Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Perankan ibu sekaligus anak, IU ungkap makna cinta dan luka di When Life Gives You Tangerines

Dipercaya memerankan dua tokoh utama sekaligus: tokoh Ae-sun muda dan putrinya, Geum-myeong, IU dapat bersimpati kepada kisah keduanya, yang "membuat kita merenungi pengorbanan orang-orang yang membentuk hidup kita."

 

Perankan ibu sekaligus anak, IU ungkap makna cinta dan luka di When Life Gives You Tangerines

Potongan adegan dalam drama Korea berjudul When Life Gives You Tangerines memperlihatkan akting IU sebagai Ae-Sun (kanan) dan Park Bo-gum sebagai Yang Gwan-sik (kiri). (Foto: Instagram/@netflix)

24 Apr 2025 04:15PM (Diperbarui: 24 Apr 2025 04:28PM)

Drama Korea produksi Netflix berjudul When Life Gives You Tangerines resmi berakhir dengan penuh emosi, meninggalkan jejak mendalam di hati para penontonnya.

Dengan penggambaran keluarga yang jujur dan apa adanya, serial ini terasa sangat relevan bagi banyak orang. 

Kisah drama ini berpusat pada hubungan antara orangtua dan anak, yang sama-sama belajar menjalani peran mereka untuk pertama kalinya. Drama Korea ini menyajikan kisah hangat namun penuh lika-liku konflik kehidupan sehari-hari, utamanya soal cinta, keluarga dan status sosial. 

Dalam wawancara baru-baru ini kepada media Korea, Chosun, penyanyi IU mengaku menerima tawaran peran ini langsung dari penulis naskah Lim Sang-choon bahkan sebelum drama ini dikonfirmasi secara resmi.

IU dipercaya memerankan dua karakter sekaligus: tokoh Ae-sun sewaktu muda dan putrinya, Geum-myeong, dalam kisah lintas tiga generasi yang dimulai dari nenek Chun-ok, ibu Gwang-rye, Ae-sun, hingga Geum-myeong ini.

IU mengaku, ia merasa tampak seperti Geum-myeong, namun hatinya lebih dekat pada karakternya yang lain, Ae-sun. "Memainkan dua tokoh sekaligus itu pengalaman yang aneh," ujarnya.

Kisah mereka membuat kita merenungi pengorbanan orang-orang yang telah membentuk hidup kita," - IU.

Bagaimana tidak, sepanjang serial ini penonton seolah menahan napas setiap kali Geum-myeong berbicara kepada Ae-sun dengan nada yang keras. 

Di satu sisi, penonton bisa memahami Geum-myeong karena ia dibesarkan dalam kondisi ekonomi yang sulit. Namun, penonton juga bersimpati kepada sang ibu, Ae-sun, yang mengorbankan mimpinya agar Geum-myeong bisa memiliki masa depan yang lebih baik. 

IU, sebagai pemeran kedua tokoh ini, baik Ae-sun maupun Geum-myeong, mengaku dapat bersimpati kepada keduanya. 

"Aku melihat beberapa bagian diriku ada di dalam Ae-sun maupun Geum-myeong," katanya. 

"Dan mungkin, mereka mencerminkan kebanyakan orang juga."

Potongan adegan dalam drama Korea berjudul When Life Gives You Tangerines memperlihatkan akting IU sebagai Ae-Sun (paling kiri) dan Park Bo-gum sebagai Yang Gwan-sik (paling kanan). (Foto: Instagram/@netflix)

Salah satu dinamika paling menggugah dalam drama ini adalah pertentangan antara Ae-sun, sosok ibu yang tetap ceria meski hidupnya penuh cobaan, dan Geum-myeong, sang putri yang sukses namun menyimpan luka batin sendiri. 

"Aku memerankan seorang anak yang dibesarkan oleh karakter yang aku perankan juga, dan aku berkata tajam pada 'ibuku' sendiri," kata IU. 

"Aku paham perasaan Geum-myeong, tapi di lubuk hati terdalam, aku tak bisa menahan sakitnya — memikirkan, 'Setelah semua cinta dan pengorbanan yang kuberikan untuk membesarkanmu...'"

IU mengungkapkan rasa simpatinya yang mendalam pada Ae-sun. 

"Banyak yang bilang mimpinya hancur, tapi menurutku, mimpinya tak pernah benar-benar runtuh. Dia salah satu karakter paling tangguh — penuh semangat hidup, cinta, dan keterhubungan. Dalam hal itu, aku percaya dia menjalani kehidupan yang sukses."

Potongan adegan dalam drama Korea berjudul When Life Gives You Tangerines. (Foto: Instagram/@netflix)

When Life Gives You Tangerines menyelami emosi manusia dalam pengalaman keluarga sehari-hari, tanpa mengandalkan plot twist atau teknik sinematik yang berlebihan. 

IU mengaku paling tersentuh dengan tema lintas generasi yang disampaikan drama ini. 

"Yang paling menyentuh adalah bagaimana cerita ini menyampaikan rasa hormat pada generasi sebelumnya dan semangat bagi generasi berikutnya," ungkapnya. 

"Geum-myeong bisa ada di posisi sekarang karena Gwang-rye mempertaruhkan nyawa untuk melindungi putrinya, karena Chun-ok mendukung 'putri sulung dari anak lelaki sulung,' dan karena Ae-sun mendobrak norma," jelasnya. 

"Kisah mereka membuat kita merenungi pengorbanan orang-orang yang telah membentuk hidup kita," tuturnya. 

Potongan adegan dalam drama Korea berjudul When Life Gives You Tangerines. (Foto: Instagram/@netflix)

Drama ini juga berbicara tentang perpisahan tak terelakkan antara orang tua dan anak, menjadikan akhir ceritanya begitu menyentuh.

"Ada banyak perpisahan dalam cerita ini," ujar IU dengan lirih. 

"Namun, ketimbang larut dalam kesedihan, drama ini justru menyoroti apa yang terjadi setelahnya. Itu yang menghiburku — menunjukkan bahwa bahkan dalam kehilangan, kita tetap bisa menemukan makna dan alasan untuk terus melangkah maju," pungkasnya. 

When Life Gives You Tangerines tayang di Netflix sejak 7 Maret 2025 dan berlangsung selama 16 episode. 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan