Kontroversi tiada henti, Kanye West dan Bianca Censori akhirnya bercerai?
Bianca dikabarkan sudah benar-benar muak dengan tingkah laku rapper yang mengaku punya "kendali penuh atas istrinya" itu.
Rapper Kanye West dan istrinya, Bianca Censori, berpose di karpet merah dalam acara Penghargaan Grammy Tahunan ke-67 di Los Angeles, California, A.S., 2 Februari 2025. (Foto: REUTERS/Daniel Cole)
Kanye West dan istrinya, Bianca Censori, dikabarkan telah berpisah, menurut laporan yang beredar pada Kamis (13/2). Kabar ini menutup dua pekan penuh kontroversi bagi rapper yang karier cemerlangnya kini justru semakin kacau.
Menurut situs hiburan TMZ, pasangan ini telah mencari npeasihat hukum secara terpisah untuk mengajukan perceraian. Sementara itu, Daily Mail melaporkan bahwa arsitek berusia 30 tahun tersebut telah menyetujui pembayaran kompensasi sebesar US$5 juta (sekitar Rp77 miliar).
Laporan ini muncul hanya beberapa hari setelah pasangan tersebut menjadi sorotan akibat penampilan mengejutkan di karpet merah. Dalam acara tersebut, Censori tampil nyaris tanpa busana, berjalan menggandeng suaminya yang dikenal sebagai seorang pengusaha.
Aksi kontroversial mereka di Grammy Awards langsung menjadi viral dan menimbulkan kekhawatiran bahwa rapper sekaligus produser musik berusia 47 tahun itu telah memaksa istrinya untuk tampil demikian. Censori sendiri memang kerap terlihat mengenakan pakaian minim selama dua tahun pernikahan mereka.
Tak lama setelahnya, West—yang kini menyebut dirinya sebagai Ye—melakukan serangkaian unggahan penuh amarah di X (sebelumnya Twitter) selama beberapa hari.
Dalam salah satu unggahannya, ia menyebut dirinya sebagai "Nazi" dan mengklaim bahwa dirinya memiliki "kendali penuh" atas istrinya.
"Aku tidak memaksanya melakukan apa pun yang tidak ia inginkan, tapi dia jelas tidak akan bisa melakukannya tanpa persetujuanku," tulisnya dalam unggahan tanpa tanda baca, semuanya dalam huruf kapital.
Akun X miliknya tiba-tiba menghilang pada akhir pekan lalu. Tidak jelas apakah akun tersebut dihapus oleh pihak X atau sengaja dinonaktifkan oleh West sendiri.
Sementara itu, situs resmi West, Yeezy.com, juga ditutup pekan ini setelah mulai menjual kaos dengan gambar swastika di bagian depan.
Perusahaan e-commerce Shopify mengonfirmasi telah menghapus situs tersebut karena dianggap melanggar kebijakan mereka.
"Retailer ini telah melanggar aturan kami," kata perwakilan Shopify, dikutip dari Variety
Pada Kamis (13 Feb), situs tersebut hanya menampilkan pesan tulisan tangan berbunyi, "Yeezy stores coming soon".
Menurut laporan NBC News, insiden kaos swastika ini menjadi titik balik bagi Censori.
"Dia sudah muak," ujar seorang sumber kepada media tersebut.
"Kaos swastika itu adalah batas akhir baginya. Dia bilang pada Kanye bahwa itu bukan dirinya, dan dia tidak bisa terus dikaitkan dengan hal semacam itu.
"Dia tidak ingin jadi bagian dari kekacauan ini. Kanye yakin Bianca akan kembali padanya. Dia bilang istrinya hanya sedang marah, tapi saat ini Bianca sudah menegaskan bahwa dia benar-benar muak."
Namun, dalam laporan berbeda, The Hollywood Reporter mengutip pernyataan Milo Yiannopolous, figur sayap kanan yang disebut sebagai perwakilan pasangan tersebut. Ia membantah kabar perpisahan mereka.
"Ye dan Bianca saat ini ada di Los Angeles dan bersiap merayakan Hari Valentine bersama. Segala pengumuman tentang kehidupan pribadi mereka akan langsung datang dari mereka, bukan dari rumor tidak berdasar di media tabloid," kata Milo.
Kanye West sendiri sebelumnya menikah dengan bintang reality show Kim Kardashian. Pernikahan mereka berakhir dengan perceraian pada tahun 2022. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai empat anak.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.