Disoraki penonton saat tampil, Ashanty klarifikasi soal walk out di GBK
Grup Anang and Friends melakukan walk out di Stadion GBK saat Timnas Indonesia melawan Filipina.
Ashanty mengklarifikasi insiden walk out grup Anang and Friends ketika tampil pada laga Timnas Indonesia melawan Filipina di Stadiun Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (11/6).
Melalui akun Instagram miliknya, Ashanty menjelaskan awal mula ia dan sang suami diminta sebagai penampil sebagai salah satu pengisi acara dalam laga sepak bola tersebut.
Pihaknya menyambut tawaran tersebut dan akan tampil sebagai grup Anang and Friends, yang terdiri dari Anang, Ashanty, Syafril Harsani, Adrijati Indi, dan Carmen Gloria Valentin Wantah.
Ashanty mengaku pihaknya dari awal sudah merasa lagu-lagu mereka kurang cocok untuk mengiringi suasana di stadion sepak bola.
"Namun karena memang kami sangat bangga dan support terhadap timnas Indonesia, maka kami menerima dan mengikuti semua aturan dan ketentuan dari panitia penyelenggara," tulis Ashanty.
Ia melanjutkan bahwa pihaknya mengikuti semua instruksi yang diberikan panitia, baik dalam pemilihan lagu, durasi lagu, waktu check sound, dan seluruh detail acara.
Ia juga mengungkapkan bahwa "Kami murni terlibat sebagai pendukung tanpa ada pembayaran sedikit pun."
Ashanty menjelaskan bahwa sesuai kesepakatan dengan panitia penyelenggara, akan ada tiga lagu yang dibawakan, yakni lagu Indonesia Pusaka sebagai lagu wajib yang dinyanyikan bukan pada saat live tv sehingga mungkin tidak banyak penonton yang melihat, lagu Kebyar-kebyar dan satu lagu dari Anang.
"Jujur, ini yang paling membuat kita galau, sampai kita tanya berkali-kali [ke panitia], karena lagu kita semua slow dan [bertema] cinta-cintaan," ujar Ashanty.
"Akhirnya kita memilih lagu Mas Anang yang beat, yaitu Rindu Ini, karena diminta lagu dari penyanyinya dan bukan lagu kebangsaan. Sampai akhirnya disetujui dan dijadikan rundown," tuturnya.
Laga antara Indonesia dan Filipina dimenangkan oleh Tim Garuda dengan skor 2-0. Euforia kemenangan pun tak terelekkan di antara para penonton dan pendukung di stadion.
Saat itu pihak Anang dan Ashanty melihat bahwa lagu yang mereka bawakan tidak akan sesuai dengan euforia penonton di stadion.
"Bahkan ketika lagu pertama Kebyar-Kebyar berakhir, kami sudah meminta untuk distop saja lagu kedua... Namun mungkin karena panitia acara juga mempersiapkan acara tersebut, mereka melanjutkan sesuai dengan rundown acara...," tulisnya.
Ketika akhirnya harus tampil, grup ini sudah meminta panitia untuk menghentikan lagu.
"Minus one terus diputar sampai akhirnya kami beberapa kali menoleh minta stop, dan kami akhirnya kebelakang meminta panitia untuk stop," tulisnya.
Ashanty juga meluruskan dugaan bahwa penampilan mereka dihentikan secara paksa oleh panitia.
"Jadi bukan diberhentikan, tetapi kami yang meminta dihentikan karena suasana yang kami liat sdh tidak sesuai momentum," ujarnya.
Melalui klarifikasi ini, Ashanty mengaku, "Tidak ada niatan sedikit pun untuk menodai malam kemenangan dengan menyanyikan lagu yang tidak sesuai, apalagi pergi meninggalkan arena."
"Ini juga salah kami yang seharusnya mempelajari kultur dan budaya apa yg harus dilakukan saat terjadi hal ini," pungkasnya.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.