Beyonce siap rilis album baru berjudul Act II: Cowboy Carter
Album ini akan dirilis pada tanggal 29 Maret 2024.
Reaksi Beyonce setelah memenangkan penghargaan pada ajang 50th NAACP Image Awards di California, AS, 30 Maret 2019. (REUTERS/Mario Anzuoni/File Photo)
Kabar penuh kejutan datang dari Beyonce yang pada Selasa (12/3) mengumumkan album terbarunya berjudul Act II: Cowboy Carter pada website resminya. Rilisan CD, vinil dan box set edisi terbatas album tersebut akan diluncurkan pada 29 Maret 2024.
Halaman utama website Beyonce menampilkan foto pelana kuda dengan selempang berwarna merah, putih dan biru yang bertuliskan "Country Carter." Pada halaman merchandise, Beyonce menempatkan serangkaian CD edisi terbatas dengan foto sampul alternatif yang menampilkan separuh wajahnya, bersama dengan empat varian vinil berwarna merah, putih, biru dan hitam. Sementara untuk edisi box set, akan ada sebuah lagu bonus dan kaos dengan judul album terpampang di bagian dada.
Menurut laporan Reuters, Beyonce pertama kali mengumumkan berita tentang albumnya bulan lalu setelah membintangi iklan pada ajang Super Bowl yang diakhiri dengan ucapan sang superstar: "Mereka sudah siap, luncurkan musik barunya."
Beyonce kemudian mengunggah video teaser di akun Instagram-nya yang memperlihatkan sebuah ikonografi bertuliskan "act ii". Album ini merupakan seri kedua dari proyek tiga album, yang dimulai dengan album Act I: Renaissance pada 2022 lalu.
Beyonce kemudian merilis dua lagu country baru berjudul Texas Hold 'Em dan 16 Carriages. Kedua lagu anyar tersebut membuat diva musik AS ini menjadi perempuan berkulit hitam pertama yang menduduki puncak tangga lagu Billboard untuk musik country, seperti dilaporkan AP.
Album Renaissance dan single-singlenya membuat Beyonce meraih empat Grammy Awards tahun lalu, yang membuatnya menorehkan rekor kemenangan terbanyak dalam kariernya dengan 32 penghargaan. Terlepas dari kesuksesannya selama bertahun-tahun, penyanyi berusia 42 tahun ini belum pernah meraih piala album terbaik di Grammy Awards.
Akhir tahun lalu, film berjudul Renaissance: A Film by Beyonce tayang perdana di puncak box office AS, menandai kali pertama sebuah film meraup pendapatan US$20 juta (Rp311 miliar) selama akhir pekan pertama bulan Desember yang biasanya sepi sejak tahun 2003. Menurut laporan Variety, film tersebut merupakan semi-dokumenter dan semi-film konser.