Jangan sampai salah, ini cara memilih sampo yang tepat bagi rambutmu
Apakah komposisi, formula atau bahkan harga sampo berpengaruh untuk kesehatan rambut?
SINGAPURA: Kunci dari kulit kepala dan rambut yang sehat serta kuat terletak pada jenis sampo yang digunakan. Hal ini telah jadi kesepakatan para ahli rambut, mulai ahli dermatologi, trikologi hingga penata rambut di mana saja.
"Fungsi utama sampo adalah untuk membersihkan kulit kepala dan rambut dari sel kulit mati, sebum berlebih dan kotoran," kata dr. Joshua Wong, direktur medis di Terra Medical Clinic, Singapura.
Tapi apakah benar dengan menggunakan sampo yang tepat bisa membantu perawatan rambut dan kulit kepala menjadi lebih baik?
Chong menyarankan untuk menggunakan sampo yang lebih baik, bahkan jika seseorang tidak punya masalah dengan rambut atau kulit kepalanya. Pasalnya, kata dia, penggunaan sampo yang tepat dapat mengurangi pembengkakan kulit kepala sampai mencegah kerusakan rambut di masa mendatang.
Lalu, apa yang kriteria sampo yang baik?
BAHAN PEMBUATNYA MENENTUKAN
Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita harus mengenali komposisi dalam sampo. Empat komposisi di bawah ini tidak baik untuk rambut:
1. Sodium Lauryl Sulphate. Juga dikenal sebagai SLS atau secara umum disebut sulfat. Bahan ini sering ditambahkan ke sampo untuk menciptakan busa yang banyak saat keramas, agar kulit kepala dan rambut terasa bersih. Namun penggunaan SLS yang berlebihan dan berkepanjangan dapat menyebabkan iritasi kulit kepala, kata Chong. Sebagai gantinya, ia menyarankan untuk mencari sampo dengan surfaktan asam amino, yang lebih lembut di kulit kepala dan rambut.
2. Paraben. Digunakan sebagai pengawet dalam formulasi, bahan ini diketahui dapat memicu sensitivitas pada kulit kepala, kata Chong. Paraben yang umum untuk dihindari termasuk metilparaben, etilparaben, propilparaben, isopropilparaben, butilparaben, dan isobutilparaben.
3. Dietil Alkohol/Etanol/Alkohol. Menurut Chong, bahan ini ditambahkan sebagai pengemulsi untuk mencampur bahan-bahan yang larut dalam air dan larut dalam lemak pada sampo. Namun, sisi negatifnya adalah ketika digunakan secara berlebihan, bahan ini dapat membuat kulit kepala dehidrasi sehingga nantinya akan menimbulkan iritasi, gatal, dan pengelupasan.
4. Dimethicone. Molekul silikon buatan yang membuat rambut lebih berkilau, halus dan bebas kusut. Namun, zat ini dapat membebani rambut keriting dan rambut halus. Sebagai gantinya, Chong menyarankan untuk memilih sampo dengan kandungan dimethiconol, polimer cair berbasis silikon yang memiliki tekstur lebih ringan.
PENTINGNYA KOMPOSISI SAMPO
Walau dianggap merusak rambut, namun bahan-bahan tersebut ternyata juga diperlukan untuk pembentukan sampo. Morgan Lam, direktur di salon Chez Vous: Private Space, Singapura, menyarankan untuk melihat komposisi dan konsentrasi bahan-bahan pembentuk sampo, karena keduanya adalah aspek penting yang membuat sampo jadi lebih baik.
"Berbahaya untuk menilai sampo berdasarkan bahan-bahannya. Sampo yang diformulasikan tanpa banyak bahan mungkin cocok untuk seseorang yang hipersensitif. Tetapi bahan-bahan saja bukanlah indikator yang baik untuk menilai kinerja sampo.
"Hanya karena suatu bahan berbahaya jika digunakan dalam kadar yang besar, bukan berarti bahan tersebut buruk jika digunakan dalam takaran kecil. Faktanya, bahan-bahan tersebut biasanya bermanfaat jika digunakan dalam dosis kecil. Misalnya, surfaktan sulfat membantu memecah minyak dan memungkinkannya bercampur dengan air sehingga Anda dapat membilasnya dan mendapatkan rambut dan kulit kepala yang bersih," kata Lam.
SAMPO MAHAL LEBIH BAIK?
Sampo buatan salon profesional atau yang diresepkan oleh dokter memang lebih mahal harganya, tapi dianggap lebih bagus. Benarkah demikian?
"Sampo salon profesional sering kali mengandung bahan aktif berkualitas lebih tinggi dan diformulasikan untuk mengatasi masalah rambut atau kulit kepala tertentu dengan lebih efektif. Meskipun harganya lebih mahal, sampo ini dapat memberikan hasil yang lebih baik dalam hal nutrisi, pengelolaan, dan kesehatan rambut secara keseluruhan. Berinvestasi pada produk salon yang berkualitas dapat menjadi hal yang sepadan jika Anda ingin mendapatkan perbaikan yang nyata pada kondisi rambut Anda," kata Lam.
Meskipun demikian, bukan berarti sampo yang lebih murah tidak baik untuk digunakan. "Formulasi dan kecocokan adalah yang terpenting," tegas Lam.
Pada akhirnya, sampo yang ideal tergantung pada masing-masing individu, kata Chong.
3 CIRI SAMPO YANG BAIK
Tidak terlalu bersifat asam
Menurut dr. Chong, pH5,5 adalah tingkat keasaman yang ideal untuk sampo, meskipun kisaran antara 4,5 dan 6 juga tidak masalah. Karena dengan tingkat keasaman yang rendah, sampo akan membantu menjaga kulit kepala tetap sehat, sehingga pertumbuhan rambut pun sehat.
Menggunakan bahan-bahan yang lebih lembut
Jika ragu dalam memilih sampo, Chong menyarankan untuk memilih sampo yang mengandung bahan aktif lebih lembut, seperti surfaktan asam amino karena bahan ini lebih ringan di kulit. Bahan-bahan lain yang perlu diperhatikan termasuk niacinamide atau panthenol (vitamin B5) yang tidak hanya menghidrasi dan melindungi kulit kepala, tetapi juga dapat membantu menghaluskan dan menutrisi rambut.
Membuat kulit kepala terasa nyaman
Jika kulit kepala terasa gatal, terlalu kencang, atau tiba-tiba mengalami peningkatan sel kulit mati atau bahkan jerawat setelah keramas, hentikan dan gantilah dengan sampo lain. Ingatlah bahwa efektivitas sampo berbeda terhadap setiap orang. Karena menurut Lam, ada orang-orang yang alergi terhadap formula dan bahan tertentu.
Untuk memaksimalkan sesi keramas kamu, lakukan ini:
Bilas rambut dengan air hangat. "Air hangat dapat menghilangkan minyak alami pada kulit kepala, yang menyebabkan kekeringan dan iritasi," kata Lam. "Jika cermin di kamar mandi kamu berembun cermin, berarti airnya terlalu panas," tambah Dr Chong.
Pijatlah kepala yang telah dibubuhkan sampo dengan jari-jari yang dirapatkan, bukannya terbuka dan menyebar. Hal ini akan memastikan sampo merata ke seluruh kulit kepala, kata Chong. Memijat kulit kepala dengan lembut juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi dan menghilangkan sebum dan penumpukan zat pada sampo, kata Lam.
Biarkan busa sampo menempel di kulit kepala dan rambut Anda selama dua hingga lima menit setelah dipijat. Hal ini akan memungkinkan bahan-bahannya bekerja pada kulit kepala dan rambut, kata Chong.