Kronologi Ed Sheeran dipaksa berhenti 'ngamen' oleh polisi India
Pemenang empat Grammy itu tampil dengan setup sederhana—hanya mikrofon dan gitar akustik—di Church Street, salah satu jalan paling ramai di Bengaluru.
Musisi Inggris, Ed Sheeran, saat menghadiri Penghargaan Grammy ke-66 di Los Angeles, A.S., pada 4 Februari 2024. (Foto: REUTERS/Mario Anzuoni)
Musisi Inggris, Ed Sheeran, membuat kejutan bagi para penggemarnya di India Selatan dengan tampil mengamen di jalanan yang ramai, tetapi aksinya dihentikan paksa oleh polisi karena tidak memiliki izin resmi.
Dalam video yang viral di media sosial pada Minggu (9/2), Ed Sheeran terlihat mengenakan kaos, celana pendek, dan kacamata hitam.
Pemenang empat Grammy itu tampil dengan setup sederhana—hanya mikrofon dan gitar akustik—di depan tembok yang dipenuhi mural, di Church Street, salah satu jalan paling ramai di kota tersebut.
Para penggemar pun terdengar ikut bernyanyi.
Komentar netizen pun beragam. Seorang pengguna X mengunggah cuplikan penampilan Sheeran dengan caption, "Jalan-jalan santai di Church Street, eh, malah ketemu Ed Sheeran ngamen! Kota ini luar biasa!"
Namun, di tengah-tengah penampilannya membawakan lagu Shape of You, seorang polisi berseragam coklat tiba-tiba mencabut kabel gitar dan mikrofonnya.
Dalam video itu, Ed Sheeran terlihat mengangkat tangannya, menandakan ekspresi frustrasi.
Menurut pihak kepolisian setempat, mereka sebelumnya telah menolak permintaan izin Sheeran untuk tampil di lokasi tersebut.
Bahkan, seorang warga menelepon layanan bantuan untuk melaporkan pelanggaran tersebut setelah Ed Sheeran mulai bermain musik.
"Kami menolak izinnya karena Church Street adalah area yang sangat sibuk, dan kami ingin memastikan lalu lintas pejalan kaki tetap lancar," ujar Shekhar H. Tekkannavar, Wakil Komisaris Polisi Bengaluru Central pada awal pekan ini, dilansir dari CNN.
Banyak pula netizen yang mengkritik tindakan polisi, menyatakan bahwa pertunjukan ini tidak akan menimbulkan masalah.
Mereka berpendapat bahwa pihak berwenang seharusnya lebih fokus pada masalah-masalah yang lebih mendesak, seperti kemacetan dan kelangkaan air di kota berpenduduk sekitar 14 juta orang ini.
'KAMI PUNYA IZIN'
Ed Sheeran sendiri bersikeras bahwa ia telah mendapatkan izin untuk tampil.
"Kami punya izin untuk ngamen, btw. Karena itulah kami tampil di tempat itu. Semua sudah direncanakan sebelumnya, bukan sekadar muncul tiba-tiba," tulis Ed Sheeran di media sosial.
Menurut laporan People, Ed Sheeran, yang sedang menjalani tur dunia bertema Mathematics, merupakan musisi Barat yang tergolong sangat populer di India.
Tahun lalu, ia menggelar konser yang tiketnya ludes terjual di Mumbai.
Di Bengaluru, ia menggelar dua konser di NICE Grounds pada Sabtu, 8 Februari, dan Minggu, 9 Februari 2025.
"Semua baik-baik saja. Sampai ketemu di konser nanti malam x," pungkas Ed Sheeran.
Tur Ed Sheeran di India ini berlangsung hanya beberapa minggu setelah ia mencetak sejarah sebagai musisi internasional pertama yang menggelar konser di Bhutan.
Dalam sebuah video Instagram pada 25 Januari 2025, Sheeran menyebut pengalaman itu sebagai sesuatu yang "gila."
Pelantun lagu Thingking Out Loud ini juga dijadwalkan melanjutkan tur ke Tiongkok dan Uni Emirat Arab.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.