iPhone laris manis, Apple akan geser dominasi Samsung selama 14 tahun
Saat Samsung bersaing ketat dengan berbagai ponsel asal China, Apple diprediksi menyalip posisi puncak penjualan global, imbas larisnya iPhone 17 dan timing yang tepat.
Warna cosmic orange menjadi salah satu warna ciri khas iPhone 17 Pro dan Pro Max. (Foto: REUTERS/Evgenia Novozhenina)
Apple diprediksi akan mengirimkan lebih banyak smartphone dibanding Samsung pada 2025, menurut catatan dari Counterpoint Research pada Rabu (27/11). Hal ini akan menjadi prestasi pertama Apple dalam 14 tahun terakhir, karena Samsung selalu memimpin pasar penjualan ponsel global.
Apple akan mengirim sekitar 243 juta unit iPhone tahun ini, sedangkan Samsung berada di angka 235 juta unit. Apple kemungkinan akan menguasai 19,4 persen pangsa pasar smartphone global, sementara Samsung berada di 18,7 persen, bunyi pernyataan dari Counterpoint kepada CNBC.
Pengiriman yang didata Counterpoint mengacu pada jumlah perangkat yang dikirim vendor ke kanal ritel, dan bukan angka penjualan langsung ke pelanggan. Namun, angka tersebut setidaknya memberi gambaran tentang permintaan dan ekspektasi penjualan dari produsen smartphone.
Kesuksesan Apple didorong oleh penjualan seri iPhone 17 yang diluncurkan pada September, yang menurut Counterpoint, sangat kuat dan bertepatan dengan musim liburan.
Counterpoint mencatat, penjualan seri iPhone 17 di Amerika Serikat, termasuk iPhone Air, selama empat pekan pertama setelah peluncuran 12 persen lebih tinggi dibanding seri iPhone 16, tidak termasuk iPhone 16e.
Di China, salah satu pasar paling krusial untuk Apple, penjualan seri iPhone 17 pada periode yang sama tercatat 18 persen lebih tinggi dibanding pendahulunya.
"Di luar penerimaan pasar yang sangat positif untuk seri iPhone 17, pendorong utama di balik peningkatan proyeksi pengiriman adalah siklus penggantian perangkat yang mencapai titik baliknya. Konsumen yang membeli smartphone saat periode booming COVID-19 sekarang memasuki fase upgrade," kata Senior Analyst Counterpoint Research, Yang Wang.
Sementara itu, Samsung bisa menghadapi tantangan di segmen low hingga mid-tier dari para pemain China, yang dapat menghambat kemampuan raksasa Korea Selatan itu untuk merebut kembali posisi teratas, menurut Counterpoint.
HINGGA 2029
Counterpoint Research memprediksi Apple akan mempertahankan posisi nomor satu di pasar smartphone global hingga 2029. Para analis memberikan beberapa alasan.
Pertama, sebanyak 358 juta iPhone bekas terjual antara 2023 hingga kuartal kedua 2025.
"Para pengguna ini kemungkinan juga akan upgrade ke iPhone baru dalam beberapa tahun mendatang. Faktor-faktor ini akan membentuk basis permintaan yang besar, yang diperkirakan akan menjaga pertumbuhan pengiriman iPhone dalam beberapa kuartal ke depan," bunyi pernyataan dari analis Counterpoint Research.
Apple juga diuntungkan dari dampak tarif yang lebih rendah dari perkiraan, berkat gencatan dagang antara AS dan China. Hal ini mendukung rantai pasokan Apple dan pertumbuhan di beberapa wilayah seperti pasar negara berkembang.
"Dengan hembusan angin segar seperti ini, Apple berada pada posisi yang tepat untuk melampaui Samsung dalam pengiriman tahunan pada 2025," kata Wang.
Sementara itu, Apple diperkirakan akan meluncurkan iPhone 17e sebagai model entry-level tahun depan, bersama dengan smartphone lipat pertamanya, menurut laporan The Verge.
Selain itu, hal ini membuktikan bahwa lesunya penjualan iPhone Air dan mandeknya perkembangan teknologi AI Apple tampaknya tidak menghambat performa keseluruhan lini iPhone 17.
Peningkatan pada asisten virtual Siri yang disebut akan menggunakan otak Google Gemini, serta "perombakan desain iPhone besar-besaran" pada 2027, akan menjadi faktor pendukung dominasi Apple dalam beberapa tahun mendatang.
"Dengan memperluas lini produknya ke berbagai tingkat harga, termasuk seri e yang terus berkembang, dan kemungkinan penyesuaian pada siklus peluncuran model Pro dan Base, Apple secara strategis dapat menangkap permintaan yang meningkat dari konsumen, terutama di pasar negara berkembang, dan memperkuat kehadirannya di segmen premium untuk kelas menengah ke bawah yang diperkirakan tumbuh lebih cepat dibanding pasar keseluruhan," bunyi prediksi Counterpoint.
"Dengan meningkatnya preferensi terhadap ekosistem iOS, kompatibilitas antardevice, dan jumlah besar model lama di basis pengguna Apple yang siap diperbarui, Apple akan mempertahankan keunggulannya atas produsen smartphone lain hingga akhir dekade ini."
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.