Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Disney cabut suspend, Jimmy Kimmel Live siap kembali tayang

Keputusan Disney ini muncul setelah kontroversi komentar Kimmel soal kematian Charlie Kirk memicu protes publik hingga dukungan besar dari sesama komedian dan selebritas Hollywood.

Disney cabut suspend, Jimmy Kimmel Live siap kembali tayang

Jimmy Kimmel saat menghadiri Primetime Emmy Awards ke-74 yang digelar di Microsoft Theater di Los Angeles, AS, 12 September 2022. (Foto: REUTERS/Aude Guerrucci)

23 Sep 2025 09:46AM (Diperbarui: 23 Sep 2025 09:55AM)

Disney memastikan talk show Jimmy Kimmel Live kembali tayang di jaringan ABC pada Selasa (23/9), setelah sempat dihentikan selama enam hari. Program yang dipandu Jimmy Kimmel ini kena suspend usai komentar sang host soal kematian influencer pendukung Donald Trump, Charlie Kirk, menuai ancaman dari ketua Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat

Disney, yang merupakan perusahaan induk ABC, menyebut produksi program komedi larut malam itu sempat dihentikan "untuk menghindari semakin panasnya situasi di momen emosional bagi negara kita". 

Disney menyebut bahwa beberapa komentar Kimmel saat itu dianggap "kurang tepat waktu dan karenanya tidak sensitif".

Setelah berdiskusi lebih lanjut dengan Kimmel, "kami memutuskan untuk menayangkan kembali acara ini pada Selasa," kata Disney.

CEO Disney Bob Iger, Co-Chair Disney Entertainment Dana Walden, dan Kimmel sendiri melakukan pembicaraan sepanjang akhir pekan dan mencapai kesepakatan pada Senin (22/9) agar talk show itu kembali tayang, menurut dua sumber yang mengetahui hal ini, dikutip dari Reuters. 

Keputusan tersebut, kata sumber, diambil berdasarkan apa yang terbaik bagi kepentingan perusahaan hiburan itu, bukan karena tekanan eksternal dari pemilik stasiun atau FCC. 

Kimmel diperkirakan akan menyinggung soal isu ini saat acaranya kembali tayang pada Selasa (23/9). Kimmel sendiri belum memberikan pernyataan terkait hal ini. 

El Capitan Entertainment Centre, studio untuk Jimmy Kimmel Live!, di Hollywood Boulevard di Los Angeles, California, AS, 17 September 2025. (Foto: REUTERS/Daniel Cole)

Keputusan ini merupakan langkah paling menonjol dari sektor swasta untuk menantang berbagai upaya Presiden AS Donald Trump yang selama ini berusaha menekan media yang mengkritiknya melalui jalur litigasi dan ancaman tindakan regulasi.

Trump sebelumnya menyambut baik keputusan penangguhan Kimmel dan sempat menyarankan agar sejumlah jaringan televisi "dicabut izinnya" karena menayangkan liputan negatif tentang dirinya. 

Namun, Trump tidak berkomentar soal kembali tayangnya talk show Kimmel, ketika ia ditanya oleh awak media dalam acara di Gedung Putih pada Senin (22/9).

Perseteruan ini bermula setelah Kimmel, dalam sebuah monolog di salah satu segmen talk show-nya, menyebut "geng MAGA (Make Amerika Great Again, slogan para pendukung Trump) berusaha menggambarkan anak ini, yang membunuh Charlie Kirk, seolah-olah bukan bagian dari mereka, dan melakukan segala cara demi mendapat keuntungan politik dari situasi itu."

Ia juga meledek reaksi Trump terhadap pembunuhan sang influencer dengan menayangkan cuplikan presiden yang saat ditanya soal duka, malah mengalihkan jawaban ke pembangunan ballroom baru di Gedung Putih. 

Kimmel menyebut reaksi Trump tersebut seperti "cara bocah berusia empat tahun meratapi [kematian] ikan mas".

Warga AS berdemonstrasi di luar El Capitan Entertainment Centre, studio untuk Jimmy Kimmel Live!, di Hollywood Boulevard di Los Angeles, California, AS, 17 September 2025. (Foto: REUTERS/Daniel Cole)

Keputusan ABC untuk menskors Kimmel memicu protes di California dan dikritik keras oleh serikat penulis dan aktor, anggota legislatif, serta American Civil Liberties Union (ACLU). Mereka menilai langkah itu melanggar hak kebebasan berpendapat dan menimbulkan efek menebarkan ketakutan. 

Keputusan ABC juga dianggap sebagai bentuk sensor dan pelanggaran kebebasan berpendapat.

Rekan-rekan Kimmel di dunia late-night show, termasuk Jon Stewart, John Oliver, dan pembawa acara CBS yang segera pensiun Stephen Colbert, memberi dukungan. 

Ratusan selebritas dan kreator Hollywood pun ikut menandatangani surat dukungan untuk Kimmel. 

Kimmel, yang sudah menjadi host program larut malam itu sejak 2003 dan empat kali memandu Oscar, belum secara terbuka menanggapi hal ini.

Saat rekaman The Late Show pada Senin (22/9), Stephen Colbert turut mengumumkan kembalinya Jimmy Kimmel Live ke layar kaca. 

"...Beberapa jam sebelum kami rekaman, kami dapat kabar bahwa mimpi buruk nasional di sektor late-night akhirnya selesai, karena Disney mengumumkan bahwa 'Jimmy Kimmel Live' akan kembali tayang di ABC besok malam, Selasa," ujar Colbert, dikutip dari Variety. 

"Ayo, dong [tepuk tangan]! Ini kabar luar biasa untuk sahabatku Jimmy dan timnya yang keren."

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan