Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Danielle ex-NewJeans buka akun 'Instagram versi China', sinyal go international?

Di tengah gugatan hukum yang mencapai hampir Rp500 miliar, Danielle terpantau aktif memperluas jaringan sosialnya.

Danielle ex-NewJeans buka akun 'Instagram versi China', sinyal go international?

Danielle Mars dalam salah satu unggahan di media sosial. (Foto: Instagram/@danielle___newjeans)

Di saat sengketa hukumnya dengan ADOR masih berlangsung, Danielle Marsh ex-NewJeans terlihat membuka akun Xiaohongshu, atau yang juga dikenal sebagai RedNote, platform media sosial yang kerap disebut 'Instagram versi China'. Manuver ini membuat publik bertanya-tanya, apakah ia sedang menyiapkan babak baru karier musik di luar Korea.

Danielle, yang dikeluarkan dari girl group K-pop NewJeans di tengah sengketa kontrak dengan agensi ADOR, memang belum mengunggah konten apa pun, namun jumlah pengikutnya sudah melampaui 10.000 orang. Antusiasme penggemar masih sangat tinggi terhadap idol berusia 20 tahun ini di tengah kontroversi yang tengah ia hadapi.

Kakak perempuannya, Olivia Marsh, yang juga memiliki akun RedNote, terlihat mengikuti Danielle di platform tersebut, sekaligus memperkuat keaslian akun baru yang dibuat oleh Danielle, menurut laporan The Korea Times.

Akun Danielle muncul hanya beberapa hari setelah ia membuka akun Instagram pada Senin (12/1) lalu dan menggelar siaran langsung pertamanya pada malam hari itu. Momen itu menjadi penampilan resmi pertamanya sejak ADOR mengumumkan penghentian kontrak eksklusifnya.

Saat itu, firma hukum yang mewakili Danielle menyatakan bahwa siaran langsung tersebut "murni untuk berkomunikasi dengan penggemar dan tidak ada hubungannya dengan gugatan hukum yang saat ini sedang berjalan".

Di Instagram, meskipun hanya mem-follow kakaknya, akun Danielle langsung menarik perhatian besar, dan berhasil meraih 911.000 pengikut hanya dalam waktu empat hari. Angka tersebut menegaskan bahwa daya tariknya sebagai idol masih sangat kuat, bahkan setelah hengkang dari NewJeans.

ADOR sendiri sudah mengajukan gugatan hukum terhadap Danielle dengan tuntutan pemutusan kontrak eksklusif serta denda dan ganti rugi sebesar 43,1 miliar won, atau sekitar hampir Rp500 miliar. Kasus ini puin menjadi salah satu gugatan hukum yang paling banyak disorot di industri K-pop.

Dengan ekspansi media sosialnya yang kini merambah China, para penggemar terus memantau langkah selanjutnya dari Danielle, apakah babak baru dalam karier bermusiknya akan berlangsung di luar Korea, di tengah proses hukum yang masih terus berlangsung. 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps(da)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan