Detik-detik tegang pagar pembatas ambruk di konser Super Junior, 3 penonton cedera
Suasana encore dengan interaksi antara member dan penonton memicu desakan di area tribun. Awalnya penuh euforia, situasi mendadak berubah jadi kepanikan.
Grup K-pop Super Junior dalam salah satu sesi pemotretan. (Foto: Dok. SM Entertainment)
Konser Super Junior dalam rangka tur dunia Super Show 10: SJ-Core di KSPO Dome, Seoul, Minggu (5/4), diwarnai insiden tak terduga yang membuat tiga penonton mengalami cedera setelah pagar pembatas roboh.
Peristiwa ini terjadi saat encore berlangsung. Ryeowook yang mendekati penonton di area tempat duduk membuat suasana semakin interaktif, namun juga memicu pergerakan penonton ke depan hingga menekan pagar pembatas.
Tekanan tersebut menyebabkan pagar di area tribun ambruk, membuat sejumlah penggemar terjatuh ke tingkat di bawahnya.
Tiga korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan agensi, mereka mengalami keseleo dan memar, dan disarankan untuk menjalani istirahat serta perawatan selama kurang lebih dua minggu.
SM Entertainment selaku agensi langsung merilis pernyataan resmi terkait kejadian ini: "Pada pertunjukan encore terakhir hari itu, pagar pengaman yang dipasang roboh, menyebabkan tiga penonton terjatuh dan mengalami cedera."
Pernyataan yang diunggah melalui platform komunikasi penggemar Weverse itu juga menegaskan permintaan maaf kepada korban dan keluarga mereka. "Kami dengan tulus minta maaf kepada korban yang terluka juga keluarga mereka. Kami akan memberi dukungan penuh untuk perawatan mereka dan melakukan yang terbaik untuk memastikan kesembuhan mereka sepenuhnya."
Sebagai penyelenggara, agensi juga menegaskan akan bertanggung jawab penuh dan melakukan evaluasi menyeluruh.
"Sebagai penyelenggara konser, kami sangat menyadari tanggung jawab kami atas kejadian ini. Kami akan meninjau secara menyeluruh dan memperkuat langkah-langkah keselamatan dan protokol pengelolaan penonton untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang," bunyi pernyataan agensi K-pop itu.
Mereka menutup pernyataan dengan kembali meminta maaf kepada seluruh pihak yang terdampak. "Sekali lagi, kami benar-benar minta maaf kepada mereka yang terluka dan kepada seluruh penonton atas kekhawatiran dan kesulitan yang disebabkan kejadian tak terduga ini."
RYEOWOOK JENGUK KE RS
Di tengah beredarnya kabar yang menyebutkan bahwa Ryeowook tidak membantu setelah kejadian, salah satu korban justru membagikan pengalaman berbeda melalui unggahan online. Ia menyebut bahwa Ryeowook bersama manajer grup datang langsung ke rumah sakit untuk mengecek kondisi para penggemar.
Unggahan lain juga menyebut bahwa member lain yang diyakini adalah Donghae turut bergegas menuju rumah sakit untuk menjenguk korban.
Leader Super Junior, Leeteuk, juga sempat menyinggung insiden ini dalam siaran langsung setelah konser.
Ia mengungkapkan bahwa seluruh member merasa terkejut sekaligus khawatir atas kejadian tersebut, serta menyampaikan permintaan maaf dan memastikan bahwa grup dan agensi akan berupaya maksimal membantu proses pemulihan para penggemar yang terluka.
Konser Super Show 10 sendiri pertama kali diumumkan pada Juni 2025, tidak lama setelah Super Junior merilis album ke-12 mereka, Super Junior25, dengan lagu utama Express Mode.
Tur ini dimulai di Seoul pada Agustus 2025 dan berlanjut ke berbagai kota dunia, termasuk Hong Kong, Jakarta, Manila, Mexico City, Monterrey, Santiago, Taipei, Bangkok, Nagoya, Singapura, serta sejumlah kota lain di Asia.
Setelah rangkaian tur grup selesai, Donghae dijadwalkan melanjutkan aktivitas dengan tur solo yang akan dimulai di Seoul pada 16-17 Mei, sebelum berlanjut ke Taipei, Hong Kong, Osaka, Tokyo, Kaohsiung, dan Macau.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.