Apple rilis grip MagSafe limited edition untuk iPhone yang ramah disabilitas
Kolaborasi Apple dan seniman Bailey Hikawa ini berfungsi sebagai grip sekaligus stand. Bukan hanya stylish, aksesoris ini diklaim membantu penyandang disabilitas.
Apple merilis grip MagSafe untuk iPhone untuk mempermudah penggunaan bagi penyandang disabilitas. (Foto: Dok. Apple)
Apple baru saja merilis Hikawa Phone Grip & Stand, aksesori MagSafe edisi terbatas yang dirancang dengan masukan langsung dari penyandang disabilitas. Grip MagSafe untuk iPhone ini dirancang untuk membuat pengalaman menggunakan iPhone terasa lebih nyaman bagi para pengguna dengan berbagai kondisi motorik tangan.
Apple bekerja sama dengan seniman sekaligus desainer Bailey Hikawa untuk menghadirkan aksesori yang dibanderol seharga US$69,95 (sekitar Rp1,1 juta) dan sudah tersedia di Apple Store, meskipun tercantum sebagai edisi terbatas.
Stand ini hadir dalam dua varian warna dari Apple, yaitu Brat Green dan Speckled Stone finish. Sementara itu, dari toko milik Hikawa sendiri tersedia opsi tambahan seperti biru dan blurple berpola swirl.
Semua varian dibuat dari bahan silikon bertekstur lembut (soft-touch), menurut laporan The Verge.
Aksesori ini menempel secara magnetik ke bagian belakang iPhone melalui MagSafe, dan bisa berfungsi ganda sebagai pegangan maupun penyangga ponsel, baik dalam posisi horizontal maupun vertikal.
Grip ini menggunakan sistem MagSafe untuk menempel pada iPhone yang mendukung MagSafe, dapat dilepas dengan mudah. Desainnya terinspirasi dari seni patung modern dan hadir dalam dua warna: Chartreuse dan Crater, di mana varian Crater menggunakan material daur ulang.
Menurut pernyataan resmi Apple, desain produk ini dibuat dengan "masukan langsung dari individu dengan disabilitas yang memengaruhi kekuatan otot, ketangkasan, dan kontrol tangan."
Hikawa menjelaskan bahwa grip ini "dirancang untuk mendukung berbagai cara memegang iPhone sekaligus mengurangi usaha yang dibutuhkan untuk menjaga ponsel tetap stabil."
Namun, ia juga menekankan di situs pribadinya bahwa "tidak semua kebutuhan adaptif bisa dipenuhi oleh satu perangkat."
Seniman yang menjalankan studio di Los Angeles ini terkenal pernah memproduksi casing ponsel dengan desain tebal dan struktural, serta kursi toilet dekoratif.
"Ada kebahagiaan tersendiri saat seseorang berkata bahwa produk ini sangat membantu, bahwa mereka tidak bisa hidup tanpanya, bahwa ini terasa nyaman di tangan, dan mereka tidak percaya belum pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya," kata Hikawa kepada Elle Decor.
"Ini merupakan awal dari lebih banyak inovasi ke depan untuk segala jenis tubuh," ujarnya menambahkan.
Apple menyebut peluncuran grip ini sebagai perayaan 40 tahun perjalanan perusahaan dalam bidang aksesibilitas.
Produk ini juga menjadi kolaborasi aksesori kedua Apple dalam beberapa minggu terakhir, setelah sebelumnya mereka merilis tas ponsel crossbody rajutan hasil kerja sama dengan Issey Miyake.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.