IU dan NewJeans dituduh dukung komunis, ingin dilaporkan ke CIA
Yuri dari Girls' Generation, komedian Park Myung-soo, serta aktor Lee Dong-wook dan Ahn Bo-hyun turut dituduh mendukung komunis karena menyuarakan dukungan terhadap pemakzulan Presiden Yoon.
Penyanyi Korea Selatan, IU, dan para anggota girlband K-pop NewJeans dalam episode di acara YouTube mereka. (Foto: YouTube/IU Official)
IU, NewJeans, dan sejumlah selebritas Korea Selatan lainnya menjadi sasaran amarah netizen berhaluan politik konservatif.
Mereka menuduh para idol K-pop ini mendukung gerakan komunis dengan menyerukan pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol.
Netizen bahkan ingin melaporkan para selebritas ini ke Badan Intelijen Pusat (CIA), Amerika Serikat.
Pada Selasa (17/12), netizen anonim di portal DC Inside memposting daftar selebritas Korea Selatan yang diduga mendukung pemakzulan Presiden Yoon, setelah ia mendeklarasikan darurat militer.
Netizen itu mendorong warganet lainnya untuk melaporkan para selebritas ini ke CIA.
Dalam daftar itu, ada nama-nama seperti IU, NewJeans, Yuri dari Girls' Generation, Moonbyul dari Mamamoo, girlband Stayc, komedian Park Myung-soo, serta aktor Lee Dong-wook dan Ahn Bo-hyun.
Para selebritas ini dianggap mendukung protes yang menyerukan pemakzulan Yoon melalui tindakan mereka.
Misalnya, IU, NewJeans, dan Yuri memberikan makanan dan minuman gratis kepada para demonstran.
Yuri secara terbuka mendukung penggunaan lagu Girls' Generation, Into The New World, sebagai yel-yel protes.
Sementara itu, Lee Dong-wook membagikan Instagram Story berupa lilin menyala, dengan latar lagu Into The New World.
Para pengguna DC Inside lainnya kemudian memposting tangkapan layar laporan mereka ke CIA.
Mereka percaya laporan tersebut akan memicu penyelidikan dan menyulitkan para selebritas ini untuk masuk ke Amerika Serikat.
Netizen juga mulai meninggalkan komentar kebencian di halaman Instagram IU, menuduhnya "tidak memahami nilai kebebasan".
Hal ini karena diduga outlet yang berlokasi di Ansan, Gyeonggi, itu menjadi lokasi para pejabat militer berpangkat tinggi bertemu untuk membahas darurat militer, dua hari sebelum diumumkan Presiden Yoon.
"Apa jenis burger yang begitu menggoda hingga seorang pengkhianat pun tak bisa menolaknya?" tulis seorang netizen.
"Ini adalah warisan budaya nasional. Kuharap ada drama dan film difilmkan di sini di masa depan," komentar netizen lainnya.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.