhan dan komentar rasis, member langsung drop

Lara Raj, member Katseye berdarah Tamil India, akhirnya memutuskan menutup akun media sosialnya.

Katseye curhat soal ancaman pembunuhan dan komentar rasis, member langsung drop

Girl band Katseye dalam salah satu unggahan mereka di media sosia. (Foto: Instagram/@katseyeworld)

Member girl band Katseye, Lara Raj, mengungkapkan ia dan rekan-rekannya menjadi target ancaman pembunuhan dan komentar rasis di media sosial. Penyanyi berusia 20 tahun keturunan Tamil India dan berkewarganegaraan Amerika Serikat ini mengaku kewalahan menghadapi besarnya gelombang kebencian yang diterimanya.

"Aku mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa semua ini tidak penting, tapi kalau ada 1.000 orang yang mengirim ancaman pembunuhan, itu tetap mengagetkan," ujarnya kepada BBC. 

"Meskipun mungkin tidak akan terjadi, rasanya tetap berat."

Raj juga mengungkap bahwa ia pernah dilaporkan ke US Immigration and Customs Enforcement (ICE), dengan tuduhan bahwa dirinya "bekerja dan tinggal di Amerika Serikat tanpa izin resmi".

Menanggapi serangan online tersebut, Raj memutuskan untuk menjauh dari media sosial. "Aku menghapus Twitter (sekarang X). Aku sadar kalau aku tak perlu mendengarkan opini orang lain," ungkapnya.

Hingga berita ini ditulis, Raj tidak merinci secara spesifik bentuk ancaman yang mereka terima.

Katseye merupakan girl band yang menggabungkan sentuhan K-pop dengan musik pop Barat. Grup ini dibentuk oleh agensi HYBE dari Korea Selatan dan Geffen Records.  

Girl band bergaya K-pop yang berbasis di Los Angeles ini dibentuk lewat reality show The Debut: Dream Academy pada 2023. Enam anggota Katseye berasal dari berbagai negara, yakni Filipina, Korea Selatan, Swiss, dan Amerika Serikat. 

Girl band ini baru saja dinominasikan untuk kategori Best New Artist di Grammy Awards 2026.

Mereka juga baru debut live di Inggris lewat konser di Exhibition White City, London, sebagai bagian dari showcase eksklusif untuk para penggemar.

Leader grup, Sophia Laforteza, mengatakan bahwa Katseye—yang beranggotakan Daniela Avanzini, Manon Bannerman, Megan Skiendiel, dan Jeong Yoon-chae—ingin orang-orang di seluruh dunia "merasa terlihat".

Tujuan terbesar mereka adalah memberikan "dampak nyata pada budaya" dan "mengubah musik pop".

"Salah satu hal penting bagi kami adalah soal fleksibilitas. Kami selalu menghadirkan sesuatu yang berbeda di setiap proyek. Bahkan di setiap EP, setiap lagu terasa beda dan itu penting bagi kami," ungkap Laforteza, menurut laporan The Sun.

"Aku suka menambahkan budaya kami ke dalam setiap lagu, seperti yang kami lakukan di lagu Gabriela—kami ingin memasukkan bahasa kami sendiri, membuat orang merasa dilihat, dan menjadi representasi yang dulu tidak kami miliki," tuturnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan