Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Bukan prekuel atau sekuel, film Star Wars: Starfighter dibintangi Ryan Gosling tayang 2027

Detail mengenai karakter maupun alur cerita masih dirahasiakan. Namun sutradara Shawn Levy menyebut film ini tidak berkaitan dengan film atau serial televisi lain dalam semesta Star Wars.

Bukan prekuel atau sekuel, film Star Wars: Starfighter dibintangi Ryan Gosling tayang 2027

Aktor Ryan Gosling (kiri) dan sutradara Shawn Levy (kanan). (Foto: Instagram/@slevydirect)

21 Apr 2025 10:37AM (Diperbarui: 21 Apr 2025 10:40AM)

Aktor Ryan Gosling dan sutradara Shawn Levy secara resmi mengumumkan proyek film terbaru mereka yang berjudul Star Wars: Starfighter, yang dijadwalkan tayang pada 28 Mei 2027.

Levy, sutradara di balik film Deadpool vs Wolverine, bersama Gosling, tampil di atas panggung dalam acara Star Wars Celebration yang digelar di Tokyo, Jepang, pada Jumat (18/4), untuk mengungkap tanggal rilis film yang sudah lama dinanti para penggemar semesta Star Wars ini.

Film ini akan mengambil latar lima tahun setelah peristiwa dalam The Rise Of Skywalker (2019), dan Levy menegaskan bahwa film ini akan menjadi petualangan yang benar-benar baru.

Mengutip pernyataannya yang dilansir dari Deadline, Levy (56 tahun) mengatakan, "Ada banyak rumor, sebagian benar, sebagian tidak... Ini bukan prekuel, ini bukan sekuel. Ini adalah petualangan baru."

Gosling (44 tahun) pun tak bisa menyembunyikan antusiasmenya. “Tidak ada sutradara yang lebih cocok untuk cerita ini selain Shawn,” puji Gosling.

Naskah film ini ditulis oleh Jonathan Tropper, yang telah mengerjakannya selama dua tahun terakhir.

Proses produksi dijadwalkan akan dimulai pada musim gugur tahun ini.

Pengumuman resmi ini muncul setelah beredar laporan bahwa aktris Mikey Madison dikabarkan menolak tawaran peran dalam film tersebut.

Aktris berusia 26 tahun yang membintangi film Anora — dan berhasil mengalahkan Demi Moore untuk meraih Piala Aktris Terbaik di ajang Oscar tahun ini — menurut Variety telah ditawari peran dalam Starfighter, namun memutuskan untuk mundur.

Begitu banyak film di semesta Star Wars yang berkutat di satu garis waktu, dan aku tidak ingin membuat film yang serupa, atau yang harus menjadi penghubung untuk film lain." - Shawn Levy

Levy sendiri telah menjalin kerja sama dengan Lucasfilm untuk proyek ini sejak tahun 2022.

Detail mengenai karakter maupun alur cerita masih dirahasiakan. Namun tahun lalu, Levy menyatakan bahwa ia tidak berencana mengaitkan film ini dengan film atau serial televisi lain dalam semesta Star Wars.

Dalam wawancaranya di podcast Happy Sad Confused, Levy menyampaikan, "Pengalaman menyusun cerita ini membuat saya harus memikirkan ulang pertanyaan itu. Karena begitu banyak film di semesta Star Wars yang berkutat di satu garis waktu, dan aku tidak ingin membuat film yang serupa, atau yang harus menjadi penghubung untuk film lain."

Levy — yang kembali berkolaborasi dengan Jonathan Tropper, rekan penulisnya dalam The Adam Project — menegaskan bahwa ia ingin mengedepankan "nada dan karakter" dalam film ini.

"Saya benar-benar ingin merancang sesuatu yang terasa organik untuk saya, baik dari segi nada maupun karakternya. Jadi saya pikir akan ada elemen The Force dan koneksi ke sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri," katanya.

"Dan bagaimana hal tersebut bisa memberdayakan kita, tema-tema seperti itu, jika dipadukan dengan visual yang menggugah dan elemen pemenuhan impian, adalah definisi Star Wars bagi saya," pungkasnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan