Skip to main content
Iklan

Lifestyle

'Lebih dari 4 kali': Suami laporkan Chikita Meidy atas dugaan KDRT

Salah satu kekerasan diduga terjadi pada Februari 2025, saat Chikita dan suami bertengkar hanya karena pembelian iPad untuk anak tanpa izin terlebih dulu. 

'Lebih dari 4 kali': Suami laporkan Chikita Meidy atas dugaan KDRT

Mantan penyanyi cilik Chikita Meidy dalam unggahan bersama suami dan anaknya. (Foto: Instagram/@chikitameidy)

30 Jun 2025 04:31PM (Diperbarui: 30 Jun 2025 04:34PM)

JAKARTA: Rumah tangga mantan penyanyi cilik Chikita Meidy kini sedang diterpa prahara. Sang suami, Indra Adhitya Rachim, resmi melaporkan Chikita ke kepolisian atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Laporan tersebut telah terdaftar di Polresta Tangerang dan saat ini sedang dalam tahap penyelidikan oleh Satreskrim setempat pada Senin (30/6), menurut laporan Detik. 

"Iya ada laporannya di Polresta Tangerang," ujar Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa.

Ia juga menambahkan, "KDRT yang dilaporkan. Pelapor IA, terlapornya CC, AK. Dari laporan yang masuk di SPKT."

Meskipun pihak kepolisian belum mengungkap identitas lengkap pelapor, informasi yang beredar menyebutkan bahwa Indra Adhitya, suami Chikita, adalah pihak yang melaporkan kasus ini.

Pengacara Indra, Raidin Anom, menegaskan bahwa dugaan kekerasan bukan hanya terjadi satu kali dalam pernikahan mereka yang telah berjalan empat tahun. 

Menurutnya, konflik dan kekerasan sudah terjadi berkali-kali selama mereka hidup bersama.

"Ya, sebenarnya begini, ini kan peristiwa hukumnya bukan sekali, selama tenggat waktu pernikahan, ke 4 tahun. Iya, keributannya bahkan lebih dari 4 kali, lima kali," ujar Raidin, dikutip dari Kumparan.

Mantan penyanyi cilik Chikita Meidy dalam unggahan bersama suami dan anaknya. (Foto: Instagram/@chikitameidy)

Ia juga menambahkan bahwa bentuk kekerasan yang dialami Indra bukan hanya secara emosional, tetapi juga secara fisik. 

"Seorang suami mengalami kekerasan dalam rumah tangga bukan hanya soal psikis tapi juga masuk kekerasan fisik. Itulah yang dianggap penting, sesuai dengan kemarin yang saya katakan dalam somasi. Yang penting hukum harus ditegakkan," lanjut Raidin.

Salah satu insiden terakhir yang memicu pelaporan ini terjadi pada Februari 2025, ketika keduanya berselisih hanya karena masalah pembelian iPad untuk anak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. 

Usai kejadian tersebut, Indra memutuskan untuk meninggalkan rumah dan hingga kini masih hidup terpisah dari Chikita. 

Satu hari setelah keluar dari rumah, Indra menjalani visum di RS Siloam Karawaci sebagai bukti awal dugaan kekerasan tersebut.

Indra mengaku awalnya tidak berniat membawa permasalahan ini ke ranah hukum. Namun karena somasi yang dikirimkan tidak mendapatkan respons dari pihak Chikita, ia merasa tidak ada pilihan lain selain membuat laporan resmi.

"Karena sebelumnya kita sudah mengirimkan somasi, ya, cuma sepertinya tidak ada iktikad baik untuk datang mediasi, jadi kita tempuh jalur sesuai prosedur," jelas Indra.

Ia juga menegaskan bahwa saat awal keluar rumah, komunikasi dengan Chikita masih sempat terjalin. 

"Keluar rumah saat itu masih komunikasi, nafkah pun masih jalan, kita pernah jalan bareng segala macem. Pas berita di-up ini sudah lost contact," ungkapnya, dikutip dari Jawa Pos. 

Ketika ditanya apakah ia bersedia memaafkan Chikita jika ada permintaan maaf atau akan mencabut laporan, Indra menjawab singkat, "Saya belum tahu. Lihat saja nanti. Untuk sekarang biar hukum berproses dulu."

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan