Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Kemerdekaan RI di mata Gen Z: Lebih dari upacara, lomba 17-an, dan pakaian adat

Gen Z dapat mengisi kemerdekaan Indonesia dengan hal-hal yang lekat dengan aktivitas mereka sehari-sehari: aktif dalam dunia digital.

Kemerdekaan RI di mata Gen Z: Lebih dari upacara, lomba 17-an, dan pakaian adat

Ilustrasi Gen Z memaknai hari kemerdekaan Indonesia. (Foto: iStock/Rani Nurlaela Desandi)

06 Aug 2024 11:31AM (Diperbarui: 06 Aug 2024 11:35AM)

Menyambut HUT ke-79 Republik Indonesia, Generasi Z memiliki caranya sendiri untuk memaknai hari kemerdekaan. Sebagai digital native yang sedari lahir sudah melek teknologi, Gen Z punya pandangan berbeda soal kemerdekaan dibanding Generasi Milenial ataupun Baby Boomers. 

Sebenarnya, di mana letak perbedaannya? 

Gen Z lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Sehingga, mereka yang tahun ini berusia 12-27 tahun masuk ke dalam kategori Gen Z. Saat ini, Gen Z salah satu generasi terbesar di Indonesia.

Dengan perbedaan usia yang begitu kontras dengan generasi sebelumnya, Gen Z punya tantangan dan pemikiran mereka sendiri dalam memaknai Hari Kemerdekaan RI. 

Tidak sekadar hanya mengikuti berbagai lomba pada tanggal 17 Agustus, menghadiri upacara bendera atau memakai pakaian adat tradisional, Gen Z dapat mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang lekat dengan aktivitas mereka sehari-sehari: aktif dalam dunia digital. 

Apa saja yang dapat dilakukan Gen Z untuk memberikan makna baru terhadap kemerdekaan Indonesia di era digital ini? Simak penjelasannya. 

1. MERDEKA LITERASI & BERPIKIR KRITIS

Ilustrasi Gen Z memaknai hari kemerdekaan Indonesia. (Foto: iStock/Ginanjar Hutomo Bangun)

Generasi Z sedari lahir sudah umum mengenal teknologi dan berbagai perkembangannya yang sangat cepat. Mereka sudah mengenal tayangan video melalui platform YouTube, dan menjalin jejaring di media sosial seperti Instagram, X maupun TikTok. 

Hal ini membuat mereka terbiasa dengan arus informasi yang sangat deras dan cepat. Di era informasi yang melimpah seperti ini, Gen Z perlu mengembangkan kemampuan literasi digital dan berpikir kritis. 

Salah satu contohnya adalah dengan memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya: Gen Z perlu membiasakan diri untuk memeriksa sumber informasi, membandingkan dengan sumber lain yang terpercaya, dan memahami konteks sebelum membagikan informasi.

Kerangka berpikir kritis sangat diperlukan agar Gen Z dapat berkontribusi aktif sebagai penyebar informasi yang bermanfaat dan bertanggung jawab, dan tidak ikut-ikutan membagikan hoax yang dapat merugikan masyarakat. 

2. MERDEKA BERKESPRESI 

Ilustrasi Gen Z memaknai hari kemerdekaan Indonesia. (Foto: iStock/Mukhammad Syafiul Umam)

Dibandingkan dengan Generasi Milenial atau bahkan Baby Boomers, Gen Z tidak segan mengemukakan ekspresi mereka di berbagai platform media sosial. Opini-opini mereka dituangkan dalam berbagai bentuk video yang dapat menjangkau ribuan bahkan jutaan penonton, jika viral di media sosial. 

Dengan kekuataan digital yang begitu besar, Gen Z memiliki potensi menjangkau masyarakat luas dan menyebarkan ide-ide positif untuk kemajuan bangsa. 

Misalnya saja, Gen Z dapat turut mendukung dan mempromosikan produk dan brand lokal Indonesia, terutama yang mengandung unsur budaya.

Namun, kemerdekaan berekspresi ini tentu bagaikan pisau bermata dua. Jika digunakan dengan kurang bijak dan dapat menyinggung seseorang atau sekelompok orang, Gen Z dapat turut menyebarkan intoleransi. 

Oleh sebab itu, kemerdekaan berekspresi Gen Z haruslah dalam koridor yang bijak dan bertanggung jawab agar tidak merugikan dan menyakiti orang lain, hanya demi status viral di media sosial. 

3. MERDEKA BERPARTISIPASI POLITIK 

Ilustrasi Gen Z memaknai hari kemerdekaan Indonesia. (Foto: iStock/JianGang Wang)

Gen Z juga dapat aktif berpartisipasi dalam pemilihan umum secara cerdas. Dengan kemudahan mengakses informasi, Gen Z lebih piawai dalam menentukan kandidat politik yang layak untuk dipilih dalam pemilu.

Gen Z dapat lebih mudah mempelajari profil dan program kandidat, serta menggunakan hak pilih dengan bertanggung jawab.

Partisipasi politik yang cerdas akan membantu Gen Z dalam membentuk masa depan bangsa yang lebih baik.

Sebagai salah satu generasi yang menjadi mayoritas di Indonesia, sudah saatnya Gen Z memaknai kemerdekaan Indonesia yang lebih dari sekadar mengikuti tradisi dan berbagai lomba, dan ikut berperan aktif membangun bangsa. 

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan