Hong Min-gi bantah paksa mantan pacar aborsi dan lakukan kekerasan
Agensi Hong mempertanyakan bukti yang disampaikan mantan pacar Hong Min-gi dan meminta verifikasi dari tenaga medis.
Aktor Hong Min-gi dalam salah satu unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@minggi._.jeok)
Aktor asal Korea Selatan, Hong Min-gi, membantah tuduhan bahwa dirinya memaksa mantan pacarnya untuk melakukan aborsi. Bantahan ini menjadi babak terbaru dari perseteruannya dengan sang mantan pacar yang berlangsung melalui unggahan Instagram.
Seorang influencer yang tak disebutkan namanya mengaku berpacaran dengan Hong pada April lalu mengunggah foto surat resmi bersertifikat yang dikirimkan kepada Hong pada Rabu (19/8) pagi.
Surat bertanggal 28 Juli itu memuat tuduhan bahwa Hong "melempar botol soju ke arah pelapor di jalan hingga botol tersebut pecah."
Surat itu juga menyebut Hong "melakukan kekerasan terhadap pelapor dengan berteriak, memukul dan mendorong bahu pelapor menggunakan tangannya, serta mencengkeram leher pelapor."
Hong membantah tuduhan kekerasan fisik melalui agensinya pada hari yang sama.
Ia juga menyatakan bahwa dirinya "sudah berkali-kali menjelaskan bahwa dia tidak berniat melanjutkan hubungan tersebut, tetapi perempuan itu terus menghubunginya dan memintanya untuk kembali bersama," sembari mengklaim bahwa mantan pacarnya melakukan stalking terhadapnya.
Perempuan tersebut kemudian mengunggah pernyataan di Instagram pada Rabu sore untuk membantah tuduhan stalking. Ia juga mengaku diduga tengah mengandung anak Hong pada Juli.
Pada Kamis (20/8), agensi Hong menyampaikan bantahan terkait dugaan kliennya memaksakan aborsi terhadap sang mantan pacar.
"Dia mengirim foto USG bersama pesan yang berbunyi, 'Diam sebelum aku merilis ini juga,' tetapi sebelumnya dia tidak pernah menunjukkan foto seperti ini kepada kami," bunyi pernyataan dari agensi Hong, Fable Company, dikutip dari Korea JoongAng Daily.
"Foto USG tersebut tidak terlihat seperti gambar yang umumnya digunakan untuk mengonfirmasi kehamilan, sehingga kami berencana meminta verifikasi resmi dari tenaga medis spesialis obstetri dan menyerahkannya sebagai bukti hukum."
"Setelah mengonfirmasi hal ini kepada Hong Min-gi, kami memastikan bahwa dia tidak pernah menunjukkan alat tes kehamilan kepadanya, dan Hong sama sekali tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang mendesaknya untuk melakukan aborsi," lanjut pernyataan itu.
Menurut pengakuan sang mantan pacar, Hong pernah memintanya untuk melakukan aborsi. Setelah itu, perempuan itu mengaku pergi sendirian ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi untuk menjalani prosedur aborsi. Ia juga mengklaim, Hong meminta putus dan memutus semua kontak setelahnya.
"Tidak ada lagi alasan bagiku untuk berdamai dengan agensi Hong Min-gi, yang berusaha menggambarkanku sebagai seorang stalker, dan dengan Hong Min-gi, yang sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda penyesalan," katanya.
"Aku akan menanggapinya melalui pengacara dan proses hukum."
Hong membantah seluruh klaim tersebut.
"Pada 13 Juli, hari ketika dia mengklaim menjalani prosedur aborsi, dia mengajak Hong Min-gi bersepeda bersama. Setelah Hong menolak, dia mengirimkan video dirinya sedang bersepeda sendirian," kata agensinya pada Kamis.
"Kami telah mengamankan dan menyimpan seluruh rekaman percakapan tersebut beserta videonya."
Agensi melanjutkan, "Kehamilan dan aborsi merupakan persoalan yang sangat sensitif dan serius. Namun, dia secara terbuka mengunggah klaim yang sepenuhnya tidak benar di media sosial bahwa Hong Min-gi mendesaknya melakukan aborsi setelah mengetahui kehamilan tersebut."
Agensi kemudian menegaskan bahwa pihaknya juga akan mengambil langkah hukum terhadap perempuan tersebut.
Hong Min-gi lahir pada 2002 dan memulai karier aktingnya pada 2020. Ia pernah tampil dalam drama tvN Love Your Enemy pada 2024 dan tahun ini mendapatkan peran utama dalam drama KBS 2TV To My Beloved Thief.
Hong juga dijadwalkan tampil dalam drama Tving Study Group 2, yang rencananya dirilis pada akhir tahun ini.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.