Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Bye-bye klise pangeran kaya, drakor kini angkat tokoh perempuan tangguh

Dari Queen of Tears, The Glory, hingga Tastefully Yours, para perempuan kuat kini jadi pusat cerita dalam K-drama. Tak lagi menunggu diselamatkan para chaebol, mereka kini dikisahkan memiliki kekuatan dan tujuan hidup sendiri.

Bye-bye klise pangeran kaya, drakor kini angkat tokoh perempuan tangguh

Salah satu adegan dalam drama Korea berjudul Tastefully Yours yang tayang di Netflix sejak Senin, 12 Mei 2025, menampilkan Kang Ha-neul dan Go Min-si. (Foto: Dok. Netflix)

24 Jun 2025 12:26PM (Diperbarui: 24 Jun 2025 12:37PM)

K-drama dulu dipenuhi dengan kisah klise gadis malang yang jatuh cinta pada pewaris chaebol (konglomerat keluarga) yang kaya raya, tampan, dan misterius. Namun, kini angin perubahan mulai bertiup kencang. Perempuan tangguh yang mandiri kini mengambil alih panggung utama, sementara tokoh pria justru hadir sebagai karakter pendukung yang lebih emosional dan kompleks.

Contohnya bisa dilihat di serial-serial terbaru, seperti Queen of Tears, The Glory, Tastefully Yours hingga Our Unwritten Seoul yang seluruhnya tayang di Netflix. Keempat drama ini menyoroti karakter perempuan yang kuat, profesional, dan emosionalnya matang. 

Dalam Tastefully Yours, tokoh utamanya adalah seorang koki perempuan yang andal, sementara di Our Unwritten Seoul, kita bertemu seorang pekerja kantoran yang mampu memimpin jalan ceritanya tanpa harus bergantung pada sosok pasangan romantis sebagai penyelamat atau sumber validasi diri.

Tren ini mencerminkan selera baru dari generasi muda yang mulai menolak stereotipe gender yang kaku. 

Tidak adanya 'kenaikan status' untuk tokoh perempuan memungkinkan eksplorasi yang lebih dalam terhadap emosi, rasa hormat timbal balik, dan perjalanan batin para karakter.

Alih-alih menampilkan karakter "candy girl" — tokoh perempuan manis dan lugu yang selalu diselamatkan oleh pria, seperti dalam Secret Garden atau Lovers in Paris — para tokoh utama perempuan masa kini justru hadir dengan kekuatan, keterampilan, dan harga diri yang sudah utuh sejak awal cerita.

Bahkan ketika sosok pria kaya mendekat dengan segala privilege-nya, sang tokoh perempuan masa kini tidak serta-merta tunduk.

Dalam Queen of Tears, salah satu K-drama paling hits tahun lalu, seorang perempuan pewaris chaebol justru jatuh cinta pada pria sederhana dan rela mempertaruhkan statusnya demi cinta.

Hal serupa juga terlihat di Encounter, ketika seorang CEO perempuan menjalin hubungan dengan karyawan pria yang jauh lebih muda.

Meskipun membalik peran gender tradisional, cerita-cerita seperti ini justru terasa segar dan memberdayakan. Tidak adanya "kenaikan status" untuk tokoh perempuan memungkinkan eksplorasi yang lebih dalam terhadap emosi, rasa hormat timbal balik, dan perjalanan batin para karakter.

Meskipun audiens global K-drama semakin luas berkat platform streaming, mayoritas penontonnya tetaplah perempuan. Perubahan dalam genre ini pun merefleksikan pergeseran sosial yang lebih besar, terutama meningkatnya eksistensi perempuan di dunia kerja. 

Alih-alih menjadi fantasi pelarian, tokoh-tokoh perempuan di drakor masa kini justru menjadi cermin dari ambisi dan realitas para penontonnya, menurut laporan The Korea Times. 

Barangkali contoh paling ikonik dari perubahan ini adalah serial The Glory di Netflix. Drama balas dendam ini mengangkat sosok perempuan tangguh yang sama sekali tidak memiliki alur romantis. 

Serial ini sukses secara global dan mendapat banyak pujian karena menampilkan tokoh utama perempuan yang kompleks. 

BBC bahkan menyoroti tren ini, menyebut The Glory serupa dengan Extraordinary Attorney Woo dan Doctor Cha, serial-serial yang membuktikan K-drama kini "menghadirkan perempuan-perempuan kuat dan kompleks yang mencerminkan perubahan sosial serta norma-norma baru di media."

Seiring masyarakat Korea mengalami transformasi, dramanya pun bergerak mengikuti. Bukan lagi tentang pangeran berkuda putih ataupun chaebol kaya-raya, tapi tentang perempuan yang berani menulis kisahnya sendiri.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan