Skip to main content
Iklan

Lifestyle

JK Rowling bongkar surat rahasia dari Emma Watson, awal keretakan persahabatan mereka

Selisih pendapat yang kian tajam dalam beberapa tahun terakhir membuat pertemanan dua ikon di semesta sihir Harry Potter ini kandas.

JK Rowling bongkar surat rahasia dari Emma Watson, awal keretakan persahabatan mereka

Penulis novel Harry Potter, JK. Rowling (kiri) dan pemeran Hermione dalam film Harry Potter selama satu dekade, Emma Watson (kanan), dalam dua kesempatan berbeda. (Foto: Reuters/Toby Melville, Mario Anzuoni)

30 Sep 2025 08:43AM (Diperbarui: 30 Sep 2025 08:57AM)

JK Rowling untuk pertama kalinya mengeluarkan komentar terpanjang dan paling blak-blakan terkait keretakan hubungannya dengan bintang Harry Potter yang berperan sebagai Hermione, Emma Watson.

Dalam sebuah unggahan hampir 700 kata di X/Twitter, penulis Wizarding World itu menyerang Watson atas pandangannya yang ia sebut "ignorant" soal hak transgender. Rowling juga mempublikasikan surat pribadi yang menurutnya menjadi pemicu runtuhnya hubungan mereka.

Langkah ini muncul setelah Watson tampil di podcast Jay Shetty pekan lalu. Dalam wawancara itu, aktris Little Women itu mengaku masih memiliki rasa sayang terhadap Rowling dan akan selalu berterima kasih atas karakter Hermione Granger yang membesarkan namanya. 

Namun, Watson menegaskan kecewa dengan nada dan arah perdebatan seputar keragaman gender.

Rowling menyebut Watson berhak memiliki pandangan sendiri. Namun, ia merasa terganggu karena Watson dan Daniel Radcliffe "terus berperan seolah-olah sebagai juru bicara de facto untuk dunia yang aku ciptakan."

Menurut Rowling, titik balik hubungan mereka terjadi pada Maret 2022, saat Watson tampil di panggung BAFTA Film Awards untuk membacakan penghargaan. Watson kala itu membuka dengan kalimat: "Aku di sini untuk para penyihir", yang merujuk kepada semesta fiksi Harry Potter. 

Rowling menuturkan, komentar tersebut datang di saat ancaman pembunuhan, pemerkosaan, dan penyiksaan terhadap dirinya sedang memuncak di tengah perdebatan tentang hak transgender.

Menurut pengakuan Rowling, publik tidak tahu kala itu bahwa Watson diam-diam mengirimkan sebuah surat tangan melalui perantara tak lama setelah acara BAFTA berlangsung.

"Emma meminta seseorang menyampaikan catatan tulisan tangan darinya untukku, yang hanya berisi satu kalimat 'Aku turut prihatin atas apa yang kamu alami' (padahal dia punya nomor teleponku)," ungkap Rowling.

"Emma baru saja, secara terang-terangan, memperkeruh suasana, namun ia merasa bahwa satu kalimat ekspresi simpati itu akan cukup meyakinkanku tentang empati dan kebaikannya."

Rowling menuding pandangan Watson tentang hak transgender lahir dari ketidaktahuan karena kekayaannya. 

Menurutnya, hal itu membuat Watson tidak pernah merasakan situasi nyata, seperti dirawat di bangsal rumah sakit yang bercampur antara pasien perempuan dan laki-laki, atau berganti pakaian di ruang publik, di mana biasanya ada risiko pelecehan.

"Seperti orang lain yang tidak pernah menjalani kehidupan dewasa tanpa kekayaan dan ketenaran, Emma begitu minim pengalaman hidup nyata sampai-sampai ia tidak sadar betapa abainya dia," tegas Rowling.

"Aku bukan milyarder di usia 14 tahun. Aku hidup dalam kemiskinan saat menulis buku yang membuat Emma terkenal," tulisnya.

"Dari pengalaman hidupku sendiri, aku tahu betul apa artinya penghancuran hak-hak perempuan yang dengan begitu bersemangatnya didukung Emma terhadap perempuan dan anak perempuan yang tidak punya privilese seperti dia."

Ia melanjutkan: "Ironi terbesar di sini adalah, seandainya Emma tidak memutuskan dalam wawancara terbarunya untuk menyatakan bahwa dia masih menyayangiku dan menghargai aku – sebuah perubahan sikap yang kuduga ia lakukan karena sadar bahwa mengecamku habis-habisan sudah tidak terlalu ngetren seperti dulu – mungkin aku tidak akan sejujur ini."

"Orang dewasa tidak bisa bergabung dengan sebuah gerakan aktivis yang rutin menyerukan pembunuhan terhadap seorang teman, lalu menuntut hak atas kasih sayang dari mantan teman itu, seolah-olah temannya adalah ibu mereka," tulis Rowling. 

"Emma memang berhak untuk tidak sependapat denganku dan membicarakan perasaannya tentangku di depan publik – tapi aku juga punya hak yang sama, dan akhirnya aku memutuskan untuk menggunakannya," pungkasnya. 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan