Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Cha Eun-woo diduga hindari pajak hingga Rp200 miliar, dibantu perusahaan bentukan sang ibu

Sang ibu mendirikan perusahaan yang hanya berisi satu orang, diduga untuk mengurangi pajak penghasilan yang harus dibayar.

Cha Eun-woo diduga hindari pajak hingga Rp200 miliar, dibantu perusahaan bentukan sang ibu

Salah satu adegan dalam film konser Cha Eun-woo VR Concert: Memories. (Foto: Dok. Amaze VR)

Aktor Korea Selatan sekaligus member grup K-pop Astro, Cha Eun-woo, saat ini tengah diselidiki oleh Badan Pajak Nasional Korea Selatan (NTS) terkait dugaan penghindaran pajak senilai 20 miliar won, atau sekitar Rp229 miliar.

Idol berusia 28 tahun itu menjalani penyelidikan intensif tahun lalu oleh Divisi Investigasi 4 Kantor Pajak Regional Seoul, unit yang biasanya menangani kasus penghindaran pajak berskala besar, menurut laporan media Korea, Edaily, pada Kamis (22/1).

udit tersebut dilakukan pada Juli 2025, sebelum Cha menjalani wajib militer. Setelahnya, NTS memberi tahu Cha bahwa ia harus membayar pajak tambahan, termasuk pajak penghasilan, atas dugaan penghindaran pajak tersebut.

Dugaan ini berpusat pada agensi satu orang yang didirikan oleh ibu Cha. Meski aktor sekaligus penyanyi itu berada di bawah naungan agensi manajemen Fantagio, penyidik menemukan adanya perusahaan terpisah yang didirikan oleh sang ibu dan ditempatkan di antara Cha dan Fantagio melalui kontrak jasa.

Skema ini membuat pendapatan Cha terbagi antara Fantagio, perusahaan satu orang tersebut, dan Cha sendiri.

Otoritas pajak menyimpulkan bahwa perusahaan tersebut tidak memberikan layanan nyata apa pun dan merupakan "perusahaan kertas" yang dibuat untuk mengurangi pajak penghasilan yang harus dibayar.

Di Korea Selatan, tarif pajak badan perusahaan jauh lebih rendah dibandingkan tarif pajak penghasilan pribadi yang bisa mencapai 45 persen.

Menurut otoritas terkait, "Alamat terdaftar perusahaan tersebut berada di daerah terpencil di Pulau Ganghwa, yang tidak terlihat cocok untuk bisnis hiburan, dan sulit disebut sebagai kantor sebenarnya."

Akibat temuan ini, Cha dan ibunya dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Otoritas pajak menyimpulkan bahwa keuntungan finansial yang diperoleh melalui perusahaan tersebut pada akhirnya kembali ke Cha sendiri. Jumlah pajak penghasilan yang tidak dibayarkan oleh Cha mencapai 20 miliar won, atau sekitar Rp229 miliar.

Dampaknya juga dirasakan oleh Fantagio. Setelah ditentukan bahwa agensi tersebut memproses faktur pajak palsu yang diterbitkan oleh perusahaan milik ibu Cha, Fantagio dikenai pajak tambahan sebesar 8,2 miliar won oleh Kantor Pajak Regional Seoul pada Agustus 2025.

Fantagio merilis pernyataan pada Kamis (22/1) yang menyebutkan, "Masalah ini belum ditetapkan atau diberitahukan secara final, dan kami berencana untuk secara aktif menjelaskan posisi kami melalui prosedur hukum yang sah terkait isu penafsiran dan penerapan hukum."

Agensi tersebut menambahkan bahwa Cha dan para perwakilannya akan bekerja sama dengan penyelidikan yang sedang berlangsung, serta menyatakan bahwa sang aktor akan "terus, sebagai warga negara ini, dengan setia memenuhi kewajiban pelaporan pajak dan kewajiban hukumnya".

Saat ini, Cha tengah menjalani kewajiban militernya dan dijadwalkan akan menyelesaikan tugas tersebut pada Januari 2027.

Source: CNA/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan