Gugatan terbaru ADOR, NJZ terancam tidak bisa bermusik lagi
Girlband NewJeans dalam salah satu unggahan mereka di media sosial. (Foto: Instagram/@newjeans_official)
ADOR, agensi NewJeans, mengajukan gugatan terbaru yang membuat girlband K-pop yang mengganti namanya menjadi NJZ itu terancam tidak bisa bermusik lagi.
Diberitakan media Korea Selatan Yonhap, NJZ melalui media sosial mereka pada Kamis (6/3) mengatakan bahwa ADOR mengajukan gugatan pada 11 Februari agar pengadilan mengeluarkan larangan girlband itu "melakukan semua aktivitas bermusik, termasuk menulis lagu dan manggung".
Ini adalah gugatan terbaru ADOR setelah sebelumnya agensi ini mendesak pengadilan melarang segala aktivitas komersial NJZ dan bersikeras bahwa mereka masih agensi resmi dari girlband beranggotakan lima orang itu.
Menurut NJZ, tindakan ADOR saat ini pada dasarnya ingin mencekal segala bentuk aktivitas hiburan yang mereka lakukan.
"Ini adalah upaya untuk membatasi kebebasan profesional kami," kata grup tersebut, seraya menambahkan, "Inti dari NJZ adalah aktivitas bermusik, jadi membatasi ini sama saja dengan meniadakan eksistensi kami."
Namun, ADOR membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa langkah hukum ini "tidak bisa dihindari" karena NJZ terus menjalankan aktivitas bermusik, termasuk rencana tampil di luar negeri, padahal tengah terjadi perselisihan hukum mengenai status perwakilan agensi.
"Kami tidak berusaha membatasi aktivitas mereka, tetapi memperingatkan mereka agar tetap beroperasi sesuai dengan perjanjian kontrak yang telah mereka tandatangani dengan ADOR," kata pihak agensi.
Sidang pengadilan pertama terkait kasus ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat pagi waktu setempat.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.