Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Mengapa mendiang pengacara Hotma Sitompul dimakamkan secara militer?

"Aku yakin banget, papa pasti senang," ungkap putra Hotma, Ditho Sitompul, sembari menahan air mata.

Mengapa mendiang pengacara Hotma Sitompul dimakamkan secara militer?

Suasana pemakaman mendiang pengacara Hotma Sitompul. (Foto: Instagram/@lbhmawarsaronjakarta)

21 Apr 2025 12:29PM (Diperbarui: 21 Apr 2025 12:34PM)

KARAWANG: Pemakaman advokat senior Hotma Sitompul berlangsung dengan penuh haru di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu (19/4). Ia dimakamkan dengan upacara militer sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya di bidang hukum dan sosial.

Upacara kenegaraan ini telah dimulai sejak jenazah diberangkatkan dari rumah duka di kawasan Antasari, Jakarta Selatan. Setibanya di lokasi pemakaman, suasana khidmat semakin terasa saat prosesi militer dilangsungkan di hadapan keluarga dan kerabat dekat yang hadir.

"Hari ini rangkaian acaranya tadi pagi pihak keluarga menyerahkan Pak Hotma kepada negara," ujar Philipus Sitepu, rekan sekaligus juru bicara keluarga, usai prosesi pemakaman. 

Philipus menjelaskan bahwa penghormatan ini layak diberikan kepada Hotma karena dedikasinya yang tak tergantikan dalam memperjuangkan keadilan bagi masyarakat kurang mampu. 

"Beliau menerima Satya Lencana Kebaktian Sosial, karena mendirikan LBH Mawar Saron pada tahun 2002 dan sudah membantu puluhan ribu warga miskin yang membutuhkan bantuan hukum. Maka itu tadi acaranya bersifat kenegaraan dan dipimpin oleh militer," imbuhnya, seperti dikutip dari Kumparan.

Hotma pernah dianugerahi Satya Lencana Kebaktian Sosial oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, pada tahun 2013.

"Kenapa diberikan, karena Pak Hotma mendirikan LBH Mawar Saron di tahun 2002 dan sudah memberikan bantuan hukum pada warga miskin yang tidak mampu dan sudah puluhan ribu yang dibantu," ungkapnya. 

Philipus juga menyampaikan bahwa tempat peristirahatan terakhir Hotma dipersiapkan oleh para alumni LBH Mawar Saron sebagai bentuk penghormatan terakhir. 

"Alumni LBH Mawar Saron yang menyiapkan tempat Bapak di sini, semuanya disiapkan oleh alumni LBH Mawar Saron sebagai bentuk penghormatan kepada Pak Hotma Sitompul," katanya.

'PAPA PASTI SENANG'

Putra Hotma, Ditho Sitompul, juga mengungkapkan bahwa sang ayah semasa hidupnya pernah menyatakan keinginannya untuk dimakamkan secara militer. 

Menurut Ditho, Hotma pernah menjabat sebagai penasihat TNI-Polri dan sangat menghargai upacara-upacara kenegaraan.

"Papa dulu merupakan tim penasihat TNI-Polri. Beliau selalu senang kalau ada upacara militer seperti itu. Pernah bilang ke saya, 'lihat deh To, nanti kalau papa meninggal bisa dapat prosesi upacara militer karena dapat Satya Lencana'. Dan hari ini mimpi itu terwujud," ungkap Ditho mengenang.

Ditho meyakini, ayahnya akan merasa bahagia dengan prosesi pemakaman tersebut. "Aku yakin banget, papa seneng banget sama yang kayak gini," katanya sambil menahan air mata. 

"Papa suka hal-hal seremonial seperti ini," lanjutnya, dikutip dari Detik.

Menurut Ditho, penghormatan tersebut sangat layak diterima karena selama hidupnya, Hotma telah memberikan bantuan hukum kepada banyak kalangan yang kurang mampu. 

"Kami melihat, banyak sekali orang yang mengucap syukur atas bantuan dari papa, atas pertolongan dari papa. Tindakan nyata dari papa untuk rekan-rekan sekalian itu membuat kami semakin bersyukur punya papa atau ayah seperti bapak Hotma Sitompul," ujarnya.

Hotma Sitompul lahir di Tanah Karo pada 30 November 1956, dan dikenal luas karena kiprahnya dalam menangani berbagai perkara hukum besar. 

Ia pernah menjadi kuasa hukum dalam kasus kematian aktivis HAM Munir, kasus penggelapan pajak Gayus Tambunan, hingga skandal korupsi e-KTP. 

Selain itu, ia juga menangani perkara hukum yang melibatkan sejumlah selebritas seperti Raffi Ahmad, Baim Wong, dan Rizky Billar. Hotma juga dikenal sebagai ayah tiri dari vokalis band Samson, Bams.

Hotma menghembuskan napas terakhir pada Rabu (16/4) di RSCM, Jakarta, setelah berjuang melawan komplikasi kesehatan.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan