Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Charli XCX dihujat fans Rose BLACKPINK imbas unggahan rasis

Unggahan Charli XCX dari acara Paris Fashion Week memicu kemarahan publik setelah Rose BLACKPINK terlihat tertutup bayangan dalam foto yang ia bagikan.

Charli XCX dihujat fans Rose BLACKPINK imbas unggahan rasis

Hailey Bieber, Zoe Kravitz dan Charli XCX pada fashion show Saint Laurent, dalam foto yang memperlihatkan bagian Rose BLACKPINK dihitamkan. (Foto: Tangkapan layar dari Instagram Charli XCX)

07 Oct 2025 03:59PM (Diperbarui: 07 Oct 2025 04:08PM)

Foto yang dibagikan Charli XCX di Instagram mendadak jadi bahan perbincangan panas. Para penggemar Rosé BLACKPINK menilai unggahan itu memperlihatkan perlakuan diskriminatif terhadap sang idol K-Pop.

Kontroversi itu terjadi karena Charli XCX membagikan photo dump dari acara Yves Saint Laurent di Paris Fashion Week 2025 itu dinilai memperlihatkan ketimpangan pencahayaan yang membuat Rose tampak tertutup bayangan, sementara sorotan justru mengarah ke dirinya bersama Hailey Bieber dan Zoe Kravitz.

Unggahan tersebut diposting pada awal Oktober 2025 dan langsung mengundang reaksi keras dari para penggemar Rosé di berbagai belahan dunia, termasuk Korea dan Asia. 

Banyak di antara mereka menilai foto itu bersifat diskriminatif, bahkan ada yang menyebutnya sebagai “perilaku rasis”.

"Rosé lebih muda darimu~ dan memiliki banyak pengikut~ cantik dan kaya, betapa cemburunya dia~~" tulis seorang netizen.

"Rose membuatnya terkenal," kata netizen lainnya.

"Rosé adalah global ambassador Saint Laurent. Siapa kamu?" ujar pengguna lainnya.

Situasi semakin panas setelah Hailey Bieber juga mengunggah ulang foto yang sama di Instagram Stories, membuat penggemar semakin geram.

Tak lama kemudian, majalah Elle UK turut memposting foto serupa namun dengan bagian Rosé yang tampak dipotong. Hal itu memicu tudingan rasisme yang lebih luas, hingga akhirnya majalah tersebut menghapus unggahannya.

Para penggemar Rose BLACKPINK meramaikan kolom komentar Charli XCX soal unggahannya yang dinilai rasis. (Foto: Tangkapan layar Instagram Charli XCX)

Charli XCX sempat mencoba meredakan situasi dengan mengunggah lebih banyak foto, termasuk swafoto ceria bersama Rosé BLACKPINK. Namun, publik tampaknya belum mudah diyakinkan.

Skeptisisme terhadap niat Charli masih tinggi, terlebih setelah Vogue Jepang merilis video yang memperlihatkan Charli berpaling dari Rosé untuk berinteraksi dengan selebritas lain, yang dianggap memperkuat kesan bahwa Rose dikucilkan.

Para penggemar menilai sikap Charli yang seolah mengabaikan keberadaan Rosé adalah bentuk penghinaan. Beberapa bahkan menuduh Charli melakukan panjat sosial terhadap Rosé, mengingat selisih besar jumlah pengikut mereka di Instagram — Rosé dengan 84 juta pengikut, sementara Charli hanya sekitar 8 juta.

Di tengah kehebohan ini, Rose memilih untuk tetap tenang. Sebagai duta global Saint Laurent, ia hanya membagikan ucapan terima kasih kepada direktur kreatif YSL, Anthony Vaccarello.

"Terima kasih sudah mengundangku ke pertunjukan yang luar biasa. Karya Anda sangat indah. Salam sayang," tulis Rose pada Minggu (5/10).

Sementara itu, kontroversi ini terjadi berbarengan dengan munculnya kembali nama Charli XCX di perbincangan publik setelah Taylor Swift merilis lagu Actually Romantic dalam album terbarunya The Life of a Showgirl. Banyak netizen menduga lagu tersebut merupakan sindiran balik kepada Charli.

Charli sendiri sebelumnya menulis lagu Sympathy is A Knife di album Brat (2024), yang disebut-sebut menggambarkan rasa tidak nyamannya berada dekat dengan Taylor Swift. Dalam lagu itu, Charli bahkan menyiratkan harapan agar Taylor putus dengan Matty Healy, teman dari suaminya yang merupakan anggota band The 1975.

Kini, serangan warganet terhadap Charli tampaknya tidak hanya soal foto di Paris Fashion Week, tetapi juga akumulasi dari reputasi lama dan relasi rumitnya dengan sejumlah penyanyi perempuan di industri musik.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan