Viral tren 'Aura Farming' dari Pacu Jalur, apa sih artinya?
Luna Maya ikut berjoget, begitu juga kekasih Taylor Swift, DJ Aoki, sejumlah pemain sepak bola serta para PNS. Bahkan Wakil Presiden Gibran pun tak ketinggalan. Sebenarnya, apa arti tren Aura Farming dan bagaimana bisa viral hingga mendunia?
Tren viral berjoget Aura Farming yang terinspirasi dari perlombaan Pacu Jalur di Provinsi Riau. (Foto: Instagram/@kominfo.riau)
Tren baru bernama "aura farming" tengah mencuri perhatian warganet dunia, termasuk para selebritas global. Yang paling mengejutkan, tren ini rupanya berasal dari sebuah tradisi budaya khas Provinsi Riau: Pacu Jalur.
Fenomena "aura farming" ini merujuk pada momen ketika seseorang terlihat memancarkan pesona atau aura positifnya secara maksimal—baik dari gerakan tubuh, ekspresi wajah, maupun energi yang ditampilkan di video.
Istilah ini ramai digunakan di TikTok untuk menggambarkan aksi atau penampilan yang dinilai "memanen" aura seseorang secara maksimal, hingga terlihat karismatik, percaya diri, dan berdaya tarik kuat.
Yang membuatnya lebih menarik, sumber inspirasi tren ini berasal dari Tari Anak Coki—tarian khas yang menjadi bagian dari lomba dayung tradisional Pacu Jalur di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
APA ITU PACU JALUR?
Pacu Jalur sendiri merupakan tradisi yang telah berakar sejak abad ke-17, awalnya sebagai bagian dari ritual kerajaan, kemudian berkembang menjadi ajang perlombaan rakyat.
Laman Kota Jalur merekam jejaknya sejak abad ke‑17, ketika jalur — perahu kayu sepanjang 25‑40 meter — menjadi transportasi utama warga di sepanjang Sungai Kuantan.
Pada masa kolonial Belanda, balapan perahu tradisional ini digunakan untuk kenduri rakyat dan perayaan ulang tahun Ratu Wilhelmina, yang tadinya diperingati setiap tanggal 31 Agustus.
Kini, festival rutin tiap Agustus itu berlangsung di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, memanggungkan ratusan perahu berawak 40‑60 atlet dayung, dentuman meriam pembuka, dan satu penari di setiap haluan.
Acara ini pun telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan sejak 2020 menjadi bagian dari kalender pariwisata nasional.
Antusiasme terhadap festival ini luar biasa. Tahun 2019, misalnya, tercatat lebih dari 50 perahu dan 750 pendayung berpartisipasi, dengan penonton yang membeludak hingga ratusan ribu orang.
Pemerintah setempat pun secara aktif menjadikan Pacu Jalur sebagai salah satu daya tarik wisata unggulan di Riau.
ASAL MULA VIRAL
Dalam perlombaan itu, tim perahu membawa seorang penari cilik di haluan untuk membakar semangat para pendayung. Sosok inilah yang disebut Anak Coki.
Salah satu penampilan Anak Coki yang viral belakangan ini datang dari seorang anak bernama Dika. Mengenakan kacamata hitam dan pakaian adat serba hitam, Dika tampil lincah menari di ujung perahu tim Tuah Koghi sambil menjaga keseimbangan di atas aliran sungai.
Aksinya yang karismatik dan penuh energi ini sontak viral di media sosial, ditonton jutaan kali, dan menuai pujian dari berbagai penjuru dunia.
Aura percaya diri Dika dalam menari dianggap begitu kuat hingga warganet menjulukinya sebagai "aura boy" dan menyebut penampilannya sebagai bentuk sempurna dari "aura farming".
SIAPA SAJA YANG IKUTAN AURA FARMING?
Tak butuh waktu lama hingga video Dika diunggah ulang oleh akun-akun resmi klub besar sepak bola dunia seperti Paris Saint-Germain (PSG) dan AC Milan.
Kepopuleran tren ini terus berlangsung. Pemain NFL Amerika Serikat dan kekasih Taylor Swift, Travis Kelce, ikut-ikutan membuat video mengikuti tren ini di TikTok pada Rabu (2/7) dengan caption, "Aura has been farmed". Tak lupa, Kelce juga menyematkan tagar #Indonesia #boatkid dan #aurafarming dalam unggahan itu.
Bukan meredup, tren Aura Farming ternyata tambah viral. Artis Luna Maya mengunggah aksinya berjoget Aura Farming pada Jumat (4/7), dengan caption "Local pride? Checked. Aura farming? Double checked!"
DJ internasional Steve Aoki tampak menari di tengah konsernya dengan membubuhkan caption aura farming di TikTok pada Minggu (6/7).
Sederet selebritas dalam negeri pun tak mau kalah. Tercatat, Ruben Onsu, Ayu Ting Ting, dan Wendy Cagur tampil kompak melakukan aura farming dalam sebuah unggahan di akun TikTok acara tersebut.
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, juga tak mau kalah. Dalam unggahan viral di Instagram, Gibran memakai teknologi AI untuk menirukan tarian khas Anak Coki, menegaskan bahwa konten kultur ini bisa menjadi 'diplomasi budaya digital'.
Dengan meledaknya tren "aura farming" ini, Pacu Jalur kini mendapat sorotan global. Tak hanya memperkuat posisi budaya lokal Indonesia di kancah internasional, fenomena ini juga menunjukkan bagaimana generasi muda seperti Dika mampu membawa tradisi ke era digital tanpa kehilangan identitas aslinya.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.