Ibunda bantah Virgoun sebar video CCTV Inara-Insanul Fahmi, fokus perjuangkan hak asuh anak
Eva Manurung menegaskan akses CCTV rumah Inara sudah diganti sejak lama. Alih-alih mengurusi hal itu, kini pihak Virgoun ingin memperjuangkan hak asuh anak.
Penyanyi Virgoun. (Foto: Instagram/@virgoun_)
JAKARTA: Ibunda Virgoun, Eva Manurung, menegaskan bahwa putranya sama sekali tidak terlibat dalam penyebaran video rekaman CCTV dari rumah Inara Rusli yang menampilkan momen pribadi antara Inara dan Insanul Fahmi.
Eva dengan tegas menolak tudingan tersebut dan menyebut bahwa anggapan itu tidak berdasar.
"Woh! Enggak ada tuh, bohong! Ngapain juga anak gue mau... Emang anak gue masih mau sama dia? Dia enggak mau! Enggak mungkin!" ujar Eva, seperti diberitakan Detik pada Senin (15/12).
Eva menjelaskan bahwa CCTV memang pernah terpasang setelah Inara dan Virgoun berpisah. Namun, ia menekankan bahwa akses ke sistem tersebut sudah diganti sehingga Virgoun tidak lagi bisa memonitor kondisi anak-anaknya melalui rekaman itu.
"Anak gue saja datang ke situ enggak pakai naik-naik. Ditungguin," kata Eva. "Menurut dia CCTV sudah diganti, setelah 3 bulan bercerai menurut dia. Nanti saja kita lihat di pengadilan."
Nama Virgoun ikut terbawa dalam peredaran video tersebut setelah Insanul menyampaikan kepada Richard Lee dalam kontennya bahwa Inara memperoleh pesan dari seseorang yang disebut sebagai "eks". Insanul bahkan menunjukkan tangkapan layar pesan itu.
"Saya baca boleh ya? 'Mudah-mudahan kamu sudah nikah siri ya, karena aku ada punya bukti kamu hubungan badan di lantai tiga. Anak-anak aku bawa dulu sampai badainya reda'," baca Richard.
Video rekaman CCTV itu pula yang kemudian dipakai sebagai dasar laporan istri Insanul, Wardatina Mawa, ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang melibatkan suaminya dan Inara.
Di sisi lain, Inara juga melaporkan penyebaran rekaman CCTV rumahnya ke Bareskrim Polri pada Rabu (26/11) malam.
HAK ASUH ANAK
Di tengah polemik ini, Eva mengungkapkan bahwa keluarga sedang mempersiapkan langkah hukum terkait hak asuh atas ketiga anak Virgoun dan Inara.
Rencana ini mencuat bersamaan dengan isu dugaan perselingkuhan yang melibatkan Inara dan Insanul Fahmi.
"Ada dong, tentunya dengan barang bukti yang kemarin-kemarin itulah," ucap Eva dalam program Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Senin (15/12).
Namun, ia menegaskan bahwa upaya hukum tersebut masih berada di tahap penyusunan dan belum diajukan ke pengadilan. "Baru mau, baru disusun," jelasnya.
Saat ditanya soal bukti yang akan digunakan, Eva memilih untuk menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang.
"Yang nanti yang berkompeten aja yang bicara kayak gitu lah udah," katanya.
Eva menuturkan bahwa keputusan keluarga untuk memperjuangkan hak asuh didorong oleh kekhawatiran akan kondisi psikologis anak-anak, terlebih karena kemungkinan perundungan yang bisa muncul dari lingkungan sekitar.
Ia menyebut bahwa komentar negatif yang beredar bisa berpengaruh besar pada masa depan dan kesehatan mental cucu-cucunya.
"Anak, terus cucuku, di-bully lho. Dengan berbicara gitu, tekanan untuk cucu-cucu saya kalau sudah mengerti bagaimana itu?" lanjutnya.
Menurut Eva, keputusan untuk menempuh jalur hukum bukan hanya soal hak orang tua, tetapi juga mempertimbangkan situasi terbaik bagi anak-anak di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Saat ini, hak asuh ketiga anak berada pada Inara setelah perceraian. Namun, Virgoun tetap memiliki hak untuk mengunjungi mereka kapan saja.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.