Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Diskon hingga 45%, apakah iPhone 13 masih worth it dibeli di tahun 2025?

Diskon besar memang bikin iPhone 13 kian menggiurkan, tapi apakah masih layak dibeli di akhir tahun 2025?

Diskon hingga 45%, apakah iPhone 13 masih worth it dibeli di tahun 2025?

iPhone 13 dirilis dalam enam pilihan warna pada 2021 lalu. (Foto: Dok. Apple)

JAKARTA: Meskipun umurnya sudah menginjak empat tahun sejak rilis September 2021, iPhone 13 justru makin mencuri perhatian di 2025. Penurunan harga yang cukup signifikan membuatnya kembali jadi opsi menarik, baik untuk pengguna baru ekosistem Apple maupun mereka yang ingin upgrade tanpa menguras dompet.

Di sejumlah distributor resmi, seperti di iBox, unit baru iPhone yang masih tersegel dibanderol mulai Rp8.249.000 untuk kapasitas memori 128 GB. Tentu saja pilihan warna tidak lagi lengkap, hanya ada hitam (midnight) dan putih (starlight). 

Padahal, ketika dirilis pada 2021 lalu, iPhone 13 reguler berkapasitas 128 GB dibanderol seharga Rp14.999.999, menurut laporan CNBC Indonesia.

Selain di iBox, beberapa toko ecommerce yang menawarkan berbagai promo akhir tahun yang menarik bahkan bisa membuat harga iPhone 13 baru dibanderol menjadi kisaran Rp7 jutaan saja.

Dengan diskon yang hampir mencapai 45 persen, apakah iPhone 13 masih layak dibeli di akhir tahun 2025, di tengah gempuran seri iPhone yang lebih baru, seperti iPhone 16 dan iPhone 17

iPhone 13 dalam sesi peluncurannya oleh Apple pada 2021 lalu. (Foto: Dok. Apple)

DESAIN MODERN

Dari sisi tampilan, iPhone 13 tetap terlihat modern karena mengusung bahasa desain yang mirip dengan iPhone 14 dan iPhone 15.

Modul kamera kotak iPhone 13 tetap ikonik, berisi dua lensa 12 MP yang disusun diagonal dan dibalut bezel lingkaran yang dikenal sebagai boba.

Layarnya menggunakan panel Super Retina XDR OLED 6,1 inci yang memberikan visual cerah dan tajam.

Notch pada seri ini juga lebih ramping dibanding iPhone 12, berkat reposisi speaker yang kini ditempatkan di bezel atas.

Walau belum memakai Dynamic Island, ukuran poni yang lebih kecil dinilai cukup untuk standar visual 2025.

KAMERA IPHONE 13

iPhone 13 dibekali kamera utama 12 MP dan kamera ultrawide 12 MP, lengkap dengan fitur Night Mode, Deep Fusion, dan Smart HDR. Kemampuan merekam video 4K hingga 60 fps juga membuatnya tetap relevan untuk kebutuhan konten sehari-hari.

Memang, model ini belum punya telefoto dan belum mendukung Action Mode seperti seri di atas iPhone 14, tetapi bagi sebagian besar pengguna, hasil kameranya sudah sangat cukup.

Michael Wiseman dalam buku HP Terbaik untuk Menyempurnakan Pengalaman Konsermu (2024) menyebut bahwa iPhone 13 menghasilkan kualitas foto yang sangat baik berkat kombinasi dua lensa ini, menurut laporan Kumparan. 

PERFORMA CHIP A15 BIONIC

Chip A15 Bionic menjadi fondasi utama kenapa iPhone 13 tetap terasa cepat ketika digunakan.

Chipset ini juga digunakan pada iPhone 14 reguler dan iPhone 14 Plus, sehingga performanya di 2025 masih sangat memadai untuk multitasking, aplikasi berat, sampai game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Genshin Impact.

Performa A15 masih punya headroom yang besar dan mampu menjalankan kebutuhan harian tanpa mudah panas.

Pengguna memang tidak mendapatkan fitur AI paling baru, tetapi kecepatan dasarnya tetap unggul dibanding banyak ponsel Android mid-range yang rilis tahun ini.

Selain chipset, baterai 3240 mAh di iPhone 13 masih bisa diandalkan untuk penggunaan seharian penuh.

Apple mencatat bahwa perangkat ini mampu bertahan hingga 19 jam untuk pemutaran video dalam kondisi optimal, menurut laporan GSM Arena. 

iPhone 13 varian warna pink dengan letak kamera yang ikonik dirilis pada 2021 lalu. (Foto: Dok. Apple)

Selain itu, salah satu alasan terbesar iPhone 13 tetap menarik adalah jaminan pembaruan iOS. Saat ini, perangkat ini kompatibel dengan iOS 26 menurut pola pembaruan Apple, dan diperkirakan masih akan mendapatkan update hingga 2027 atau 2028.

Dukungan software selama dua sampai tiga tahun lagi membuat iPhone 13 lebih future proof dibanding banyak smartphone Android baru di kelas harga yang sama.

Penurunan harga iPhone 13 termasuk yang paling agresif dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kisaran Rp7–8 jutaan, perangkat ini memberi value for money yang sulit disaingi, terutama karena menawarkan pengalaman flagship dengan harga mid-range premium.

Jika dibandingkan dengan seri terbaru, memang ada beberapa kompromi seperti refresh rate yang masih 60Hz, tidak adanya Dynamic Island, dan tanpa lensa telefoto.

Namun, bagi pengguna yang mengutamakan stabilitas, dukungan software panjang, dan performa yang tidak cepat usang, kekurangan itu relatif mudah ditoleransi.

Untuk pengguna yang mencari smartphone premium tanpa harus membeli seri terbaru, iPhone 13 tetap menjadi pilihan solid dan ekonomis di tahun ini. 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan