Skip to main content
Iklan

Lifestyle

'Kukira itu parodi': Komentar pedas seputar lukisan Kate Middleton di sampul majalah Tatler

Putri Wales menjadi sosok ketiga Kerajaan Inggris yang lukisannya terpampang di sampul Tatler, menyusul lukisan Ratu Elizabeth II di sampul tahun 2022 dan Raja Charles pada tahun 2023.

'Kukira itu parodi': Komentar pedas seputar lukisan Kate Middleton di sampul majalah Tatler
Lukisan Kate Middleton (kiri) yang dianggap tidak mirip dengan wajah asli sang Putri Wales (kanan). (Foto: X/Tatlermagazine, KensingtonRoyal)

Lukisan terbaru yang menggambarkan Kate Middleton menuai kritik tajam dari warganet karena dinilai sangat tidak mirip dengan sang Putri Wales. 

Lukisan itu merupakan karya seni potret anggota Kerajaan Inggris ketiga yang dipampang di sampul majalah mode Tatler, menyusul lukisan Ratu Elizabeth II di sampul tahun 2022 dan Raja Charles pada tahun 2023.

Lukisan tersebut dipublikasikan di majalah Tatler pada pekan lalu dan langsung memicu reaksi keras di media sosial.

Sejumlah komentar pedas pun bermunculan di akun sosial media majalah Tatler, termasuk komentar seperti, "Lukisan yang mengerikan", "Cucu perempuan saya yang berusia 9 tahun mungkin bisa melukis dengan lebih baik", "Kukira itu parodi" dan "Lukisan itu tidak memiliki jiwa dan terasa dingin". 

Pakar seni untuk surat kabar Inggris The Telegraph, Alastair Sooke, bahkan menyebut karya seni itu "sangat buruk" dan "tidak ada kemiripan dengan subjeknya".

Lukisan tersebut merupakan hasil karya seniman Inggris-Zambia, Hannah Uzor, yang sebelumnya terlibat dalam proyek yang menyoroti tokoh-tokoh diaspora Afrika berkontribusi pada sejarah Inggris. 

Lukisan Uzor sebelumnya yang menggambarkan Sara Forbes Bonetta, mantan budak yang menjadi anak baptis Ratu Victoria, menarik perhatian sejumlah media besar, dari CNN hingga Sky News, dan dari Raja Charles.
 

Dalam video yang diunggah di halaman media sosial Tatler, Uzor buka suara soal proses pembuatan lukisan Kate. 

Ia menekankan pentingnya menangkap "jiwa seseorang" dalam melukis, sembari menambahkan ia menghabiskan banyak waktu mempelajari foto dan video Kate di berbagai acara.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan kritik pedas netizen terkait karya ini, baik dari keluarga kerajaan, pihak majalah Tatler, maupun Hannah Uzor sendiri. 

Kritik terhadap lukisan Hannah Uzor muncul beberapa hari setelah lukisan Raja Charles juga menuai komentar negatif.

Lukisan yang didominasi warna merah itu menunjukkan sang raja Inggris yang berseragam militer tengah berdiri dan ada seekor kupu-kupu melayang di atasnya.

Warna merah yang mencolok dalam lukisan itu membuatnya publik berkomentar bahwa Raja Charles seakan "berada di neraka" dan "bermandikan darah".

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.

Source: CNA/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan