Tak hanya soal harta, ini isi 40 halaman perjanjian pranikah Taylor Swift dan Travis Kelce
Ayah Taylor Swift turut berperan mengawasi penyusunan dokumen yang dirancang untuk melindungi aset putrinya.
Taylor Swift dan Travis Kelce resmi bertunangan. (Foto: Instagram/@taylorswift, @killatrav)
Taylor Swift dan Travis Kelce dikabarkan menandatangani perjanjian pranikah setebal 40 halaman sebelum resmi menikah pekan lalu. Dokumen tersebut disebut sebagai salah satu perjanjian pranikah paling lengkap karena tidak hanya mengatur pembagian aset, tetapi juga mencakup privasi hingga hal-hal yang boleh dan tidak boleh diungkap ke publik.
Menurut sejumlah sumber kepada Daily Mail, perjanjian pranikah itu dibuat terutama untuk melindungi kekayaan Taylor Swift yang diperkirakan mencapai US$2 miliar atau sekitar Rp35,9 triliun. Sementara itu, kekayaan Travis Kelce diperkirakan berada di kisaran US$70 juta hingga US$90 juta (sekitar Rp1,2 triliun sampai Rp1,6 triliun).
Forbes juga memperkirakan kekayaan bersih Taylor mencapai US$2 miliar (Rp36 triliun), sedangkan Travis sekitar US$90 juta (Rp1,6 triliun).
Taylor Swift dan Travis Kelce resmi menikah dalam upacara tertutup yang digelar di Madison Square Garden, New York City, pada Jumat, 3 Juli 2026. Pada malam hari, arena tersebut mengumumkan kabar bahagia itu melalui layar jumbotron di luar gedung dengan tulisan "JUST&T MARRIED!".
Melalui siaran pers, humas Taylor Swift, Tree Paine, mengonfirmasi bahwa kedua mempelai mengenakan busana Christian Dior Haute Couture rancangan Jonathan Anderson. Pernikahan mereka disahkan oleh aktor Adam Sandler.
Pasangan tersebut juga tidak menggunakan pengiring pengantin. Sebagai gantinya, Austin Swift menjadi man of honor untuk Taylor, sementara Jason Kelce menjadi best man bagi Travis.
DIAWASI AYAH TAYLOR
Soal perjanjian pranikah, jurnalis Rob Shuter dalam Substack Naughty But Nice melaporkan bahwa dokumen tersebut telah ditandatangani sebelum pernikahan dengan pengawasan ayah Taylor, Scott Swift, yang sebelumnya bekerja sebagai penasihat keuangan di Merrill Lynch.
"Scott adalah definisi seorang ayah yang hebat. Dia menghabiskan seluruh masa dewasanya untuk melindungi Taylor sambil memberinya kebebasan untuk menjadi bintang terbesar di dunia," ujarnya.
"Dia selalu ada, tapi tidak pernah menjadi sorotan. Dia sangat kuat. Sopan, menawan, dan sangat hangat tetapi dalam hal melindungi putrinya dan kepentingan bisnisnya, tidak ada yang lebih tajam," tulis Rob.
Seorang sumber juga mengatakan bahwa Travis mendukung seluruh persyaratan yang diajukan Scott Swift dalam penyusunan perjanjian tersebut.
"Ketika kamu berurusan dengan aset gabungan hampir US$2 miliar, perjanjian pranikah bukanlah tanda ketidakpercayaan," kata sumber tersebut.
Menurut sumber yang sama, Travis tidak mempermasalahkan isi dokumen tersebut karena memahami peran Scott Swift dalam membangun karier putrinya.
"Travis sangat menghormati Scott. Dia memahami bahwa Scott membantu membangun salah satu merek hiburan paling sukses dalam sejarah. Tidak pernah ada drama dan tidak pernah ada penolakan," ujarnya.
Sumber itu juga menegaskan bahwa tujuan utama perjanjian tersebut adalah melindungi aset yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
"Taylor memiliki romansa di hatinya dan Scott memiliki bisnis di kepalanya. Perjanjian pranikah bukanlah tentang bersiap menghadapi kegagalan. Ini tentang melindungi segala sesuatu yang telah mereka bangun," lanjut sumber yang tak disebutkan namanya itu.
BUKAN CUMA SOAL HARTA
Selain mengatur soal kepemilikan harta, Daily Mail melaporkan bahwa dokumen tersebut juga memuat ketentuan mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dibahas terkait kehidupan rumah tangga mereka kepada publik, termasuk apabila Taylor ingin menuangkannya ke dalam lagu.
Meski demikian, pengacara perceraian asal New York City, Jacqueline Newman, menilai isi perjanjian pranikah Taylor dan Travis sebenarnya cukup sederhana.
"Saya pikir perjanjian pranikah sebenarnya akan menjadi dokumen yang cukup sederhana - apa yang menjadi milik Taylor sekarang akan tetap menjadi miliknya dan apa yang menjadi milik Travis akan tetap menjadi miliknya," kata Newman.
Ia menjelaskan bahwa aset yang dimiliki bersama nantinya akan dibagi sesuai kontribusi masing-masing apabila terjadi perpisahan.
"Jika mereka menginvestasikan uang ke dalam aset bersama menggunakan nama bersama, seperti rumah, mereka berdua akan mendapatkan kembali apa yang mereka investasikan ditambah apresiasi apa pun."
Berdasarkan asumsi tersebut, Newman menilai jika keduanya bercerai di kemudian hari, masing-masing tidak dapat mengklaim aset yang dimiliki sebelum menikah ataupun yang berasal dari pekerjaan pribadi selama pernikahan berlangsung.
"Taylor sangat menghargai hasil karyanya dan saya yakin akan ada dokumen yang sangat jelas yang menyatakan bahwa apa pun yang dia ciptakan di masa depan adalah miliknya," kata Newman.
"Demikian pula, Taylor memiliki hal-hal kreatif yang jelas ingin dia pertahankan. Saya yakin mereka akan sangat menghormati."
Newman juga memperkirakan akan ada sejumlah klausul yang membatasi apa saja yang dapat diungkap Taylor mengenai rumah tangganya melalui lagu. Meski begitu, ia meyakini penyanyi tersebut tetap akan menemukan cara untuk mengekspresikan kreativitasnya.
Ia juga menilai persoalan keuangan tidak akan menjadi masalah bagi pasangan tersebut.
"Jika saya harus menebak, saya akan mengatakan mereka mungkin akan memiliki semacam rekening bersama yang akan membiayai gaya hidup mereka dalam beberapa kapasitas. Tetapi itu semua hal kecil jika Anda memikirkan kekayaan besar yang mereka berdua miliki," kata Newman.
Pandangan serupa sebelumnya juga disampaikan pengacara Sarah Luetto dari Grup Hukum Perkawinan & Keluarga Blank Rome. Ia menilai perjanjian pranikah pasangan tersebut kemungkinan turut memperkuat aspek kerahasiaan dan privasi.
Perjanjian kerahasiaan atau Non Disclosure Agreement (NDA) yang menjadi bagian dari dokumen tersebut disebut dapat membatasi Taylor dan Travis untuk membicarakan isi perjanjian kepada siapa pun selain kuasa hukum dan akuntan mereka. Sebelumnya, tamu undangan pernikahan mereka juga dikabarkan harus menandatangani NDA.
Sementara itu, TMZ melaporkan bahwa perjanjian pranikah tersebut tidak dibuat di California. Taylor dan Travis disebut memilih negara bagian lain di Amerika Serikat yang memiliki aturan lebih kuat dalam menegakkan perjanjian pranikah, termasuk untuk melindungi kepemilikan aset pribadi, apresiasi nilai bisnis, hak kekayaan intelektual, serta membatasi kewenangan pengadilan dalam mengubah isi perjanjian.
Taylor Swift dan Travis Kelce pertama kali berkenalan pada musim panas 2023 setelah pemain NFL tersebut mengaku gagal bertemu Taylor saat konser The Eras Tour di Kansas City. Setelah menjalani hubungan secara tertutup selama beberapa bulan, keduanya mengumumkan hubungan mereka kepada publik pada September 2023, lalu bertunangan pada Agustus 2025 sebelum akhirnya resmi menikah pada Juli 2026.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.