Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Kantor agensi BTS digeledah polisi Korsel, ada apa?

HYBE, yang menaungi BTS, TXT dan LE SSERAFIM, mengaku akan bekerja sama dengan pihak berwenang terkait kasus yang melibatkan kepala perusahaan. 

Kantor agensi BTS digeledah polisi Korsel, ada apa?

Kantor pusat HYBE di Seoul, Korea Selatan, pada 21 Februari 2023. (Foto: Gang Min-ji/Yonhap)

25 Jul 2025 05:19PM (Diperbarui: 25 Jul 2025 05:56PM)

Polisi Korea Selatan pada Kamis (24/7) menggeledah kantor pusat HYBE, agensi besar di Korsel yang menangani sejumlah grup K-pop seperti BTS, TOMORROW X TOGETHER (TXT), dan LE SSERAFIM. 

Penggeledahan ini terkait dugaan perdagangan saham tidak wajar yang melibatkan kepala perusahaan tersebut, menurut sumber yang mengetahui masalah ini, dikutip dari Reuters. 

Otoritas keuangan Korsel telah merujuk kepala HYBE, Bang Si-hyuk, ke jaksa untuk menyelidiki aktivitasnya selama proses pencatatan saham perusahaan di bursa.

Bang merupakan pendiri HYBE sekaligus pemegang saham terbesar perusahaan tersebut. 

Menjelang penawaran umum perdana (IPO) pada 2020, Bang dan tiga eksekutif lainnya dituduh telah "menipu" investor agar menjual saham mereka kepada sebuah perusahaan investasi yang mereka kendalikan, kemudian meraup keuntungan dari penjualan saham setelah pencatatan dilakukan. 

Hingga saat ini, Kepolisian Metropolitan Seoul menolak memberikan komentar saat dimintai keterangan mengenai penggeledahan tersebut. 

HYBE mengacu pada pernyataan sebelumnya bahwa perusahaan sepenuhnya bekerja sama dengan pihak berwenang, termasuk polisi, dalam upaya "pengungkapan fakta."

"Kami akan mengambil waktu yang diperlukan untuk menunjukkan secara menyeluruh bahwa IPO tersebut dilakukan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku," bunyi pernyataan HYBE.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan