Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Konser BTS di Korea picu lonjakan belanja fans luar negeri hingga Rp644,5 miliar

Transaksi puluhan ribu fans asing akomodasi, transportasi, dan konsumsi saat konser BTS di Korea Selatan telah menggerakkan ekonomi di sekitar venue.

Konser BTS di Korea picu lonjakan belanja fans luar negeri hingga Rp644,5 miliar

Grup K-pop BTS tampil dalam konser ‘BTS The Comeback Live Arirang’ di pusat kota Seoul, Korea Selatan, pada 21 Maret 2026. (Foto: BIGHIT MUSIC/Netflix/via REUTERS)

Serangkaian konser BTS di Korea Selatan memicu lonjakan besar pengeluaran penggemar internasional mereka. Data terbaru menunjukkan, transaksi kartu kredit dari fans luar negeri menembus 55,5 miliar won (sekitar Rp644,5 miliar), sekaligus mengubah pola bisnis di sekitar lokasi konser.

Seperti dilaporkan Korea Times pada Kamis (16/4), Hana Card merilis hasil analisis terhadap transaksi kartu asing selama tiga konser BTS di Stadion Goyang. Hasilnya, menemukan sekitar 30.000 pengunjung dari luar negeri melakukan transaksi pembelian selama periode acara.

Dengan asumsi konservatif jumlah pengunjung tersebut, total belanja—mulai dari tiket pesawat, akomodasi, makan, hingga belanja ritel—diperkirakan melampaui Rp644,5 miliar. Angka ini bisa naik menjadi 74 miliar won (sekitar Rp859 miliar) jika jumlah pengunjung mencapai 40.000 orang, dan bahkan menyentuh 92,6 miliar won (Rp1 triliun) jika mencapai 50.000 orang.

Rata-rata, setiap penggemar membeli 2 tiket konser. Ini mencerminkan tren fans yang datang berkelompok atau menonton lebih dari sekali.

 

Dari sisi asal negara, penggemar asal Jepang mendominasi dengan porsi 32 persen dari total fans asing. Disusul Taiwan (12 persen), Filipina (7 persen), Hong Kong (5 persen), dan Amerika Serikat (5 persen). Secara keseluruhan, lebih dari 75 persen pengunjung berasal dari Asia.

Dampaknya terasa langsung di sekitar lokasi konser. Selama pekan acara pada 6–12 April, transaksi kartu asing di area Stadion Goyang melonjak hingga 807 persen dibandingkan minggu sebelumnya, sementara total nilai belanja naik 231 persen.

Jumlah kartu yang digunakan bahkan meroket 1.252 persen. Kenaikan paling signifikan terjadi di toko serba ada (naik 1.069 persen) dan kafe (naik 1.109 persen). Pengeluaran di restoran meningkat 600 persen, sementara belanja ritel naik 629 persen.

 

Grup K-pop BTS tiba di konser BTS The Comeback Live Arirang di pusat kota Seoul, Korea Selatan, pada 21 Maret 2026. (Foto: Dok. Netflix)

Hana Card menilai, pola ini menunjukkan bagaimana lonjakan belanja dalam waktu singkat di sekitar venue konser bisa langsung menguntungkan usaha kecil dan pelaku ritel lokal.

Menariknya, pola pengeluaran fans konser juga berbeda dari turis biasa. Rata-rata pengeluaran per orang untuk akomodasi mencapai 480.000 won (Rp557.000) dan tiket pesawat 616.000 won (Rp7,1 juta)—lebih tinggi dibanding wisatawan pada umumnya. Sebaliknya, belanja ritel hanya sekitar 314.000 won (Rp3,6 juta), lebih rendah dari turis biasa.

Namun, pengeluaran di minimarket dan kafe justru lebih tinggi, menandakan aktivitas konsumsi yang lebih terpusat di sekitar lokasi konser.

Hana Card menegaskan, konser K-pop berskala besar seperti BTS tidak hanya menghasilkan pendapatan dari penjualan tiket, tetapi juga membawa dampak ekonomi signifikan dalam waktu singkat melalui belanja besar dari pengunjung internasional.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ar(da)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan