Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Agnez Mo dan Anggun kenalkan senjata tradisional Minangkabau di Reacher season 4

Tak hanya sebagai properti, senjata ini juga menjadi petunjuk penting dalam jalan cerita yang berkaitan dengan berbagai kasus yang diselidiki Jack Reacher.

Agnez Mo dan Anggun kenalkan senjata tradisional Minangkabau di Reacher season 4

Dua aktris dan penyanyi Indonesia, Anggun C Sasmi (kiri) dan Agnez Mo (kanan), berperan dalam serial Reacher season 4 dan memperkenalkan senjata tradisional dari Minangkabau. (Foto: Dok. Prime Video)

Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi membawa unsur budaya Indonesia ke dalam Reacher season 4 lewat adegan laga menggunakan senjata tradisional asal Minangkabau, Sumatra Barat. Senjata itu bahkan memegang peranan penting dalam misteri yang tengah diselidiki Jack Reacher.

Dalam serial yang tayang di Prime Video tersebut, Agnez memerankan Lila Hoth, sedangkan Anggun tampil sebagai ibunya, Amisha Hoth. Keduanya terseret ke dalam misteri utama yang dihadapi Jack Reacher, karakter yang diperankan Alan Ritchson.

Reacher season 4 kembali mengikuti perjalanan Jack Reacher yang pada musim ini bermula ketika Reacher secara tidak sengaja bertemu dengan seorang asing yang putus asa di dalam kereta bawah tanah.

Pertemuan itu berakhir kacau dan menyeretnya ke dalam situasi berbahaya yang semakin kompleks. Reacher kemudian harus berhadapan dengan sejumlah musuh kejam yang berasal dari lingkaran kekuasaan tertinggi.

Lila pada awalnya diperkenalkan sebagai seorang jurnalis yang membutuhkan pertolongan Reacher. Namun, seiring berkembangnya cerita, motif sebenarnya perlahan mulai terungkap dan membuat sosok Lila tidak lagi sesederhana yang terlihat di awal.

Dalam episode keempat, Lila dan Amisha terlihat menggunakan senjata tradisional asal Minangkabau yang disebut kerambit ketika berhadapan dengan salah satu anggota kelompok elite yang memburu mereka. Keduanya tampak terampil memainkan senjata tersebut ketika berada dalam situasi berbahaya.

Kerambit mendapat porsi penting dalam episode tersebut hingga dijadikan judul, Karambits and Pieces.

Senjata dengan bilah melengkung dan cincin pada bagian gagang tersebut tidak hanya digunakan sebagai pelengkap koreografi pertarungan, tetapi juga berkaitan erat dengan sejumlah kematian yang sedang diusut Reacher.

Tak lama kemudian, Reacher menemukan lawan yang mereka hadapi tergeletak dengan luka sayatan kerambit. Temuan tersebut semakin penting karena luka dari senjata serupa juga muncul dalam rangkaian kasus kematian yang sedang diselidikinya.

Reacher masih berusaha mencari sebuah drive yang berkaitan dengan kematian Anna Merrick, pegawai pemerintah federal yang diperankan Karen Kwong-Chip dan ditemuinya di kereta bawah tanah.

Ben, putra Anna Merrick, menjadi salah satu korban yang ditemukan dengan bekas luka akibat kerambit. Mary Ellen Daniels, model OnlyFans yang menghilang bersama Ben, juga ditemukan meninggal dengan luka serupa.

Bukti lain yang berkaitan dengan luka senjata tajam melengkung turut mengarahkan kecurigaan kepada keluarga Hoth. Identitas sebenarnya Lila dan Amisha pun perlahan terbuka, terutama setelah keduanya terbukti memiliki kemampuan menggunakan kerambit.

Keahlian tersebut membuat penggunaan kerambit memiliki fungsi lebih besar daripada sekadar menghadirkan adegan laga. Senjata itu menjadi petunjuk yang memperlihatkan sisi berbahaya Lila dan Amisha sekaligus memperlebar kecurigaan penonton bahwa keduanya terlibat dalam kasus yang ditangani Reacher.

Men's Journal menilai pengungkapan tersebut turut mengubah cara penonton memandang Lila. Karakter yang sebelumnya tampak sebagai seseorang yang membutuhkan perlindungan berubah menjadi sosok yang justru perlu diwaspadai.

Episode keempat kemudian berakhir dengan keadaan yang semakin rumit. Ketika Reacher tiba di lokasi, Lila dan Amisha sudah menghilang. Reacher justru dipergoki kepolisian Philadelphia sehingga persoalan yang dihadapinya menjadi semakin pelik.
 

SENTUHAN PENCAK SILAT

Unsur Indonesia dalam Reacher season 4 tidak berhenti pada pemilihan kerambit. Agnez mengungkapkan tim produksi juga berusaha membawa elemen gerakan pencak silat ke dalam koreografi pertarungan, meski nama seni bela diri tersebut tidak disebut secara eksplisit.

"Kami mencoba menyajikannya seperti sebuah tarian melalui koreografinya, karena di dalamnya terdapat banyak hal yang kami sebut sebagai 'jurus', yaitu teknik atau cara gerakan yang khas," ujar Agnez melalui kanal YouTube Six Degrees of Geek dalam wawancara di San Diego Comic-Con 2026.

Agnez juga menjelaskan, pemilihan kerambit berkaitan erat dengan seni bela diri Nusantara. Untuk menguasai penggunaannya, ia menjalani latihan intensif selama proses produksi Reacher season 4.

Bahkan, Agnez membawa replika kerambit di dalam tasnya agar dapat terus berlatih ketika memiliki waktu luang selama berada di Toronto.

"Aku ingat salah satu stunt performer berkata, 'Hei, Ag, sepertinya kamu harus berlatih setiap hari.' Jadi, aku membawa karambit palsu dalam tasku ke mana pun aku pergi selama berada di Toronto," cerita Agnez dalam panel San Diego Comic-Con bersama para bintang Reacher.

Musim keempat Reacher masih diadaptasi dari Gone Tomorrow, novel ke-13 dalam seri terlaris karya Lee Child. Reacher season 4 mulai tayang pada 12 Agustus di Prime Video.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps(ar)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan