Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Jin BTS sampai Eunho YOUNITE, idol K-pop laki-laki makin sering jadi korban pelecehan seksual

Kontak fisik tanpa konsen yang dilakukan fans terhadap para idol K-pop ini menjadi bukti bahwa laki-laki pun dapat menjadi korban pelecehan. 

Jin BTS sampai Eunho YOUNITE, idol K-pop laki-laki makin sering jadi korban pelecehan seksual

Jin BTS (kiri) dan Eunho YOUNITE (kanan) sama-sama jadi korban kontak fisik tanpa konsen dari penggemar, yang termasuk dalam tindakan pelecehan seksual. (Foto: Dok. BigHit Music, Brand New Music)

28 Aug 2025 09:15AM (Diperbarui: 28 Aug 2025 09:16AM)

Idol K-pop laki-laki kini semakin sering jadi korban pelecehan seksual. Dari pelukan paksa hingga ciuman tanpa izin, mereka menghadapi kontak fisik yang jelas melanggar batas konsen.

Member YOUNITE, Eunho, misalnya, mengalami insiden pada pekan lalu, Minggu (17/8) di acara Hari Budaya Korea ke-18 di Sao Paulo, Brasil. 

Saat grup tersebut menyapa fans sambil meninggalkan venue, seseorang tiba-tiba mendekati Eunho dan mencoba menciumnya tanpa persetujuan.

Situasi tak terduga ini membuat Eunho dan tim keamanan terkejut. Refleks, Eunho langsung mendorong orang itu, dan ekspresi kagetnya terekam dalam video. 

Cuplikan insiden itu cepat menyebar di komunitas penggemar, memicu gelombang kemarahan dari para fans yang menuntut langkah perlindungan lebih tegas untuk para idol.

Agensi YOUNITE, Brand New Music, langsung merilis pernyataan di akun media sosial resmi tak lama setelah kejadian. "Keselamatan  artis terancam akibat pendekatan berlebihan dari beberapa fans saat meninggalkan venue setelah penampilan. 

"Kami meminta kerja sama kalian untuk menjaga jarak aman selama acara demi keselamatan artis dan fans. Kami juga meminta dukungan aktif dalam membangun budaya fan yang sehat," bunyi pernyataan itu, dikutip dari The Korea Times. 

Ini bukan kali pertama idol laki-laki K-pop mengalami sentuhan tak diinginkan. Pada Juni 2024 lalu, Jin BTS juga dilecehkan saat acara jumpa penggemar di Jamsil Indoor Stadium, Seoul. 

Setelah menyelesaikan wajib militernya, Jin menyapa 1.000 penggemar dengan pelukan. Di tengah acara itu, seorang perempuan asal Jepang memaksanya menciumnya, lalu membanggakan diri di media sosial. 

"Bibirku menyentuh lehernya. Kulitnya sangat lembut," tulisnya, yang langsung menuai kritik luas.

Sontak saja unggahan itu langsung memicu kemarahan publik, terutama para penggemar BTS yang akrab disebut ARMY. 

Mereka bahkan mengajukan petisi ke Sistem Petisi Nasional untuk menuntut hukuman bagi fans tersebut. 

Polisi Korea Selatan kemudian meminta kerja sama internasional lewat Interpol untuk memproses tuntutan tersebut. 

Tujuh bulan kemudian, seorang perempuan Jepang berusia 50-an tahun ditetapkan sebagai tersangka pelecehan seksual atas insiden tersebut. 

Rangkaian insiden ini makin memperkuat desakan agar ada protokol keamanan lebih ketat dan langkah hukum yang jelas. 

Para penggemar sepakat bahwa kasus-kasus seperti ini bukan sekadar perilaku fan yang "berlebihan", melainkan bentuk pelecehan seksual yang nyata dan serius.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan