Sinopsis KPop Demon Hunters: Animasi idol pembasmi setan di Netflix, trending di 26 negara
Animasi yang mengantongi rating 96 persen di Rotten Tomatoes ini memikat dengan perpaduan genre yang tak biasa: idol K-pop, mitologi setan Korea, dan visual memukau.
Salah satu adengan dalam film animasi KPop Demon Hunters yang tayang di Netflix mulai Juni 2025. (Foto: Dok. Netflix)
KPop Demon Hunters, film animasi terbaru produksi Sony Pictures Animation yang didistribusikan oleh Netflix, saat ini sedang trending. Animasi ini memikat penonton dengan perpaduan genre yang tak biasa: idol K-pop, mitologi setan Korea, dan visual memukau.
Dirilis secara global pada akhir pekan lalu, film berdurasi 99 menit ini langsung melesat ke posisi No. 1 dalam kategori film global Netflix hanya dalam waktu tiga hari, menandai tonggak baru untuk konten kreatif bertema Korea.
Disutradarai oleh Maggie Kang dan Chris Appelhans, kisahnya berpusat pada Rumi, Mira, dan Zoey. Ketiganya merupakan anggota grup K-pop fiktif Huntrix, yang menjalani kehidupan ganda sebagai pemburu setan.
Siang hari mereka mengisi stadion dengan penampilan yang menggelegar, malam harinya mereka melindungi dunia dari ancaman supernatural.
Misi mereka mendadak berubah arah saat muncul boy band baru, Saja Boys, yang kemudian terungkap sebagai kelompok iblis berkekuatan besar.
BERTABUR BINTANG
Deretan pengisi suara kelas atas turut mendongkrak daya tarik film ini. Aktor Ahn Hyo-seop, yang dikenal lewat perannya di A Time Called You (2023) dan drama seperti Dr. Romantic 2 (2020) serta Business Proposal (2022), melakukan debut sulih suara berbahasa Inggris sebagai Jinu, pemimpin misterius dari Saja Boys.
Bintang Squid Game, Lee Byung-hun, menunjukkan kemampuannya yang serba bisa dengan menghidupkan karakter antagonis Gwi-Ma yang tangguh.
Anggota Huntrix disuarakan oleh Arden Cho, May Hong, dan Ji-young Yoo, aktor berdarah Korea-Amerika yang membawa kedalaman dan humor ke dalam karakter mereka.
Tak hanya itu, tiga anggota TWICE, yakni Jeongyeon, Jihyo, dan Chaeyoung, ikut menyumbangkan suara untuk lagu Huntrix berjudul Takedown dalam soundtrack asli film, menurut laporan The Korea Herald.
KENTAL BUDAYA KOREA
Yang benar-benar membedakan KPop Demon Hunters adalah estetikanya yang sangat kental dengan budaya Korea Selatan, dirangkai dengan mulus dalam narasi dan visual.
Film ini menampilkan sejumlah landmark ikonik Seoul seperti Menara N Seoul di Gunung Nam, Desa Hanok Bukchon, Taman Naksan, serta pemandangan kota yang megah untuk mengajak penonton menyelami jantung kehidupan Korea, menurut laporan The Korea Times.
Adegan-adegan yang menampilkan makanan khas Korea seperti gimbap (nasi gulung rumput laut), ramyeon (mi instan), dan gukbap (nasi dalam sup) turut mengundang audiens internasional untuk mengenal cita rasa keseharian masyarakat Korea.
Salah satu adegan yang sangat detail menunjukkan anggota Huntrix sedang menyantap gukbap, lengkap dengan sumpit yang ditata rapi di atas tisu, sebuah kebiasaan umum masyarakat Korea saat makan di restoran.
BANJIR PUJIAN
KPop Demon Hunters dipuji karena animasinya yang dinamis, musik yang memikat, dan keberhasilannya memadukan K-pop dengan spiritualitas serta cerita rakyat Korea secara kreatif.
Baik kritikus maupun penonton tampak sepakat soal daya tarik KPop Demon Hunters. Per 24 Juni, film ini mencatat skor 96 persen dari kritikus dan 91 persen dari penonton di Rotten Tomatoes.
The New York Times memuji film ini karena berhasil menciptakan "semesta orisinal yang memesona, lucu, dan artistik", dan menyebut bahwa "film ini paling lucu ketika menyindir budaya pop yang sangat diproduksi secara massal, mulai dari K-pop, drama Korea, hingga ajang pencarian bakat—hal-hal yang sebenarnya tidak pernah ingin direndahkan oleh film ini sendiri."
Menurut situs analisis streaming FlixPatrol, film animasi ini mencatat skor tontonan sebesar 771 pada hari Minggu lalu, mengungguli film di posisi kedua, Straw, yang mencetak skor 609.
Popularitas film ini juga tercermin dari dominasinya di tangga popularitas di 26 negara, termasuk Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, India, Meksiko, dan Hong Kong. Film ini juga masuk dalam Top 10 di 93 negara.
Keberhasilan KPop Demon Hunters kembali menegaskan keyakinan Netflix bahwa "cerita yang hebat bisa menyentuh siapa saja, di mana saja, tanpa memandang bahasa maupun budaya," seperti yang disampaikan oleh Kim Min-young, Kepala Divisi Konten Asia-Pasifik Netflix, awal tahun ini.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.