Apple rilis 'kaus kaki' iPhone seharga Rp3,8 juta, langsung sold out
Bentuknya mirip kaus kaki rajut, tapi kolaborasi Apple dan Issey Miyake diserbu penggemar meskipun dibanderol dengan harga yang setara dengan ponsel Android kelas menengah.
Apple merilis Pocket, tas rajut untuk membawa iPhone. (Foto: Dok. Apple)
Apple baru saja bekerja sama dengan brand fashion asal Jepang, Issey Miyake, untuk merilis iPhone Pocket, aksesori rajutan edisi terbatas yang dirancang khusus sebagai tempat iPhone. Merchandise yang viral karena bentuknya mirip kaus kaki ini langsung habis diserbu pembeli, meskipun harganya mencapai US$230 atau sekitar Rp3,8 juta.
Aksesori ini mulai dijual di toko online Apple pada akhir pekan lalu di Amerika Serikat, Prancis, Tiongkok, Italia, Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Inggris.
iPhone Pocket hadir dalam dua ukuran, pendek dan panjang, dengan pilihan warna-warna cerah. Versi pendek dibanderol US$150 (sekitar Rp2,4 juta) dan tersedia dalam warna Lemon, Mandarin, Purple, Pink, Peacock, Sapphire, Cinnamon, dan Black. Tiga warna terakhir juga tersedia dalam versi panjang yang dijual seharga US$230 (sekitar Rp3,7 juta).
iPhone Pocket dirancang agar multifungsi. Ia bisa menutup seluruh iPhone, tapi juga cukup elastis untuk ditarik agar kamu bisa mengintip layar atau menaruh barang tambahan. Aksesori ini bisa digenggam, diikat ke tas, atau langsung dikenakan di tubuh.
"Dibuat di Jepang, iPhone Pocket menampilkan konstruksi rajutan 3D tunggal hasil riset dan pengembangan di ISSEY MIYAKE. Desainnya terinspirasi dari konsep 'a piece of cloth' dan menafsirkan ulang fungsi sehari-hari dari pakaian pleats ikonik milik brand tersebut," bunyi pernyataan Apple.
"Pengembangan dan desain iPhone Pocket dilakukan melalui kolaborasi erat dengan Apple Design Studio, yang memberikan masukan tentang desain dan produksi di setiap tahap," lanjut pernyataan Apple.
Karena ini adalah aksesori edisi terbatas, belum ada kepastian apakah Apple akan menambah stok iPhone Pocket setelah stok global benar-benar habis.
Bagi banyak penggemar, daya tarik iPhone Pocket bukan soal fungsi, tapi soal memiliki karya dari dua brand berpengaruh, yakni Apple dan Issey Miyake. Desainer asal New York, Lee Aizner, menyebut desain ini "keren banget" dan karena produk ini langsung sold out, semakin membuat banyak orang tertarik memilikinya, menurut laporan Mint.
Selain bisa menampung barang tambahan seperti AirPods atau lip balm, bentuk iPhone Pocket yang unik seperti sabuk karate memungkinkan berbagai variasi pemakaian, bisa crossbody, digenggam, atau digantung di tas, membuatnya terasa lebih seperti produk fashion ketimbang aksesoris gadget.
Namun bagi pengkritik, iPhone Pocket disebut lebih mirip kaus kaki warna-warni yang kerap tren seiring meningkatkan popularitas olahraga lari. Banyak pengguna Reddit yang menyebut produk ini sebagai "iSock", pelesetan untuk berbagai produk Apple, menurut Mac Rumors.
Bagaimana menurutmu, apakah kamu akan ikut berburu kalau iPhone Pocket ini dirilis di Indonesia?
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.