Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Bos agensi BTS diincar polisi, diduga menggelapkan dana investor

Melibatkan dana hingga ratusan miliar won, sejak November 2025 Bang memang sedang diselidiki polisi atas dugaan penipuan investor pada 2019 silam.

Bos agensi BTS diincar polisi, diduga menggelapkan dana investor

Bang Si-hyuk, Pemimpin HYBE, dalam diskusi klub Kwanhun di Seoul, Korea Selatan, pada 15 Maret 2023. (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)

Polisi Korea Selatan sedang mengupayakan penangkapan pengusaha musik sukses Bang Si-hyuk, yang merupakan pemimpin HYBE, raksasa musik di Korsel yang menaungi sejumlah grup K-pop, termasuk BTS. Penyelidikan awal menunjukkan Bang diduga meraup 190 miliar won, atau lebih dari US$100 juta (setara Rp1,7 triliun) secara ilegal dalam skema penipuan investor.

Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengonfirmasi bahwa mereka sudah meminta jaksa mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Bang ke pengadilan. Perwakilan dari agensi Bang, HYBE, belum menanggapi hal ini.

Sejak November lalu, Bang memang telah diselidiki polisi atas dugaan penipuan investor pada 2019 silam. Saat itu, Bang menyatakan HYBE tidak berencana untuk melantai di bursa, sehingga mendorong para investor menjual saham mereka ke sebuah dana private equity sebelum perusahaan tersebut melanjutkan penawaran umum perdana saham (IPO).

Polisi meyakini bahwa dana tersebut kemungkinan digunakan untuk membayar Bang sekitar 200 miliar won (Rp2,3 triliun) dalam kesepakatan yang menjanjikan 30 persen keuntungan dari penjualan saham setelah IPO.

Menurut laporan The Korea Times, di bawah Undang-Undang Pasar Modal Korea Selatan, keuntungan ilegal sebesar 5 miliar won atau lebih yang diperoleh melalui manipulasi dapat berujung pada hukuman minimal lima tahun penjara hingga hukuman seumur hidup.

Bang merupakan seorang eksekutif musik dan produser yang mendirikan HYBE dengan nama Big Hit Entertainment pada 2005. Selama ini, Bang dipandang sebagai salah satu figur paling berpengaruh di industri K-pop.

Di bawah kepemimpinannya, HYBE menaungi sejumlah artis K-pop populer, termasuk BTS, SEVENTEEN, Le Sserafim, dan Katseye.

Masalah hukum yang dihadapi Bang menjadi pukulan besar dari sisi "PR" bagi HYBE, terutama karena BTS saat ini tengah menjalani tur global setelah hampir empat tahun hiatus karena para anggotanya menjalani wajib militer.

BTS tampil di hadapan puluhan ribu penggemar internasional dalam konser comeback gratis di Seoul bulan lalu. Grup K-pop paling populer ini juga menggelar beberapa konser di kota Goyang, Korea Selatan, serta Tokyo.

BTS juga dijadwalkan membuka rangkaian acara di Amerika Serikat dengan konser di Tampa, Florida, pada akhir bulan ini.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps(ar)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan