Skip to main content
Iklan

Lifestyle

'Menurutku sudah keterlaluan': Bernadya ungkap kekecewaan soal pelecehan di media sosial

Video kunjungan Bernadya ke Surabaya viral di TikTok dan YouTube, namun netizen di kolom komentar malah menyoroti fisiknya. 

'Menurutku sudah keterlaluan': Bernadya ungkap kekecewaan soal pelecehan di media sosial

Penyanyi Bernadya terkenal berkat lagu-lagu hits seperti Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan dan Kini Mereka Tahu. (Foto: Instagram/@bernadyaribka)

27 Sep 2024 12:25PM (Diperbarui: 27 Sep 2024 12:31PM)

Penyanyi muda yang sedang naik daun, Bernadya, buka suara di media sosial terkait berbagai komentar yang melecehkannya. Dalam sebuah video yang sempat diunggahnya ke Instagram namun kini sudah dihapus, Bernadya merasa komentar-komentar tersebut "sudah keterlaluan." 

Kejadian ini bermula ketika video kunjungannya ke Surabaya viral di platform seperti TikTok dan YouTube. Namun, di kolom komentar, netizen malah menyoroti fisik Bernadya. Hal ini tentu tidak relevan dengan konten video tersebut. 

Tak lama setelah itu, komentar-komentar bernada pelecehan mulai bermunculan, bahkan hingga diunggah ulang di akun-akun lain.

Menanggapi masalah ini, Bernadya mengungkapkan rasa kecewa dan kesedihannya melalui unggahan video di Instagram. Ia mengawali video dengan menyebut komentar yang ditulis oleh netizen sudah melampaui batas, terutama karena video itu bukan diunggah olehnya, melainkan oleh pihak lain.

"Aku jarang banget speak up tentang ini. Cuma menurut aku sudah keterlaluan komen-komennya," ujar Bernadya dalam video tersebut, dikutip dari Detik. 

Penyanyi yang lahir pada tahun 2004 itu juga menyampaikan bahwa komentar-komentar tersebut baru dinonaktifkan setelah ribuan respons masuk. 

Ini membuat Bernadya merasa bahwa platform media sosial kurang sigap dalam menangani kasus-kasus seperti ini. Ia pun mengaku tidak bisa menutupi rasa sedihnya terkait situasi ini.

"Bahkan setelah komennya beribu dan isinya makin parah, kolom komentar baru dimatikan. Namun, videonya tetap tersebar di platform lain, dan aku sedih, jujur," tuturnya.

Selain Bernadya, label rekaman tempatnya bernaung, JUNI Records, juga ikut angkat bicara. Dalam pernyataan resmi di akun Instagram mereka, JUNI Records mengecam keras tindakan perundungan digital yang dialami Bernadya. 

Label tersebut menegaskan pentingnya menciptakan ruang digital yang aman dan inklusif bagi semua orang.

"Perundungan tidak mengenal ruang dan gender. Stop digital harassment," tegas JUNI Records.

"Ruang digital seharusnya aman untuk semua. Kami tidak memberi ruang bagi para pelaku digital harassment. Mari ciptakan ruang yang ramah dan inklusif #HargaiSemua," lanjut pernyataan itu.

Bernadya menyadari bahwa ia tidak bisa memaksa semua orang untuk berkata baik, tetapi ia berharap agar netizen lebih bijak dalam berkomentar. Ia menyarankan agar orang-orang mempertimbangkan dampak dari setiap komentar yang akan mereka tulis.

"Tidak ada yang bisa membatasi orang untuk berpikir apa, terserah. Wajar untuk berpikir apa pun tentang apa yang kamu lihat atau tonton," ujarnya. 

"Tapi kalau sekiranya itu bisa menyakiti hati orang lain atau bikin mereka tidak nyaman, simpan sendiri saja lain kali."

Pernyataan ini mencerminkan rasa frustasi Bernadya yang semakin besar atas fenomena perundungan dan pelecehan di dunia maya. Ia berharap agar netizen tidak dengan mudah menghakimi seseorang berdasarkan penampilan fisik dan lebih peduli terhadap perasaan orang lain.

Bernadya merupakan penyanyi yang kini tengah naik daun usai merilis album berjudul Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan pada 24 Juni 2024. 

Berbagai lagu dalam album itu menjadi hits dan wara-wiri di unggahan media sosial, termasuk lagu Kata Mereka Ini Berlebihan, Kini Mereka Tahu, Lama-Lama, hingga Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan.

Melalui album tersebut, Bernadya menyuarakan hubungan toksik hingga transisinya menuju kehidupan dewasa. 

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan