Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Davina Karamoy mengaku siap dibenci penonton Ipar Adalah Maut

"Kalau banyak fan yang kesal, berarti aku berhasil memerankan Rani," ujarnya.

Davina Karamoy mengaku siap dibenci penonton Ipar Adalah Maut
Poster film Ipar Adalah Maut. (Foto: Instagram/@iparadalahmautmovie)
02 Jul 2024 06:31PM (Diperbarui: 30 Apr 2025 01:49PM)

Aktris Davina Karamoy mengaku sudah siap atas risiko dibenci oleh jutaan penonton film Ipar Adalah Maut, film Indonesia yang belakangan viral. Menurut Davina, reaksi penonton itu merupakan tanda bahwa ia berhasil melakukan akting dengan baik. 

Dalam film arahan sutradara Hanung Bramantyo itu, Davina Karamoy berperan sebagai Rani, adik dari Nisa yang akan menjadi sosok penghancur rumah tangga kakaknya sendiri. 

Sosok Rani begitu dibenci oleh penonton. 

"Rani disuruh jadi ipar yg baik bukan binal ya Rani. minta maap gak lu ran," ujar akun @vio***, dalam kolom komentar di salah satu unggahan akun @iparadalahmautmovie. 

"Rani lu keluar dari poster sekarang gak buruan, jgn sampe kita kita yg gered lu keluar," tulis akun @sacre*** dalam unggahan yang sama. 

Menanggapi banyak penonton yang kesal dengan karakter yang ia mainkan, Davina Karamoy mengaku ia sudah siap dengan risiko semacam ini. 

"Harus siap (dibenci) kayaknya karena sudah risiko dari awal aku ambil peran ini. Cuma, gimana caranya memerankan Rani dengan baik," kata Davina, Selasa (2/7), dikutip dari CNN Indonesia. 

Davina mengungkapkan bahwa kebencian terhadap sosok Rani bahkan sudah terlihat sebelum film Ipar Adalah Maut tayang di bioskop pada 13 Juni 2024. 

"Enggak usah dari trailer. Aku belum apa-apa, dari cast reveal aja sudah di-hate karena katanya 'mukanya cocok banget,' 'ngeselinnya cocok banget," ucap Davina. 

Ia berusaha melihat bahwa kebencian penonton terhadap karakter Rani berarti merupakan keberhasilannya memerankan karakter itu dengan gemilang. 

"Kalau banyak fan yang kesal, berarti aku berhasil memerankan Rani," ujarnya.

Serupa dengan Devina Karamoy, lawan mainnya, Dave Mahenra, juga mengaku tidak takut dimusuhi oleh emak-emak. Dave Mahenra memerankan tokoh Aris, suami red flag yang tega berselingkuh dengan adik iparnya sendiri.

Dave Mahenra mengaku ia tidak punya referensi untuk memerankan tokoh suami yang seperti itu. 

"Banyak diskusi sama Mas Hanung. Itu salah satu obat penenang selama syuting. Bagaimana dampak karakter ini nanti, saya tidak memikirkan sampai ke sana. Yang penting, tugas saya memainkan dan menghidupkan karakter Aris sebaik-baiknya," kata Deva Mahenra, dikutip dari Liputan6. 

Tidak hanya di Indonesia, film Ipar Adalah Maut akan tayang di tiga negara lain di kawasan ASEAN, yakni Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam, mulai 21 Juni, 2024. 

Dalam website-nya, MD Entertainment optimistis film ini akan dapat diterima dengan baik oleh penonton di tiga negara tetangga. 

Pasalnya, film ini mengeksplorasi tema-tema dan nilai-nilai moral yang berakar kuat dalam budaya dan dinamika keluarga di Asia, yang diharapkan oleh sang produser dapat menarik perhatian khalayak luas di Asia.

Hingga hari ini, film Ipar Adalah Maut sudah ditonton lebih dari 3,8 juta orang, menurut unggahan di platform media sosial Instagram rumah produksi MD Entertainment. 

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan