Badarawuhi tayang di AS, bawa kengerian mistik tarian Jawa mendunia
Film yang telah meraup 2 juta penonton ini mengusung tema horor berbalut kisah religi.
Film horor Indonesia, Badarawuhi di Desa Penari, yang tayang di Indonesia sejak 11 April 2024, akan tayang pula di bioskop Amerika Serikat pada pertengahan bulan April 2024 dengan judul "Dancing Village: The Curse Begins".
Penayangan perdana film ini digelar pada awal April lalu di bioskop studio IMAX MCA, Westfield Century City, Los Angeles, Amerika Serikat.
Penayangan di AS ini merupakan hasil kerja sama rumah produksi film tersebut, MD Pictures, dengan Lionsgate untuk mendistribusikan film ini secara global.
Merupakan prekuel dari film KKN di Desa Penari yang disutradarai oleh Awi Suryadi, Badarawuhi garapan Kimo Stamboel mengisahkan tentang Mila dan kerabatnya yang mencari Desa Penari di era 1980 untuk menyembuhkan penyakit ibunya.
Namun, dalam pencariannya, mereka justru mendapatkan teror dari Badarawuhi, sosok penari misterius yang kuat dan menjadi penunggu desa tersebut.
Produser sekaligus CEO MD Pictures, Manoj Punjabi, mengaku telah membuat strategi agar film ini dapat tayang secara global sejak tujuh tahun lalu.
Selama dua tahun terakhir, ia pun mulai gencar untuk menjalin komunikasi bersama beberapa perusahaan dan distributor besar di Hollywood. Hingga akhirnya, Lionsgate tertarik dengan apa yang diusulkan olehnya kala itu.
"Saya mau yang tepat, tahun lalu sudah ada ketertarikan (dari mereka) lalu pada Februari ini kita kasih lihat ke mereka lima menit pertama dari film (Sewu Dino) Sequence Zero. Padahal mereka mau lihat filmnya ya mentah pun gapapa, tapi saya gak mau jadi buru-buru beresin yang lima menit awal baru mereka percaya," ujar Manoj, dikutip dari Detik.
Manoj juga menyampaikan bahwa pemutaran perdana tersebut mendapat sambutan positif dari penonton Amerika Serikat. Antusias penonton terlihat saat beberapa pemain dan sutradara tiba di red carpet serta jumlah tamu undangan datang melebihi bangku yang disediakan, menurut laporan Antara.
Kerja sama di antara MD Pictures dan Lionsgate memberikan harapan adanya berbagai peluang film-film Indonesia lainnya dapat ditanyangkan di AS.
Sementara di Indonesia, sejak penanyangannya pada musim libur Lebaran lalu, film ini telah dinikmati oleh lebih dari dua juta penonton pada hari ke-6 penayangan.
Pada hari pertama tayang, film ini ditonton 344.507 penonton, menurut laporan CNN Indonesia.
Banyaknya layar bioskop yang menayangkan film ini semakin memperbesar kemungkinan Badarawuhi mencetak rekor lainnya terkait jumlah penonton.
Meskipun demikian, film ini bersaing dengan Siksa Kubur garapan sutradara Joko Anwar yang juga tayang pada musim libur Idulfitri. Kedua film itu juga mengusung tema yang serupa, yakni horor yang dibumbui kisah religi.